Selasa, 20 Februari 2018

Bantuan pada 7-10 Menit Pertama, Otak pun Bakal Aman  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 14 September 2017 19:30 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bantuan pada 7-10 Menit Pertama, Otak pun Bakal Aman  

    jantung

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Spesialis Kardiovaskular Jetty Sedyawan mengatakan 7-10 menit pertama setelah terjadinya sudden cardiac arrest (SCA) atau henti jantung mendadak adalah masa emas untuk menolong korban.

    "Jika CPR dilakukan dalam rentang waktu ini maka ada kemungkinan korban akan bertahan hidup tanpa terjadi kerusakan otak," kata Jetty di Jakarta, Kamis. CPR atau  Cardiopulmonary Resusication adalah usaha untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan fungsi sirkulasi serta penanganan akibat terhentinya fungsi atau denyut jantung pada orang-orang yang mengalami kegagalan total tiba-tiba. Baca:Pria Bisa juga Langsing dengan Alat, Cek yang Satu Ini

    Dia mengatakan pada kasus henti jantung setiap menit tingkat bertahan hidup korban berkurang tujuh hingga 10 persen, oleh sebab itu pertolongan pertama pada 10 menit pertama dengan melakukan CPR sangat diperlukan.

    Setelah masa 10 menit pertama berlalu maka semakin tinggi risiko korban menderita kerusakan otak akibat serangan tersebut.

    "Sebenarnya banyak korban henti jantung mendadak tidak tertolong karena terlambat memberikan bantuan CPR," kata dia.

    Saat kita menemukan korban henti jantung hal yang pertama kali harus dilakukan adalah memeriksa apakah korban masih bernapas dan memiliki denyut jantung, jika tidak ada maka lakukan kompresi dada kemudian lalu berikan nafas buatan.

    Dia mengatakan saat melakukan kompresi dada, korban harus berada di permukaan yang datar dan keras, tidak boleh dilakukan di atas tempat tidur.Baca:Pernah Terkena Serangan Jantung, Hindari Olahraga Kompetisi

    Tekanan yang diberikan harus dengan kecepatan 100 kompresi dada per menit dengan kedalaman kira-kira lima cm sebanyak 30 kali.

    Dia mengatakan CPR pada kasus henti jantung dapat dilakukan oleh siapa saja walau bukan tenaga medis.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.