4 Langkah agar Kopi Tubruk Mencapai Taraf Nikmat Maksimal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi. TEMPO/Nita Dian

    Ilustrasi kopi. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta -Tuang bubuk kopi ke gelas, lalu kucurkan air mendidih, dan kopi tubruk siap dinikmati.

    Semudah itu? Ya, jika anda hanya ingin menikmati secangkir kopi asal-asalan saja. Padahal ada beberapa cara sederhana yang bisa membikin rasa kopi tubruk anda mencapai taraf nikmat-maksimal.

    Berikut tip dari Trainer dari Barista Indonesia Coffee Academy Mimi Alawiyah dan Sekretaris Bidang Pelatihan dan Bisnis Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia Eris Sudansi agar kopi tubruk terasa lebih nendang.

    1. Rasio kopi dan air

    Untuk menyeduh di kopi tubruk, rationya adalah 8.25 gram kopi per 100 ml air.

    "Itu untuk mencegah rasa kopi yang terlalu pahit atau tekstur yang terlalu cair," kata Mimi.

     2. Suhu air

    Standar yang bagus adalah panas air pada 92-96 derajat celcius

    "Kalau sampai mendidih akan menghancurkan kandungan lemak," kata Eris Sudansi

    3. Penikmat kopi disarankan memiliki alat giling (grinder) manual

    Memiliki alat grinder kopi manual layak diusahakan. “Karena setiap kali bikin kopi bisa menggiling dulu untuk mendapatkan kopi yang fresh. Itu lebih bagus," kata Mimi.

    4. Jika terpaksa harus beli kopi bubuk

    Eris Sudansi menyarankan penikmat kopi memperhatikan tingkat kehalusan hasil penggilingan kopi. “Seberapa halus dan seberapa kasar kopinya,” tuturnya.

    Beberapa kalangan menyebut, semakin halus hasil penggilingan, maka rasa kopi akan semakin kuat.

    Kopi tubruk adalah cara menyeduh kopi dengan memasukan air dan kopi dalam satu gelas. “Langsung ditubruk gitu,” kata Mimi. Nah, dengan serangkaian tip di atas, semoga kopi anda kian bikin "ngepyar".

    AMMY HETHARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.