Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Poligami: Niatnya Harus Dibicarakan juga dengan Anak, Berani?  

Editor

Susandijani

image-gnews
AP/Intelligencer Journal, Marty Heisey
AP/Intelligencer Journal, Marty Heisey
Iklan
TEMPO.CO, Jakarta - Poligami efeknya tak hanya pada pasangan, tapi juga anak. Memberikan penjelasan secara menyeluruh tentang niat berpoligami pada anak adalah jalan terbaik. Begitu yang disebutkan psikolog anak dan praktisi Theraplay PION Clinican, Astrid WEN .

Penjelasan tentang niat berpoligami itu penting bagi anak, karena di dunia sosial mereka seperti sekolah, sang anak pasti diajarkan nilai universal dari sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah dan seorang ibu. “Ketika poligami terjadi pada keluarga mereka, anak akan bingung dan perlu mendapat penjelasan. Itu menjadi tantangan orang tua untuk menjelasakan kepada anak,” katanya saat dihubungi, Selasa, 5 September 2017.

Orang tua, kata Astrid, perlu menjelaskan bahwa ada konsep relasi kepada anak. Konsep relasi seperti satu keluarga terdiri dari satu ayah dan satu ibu. Ada pula relasi ketika seorang ayah memiliki lebih dari satu pasangan. Menurut dia tidak ada salahnya pula menjelaskan bahwa di masyarakat ada berbagai macam hubungan keluarga. Tidak terkecuali hubungan dari yang menikah sesama jenis atau fakta bahwa ada keluarga yang hidup tanpa ikatan apapun. “Tentu semua dikaitkan dengan nilai yang terkandung di dalamnya. Secara teori mudah didiskusikan, tapi realitanya tidak,” ujarnya. BacaAplikasi Poligami, Pertarungan dalam Hukum dan Godaan

Menurut Astrid, penjelasan secara menyeluruh penting diberikan kepada anak. Dengan harapan anak tidak akan merasa aneh memiliki orang tua yang sedikit berbeda dengan kawan-kawannya. Tentu menjelaskannya menunggu sampai anak siap atau minimal berusia 11 tahun. “Dengan penjelasan itu diharapkan anak mengerti bahwa ada banyak contoh relasi di dunia, tentu perlu dijelaskan relasi yang aman seperti apa,” ujarnya.

Astrid menilai bagus-tidaknya sistem poligami tergantung masing-masing keluarga. Ia mencontohkan, upaya proteksi masing-masing keluarga saat membicarakan isu seks. Ada keluarga yang menasihati anaknya untuk melakukan hubungan seksual setelah terikat dalam pernikahan. Ada pula orang tua yang mengingatkan untuk selalu membawa kondom kepada anaknya setelah si anak berusia 15 tahun. “Ada pula keluarga yang menegaskan agar si anak setia pada satu pasangan dan tidak ‘jajan sembarangan’,” tuturnya. Baca: Kontroversi Aplikasi Poligami, Wadah Para Suami Cari Jodoh Lagi?

Scroll Untuk Melanjutkan

Yang terpenting dalam membicarakan poligami kepada anak adalah mencontohkan dan memperlihatkan contoh hubungan baik saat di depan anak. “Intinya perlu diperlihatkan bahwa satu pasangan harus saling mencintai dan mereka memiliki komitmen,” katanya.

MITRA TARIGAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Kontroversi Bob Marley, Isu Plagiat hingga Poligami

11 Mei 2024

Bob Marley, saat berada dalam acara Reggae Sunsplash festival di Montego Bay, Jamaika, 1979. Keluarga Bob Marley meluncurkan 'Marley Natural' yang digunakan dalam produk-produk lotion ganja, krim, dan sejumlah aksesoris. Denis O'Regan/Getty Images
5 Kontroversi Bob Marley, Isu Plagiat hingga Poligami

11 Mei 1981 Bob Marley meninggal dunia. Musisi reggae tersebut semasa hidupnya kerap berkaitan dengan kontroversi, Berikut di antaranya.


Undang-undang anti-Poligami Disahkan di India, Pro-Kontra di Kalangan Wanita Muslim

12 Februari 2024

Wanita Muslim terlihat saat upacara pernikahan massal, di mana 51 pasangan Muslim mengucapkan sumpah pernikahan mereka, di Mumbai, India, 14 Januari 2024. REUTERS/Francis Mascarenhas/
Undang-undang anti-Poligami Disahkan di India, Pro-Kontra di Kalangan Wanita Muslim

Negara bagian Uttarakhand, India, mengesahkan undang-undang yang melarang poligami. Wanita Muslim ada yang setuju dan menentang.


Viral PNS Pria Boleh Poligami, PNS Perempuan Boleh Poliandri?

10 Juni 2023

Ilustrasi PNS atau ASN. Shutterstock
Viral PNS Pria Boleh Poligami, PNS Perempuan Boleh Poliandri?

PNS pria boleh poligami sudah diatur di UU Perkawinan. Bagaimana PNS Perempuan? Boleh poliandri?


Begini Aturan soal ASN Pria Boleh Poligami dan Perempuan Tak Boleh Jadi Istri Kedua

10 Juni 2023

Ilustrasi Korpri atau PNS atau ASN. Shutterstock
Begini Aturan soal ASN Pria Boleh Poligami dan Perempuan Tak Boleh Jadi Istri Kedua

Bagaimana sebenarnya aturan soal poligami bagi ASN yang viral di sosial media?


Soal ASN Boleh Poligami, Plt Kepala BKN: Yang Masalah Kenapa Kalau Perempuan PNS Jadi Istri Kedua Diberhentikan

9 Juni 2023

Ilustrasi PNS atau ASN. Shutterstock
Soal ASN Boleh Poligami, Plt Kepala BKN: Yang Masalah Kenapa Kalau Perempuan PNS Jadi Istri Kedua Diberhentikan

Soal ASN pria boleh poligami menurut Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana sudah diatur di UU Perkawinan. Yang ramai aturan untuk ASN wanita.


Terpopuler: Bikin Ulah KAI Bisa Turunkan Penumpang, PNS Pria Boleh Poligami PNS Perempuan Tak Boleh Jadi Istri Kedua

4 Juni 2023

Pemudik menaiki kereta Jayakarta jurusan Surabaya Gubeng di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 15 April 2023. Sebanyak 23.000 pemudik berangkat menuju ke berbagai daerah di Pulau Jawa, mereka diangkut menggunakan 32 kereta api yang tersedia di Stasiun Pasar Senen. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Terpopuler: Bikin Ulah KAI Bisa Turunkan Penumpang, PNS Pria Boleh Poligami PNS Perempuan Tak Boleh Jadi Istri Kedua

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bisa menurunkan penumpang kereta api yang berbuat ulah, seperti tidak turun di stasiun tujuan.


Kasus Istri TNI AU Korban Poligami, Komnas Perempuan: Jauh dari Keadilan & Melanggengkan Impunitas

3 Juni 2023

Rumaisah Satyawati, istri dari anggota TNI AU yang dipoligami sejak 2006. Dia ditemui usai vonis suaminya di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Selasa, 30 Mei 2023. Tempo/M. Faiz Zaki
Kasus Istri TNI AU Korban Poligami, Komnas Perempuan: Jauh dari Keadilan & Melanggengkan Impunitas

Komnas Perempuan menilai putusan kedaluwarsa oleh hakim pada kasus poligami istri TNI AU menjauhkan korban dari keadilan.


Viral PNS Pria Boleh Poligami dan PNS Perempuan Tak Boleh Jadi Istri Kedua, BKN: Aturan Terbit Sejak 40 Tahun Lalu

3 Juni 2023

Ilustrasi PNS atau ASN. Shutterstock
Viral PNS Pria Boleh Poligami dan PNS Perempuan Tak Boleh Jadi Istri Kedua, BKN: Aturan Terbit Sejak 40 Tahun Lalu

BKN menanggapi viral PNS pria boleh poligami dan PNS perempuan tak boleh jadi istri kedua.


Pengadilan Militer Putuskan Kasus Poligami Anggota TNI AU Sudah Kedaluwarsa, Sanksi Disiplin Diserahkan ke Satuannya

31 Mei 2023

Ilustrasi palu sidang pengadilan. legaljuice.com
Pengadilan Militer Putuskan Kasus Poligami Anggota TNI AU Sudah Kedaluwarsa, Sanksi Disiplin Diserahkan ke Satuannya

Istri sah anggota TNI itu baru tahu suaminya melakukan poligami selama 15 tahun pada 2021.


Adegan Tolak Poligami di Film Buya Hamka Jadi Paling Menarik Bagi Najwa Shihab

19 April 2023

Hadir di Gala Premier Film Buya Hamka, Laudya Cynthia Bella dan Vino G. Bastian kenakan busana nuansa adat Minang/Foto: Instagram/Laudya Cynthia Bella
Adegan Tolak Poligami di Film Buya Hamka Jadi Paling Menarik Bagi Najwa Shihab

Saat menonton film Buya Hamka dalam gala premier, Najwa Shihab mengaku terkesan dengan kesetiaan Buya Hamka kepada istrinya, Siti Raham.