Sabtu, 19 Agustus 2017

Rajin Sikat Gigi tapi Gampang Sakit Gigi, Mungkin Ini Penyebabnya  

Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:44 WIB
TEMPO/Hariandi Hafid

TEMPO/Hariandi Hafid.

TEMPO.CO, Jakarta – Kerusakan gigi tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan malas menyikat gigi. Mereka yang rajin menyikat gigi pun tidak terlepas dari risiko kerusakan gigi. Penyebabnya tidak lain adalah cara menyikat gigi yang dilakukan salah.

Baca: Walau Masih Bagus, Sikat Gigi Harus Diganti 3 Bulan Sekali

Kebanyakan orang percaya menyikat gigi kuat-kuat akan membersihkan gigi dari sisa makanan. Tidak salah, tapi risiko kerusakan gigi lainnya justru muncul. “Kebiasaan menyikat gigi terlalu kencang akan menyebabkan lapisan terluar gigi (email) terkikis sehingga lapisan dalam (dentin)
terekspos,” kata dokter gigi Melisa, yang berpraktik di Bogor Dental Center, kepada Aura, pekan lalu.

Bila dentin terekspos, ini akan menyebabkan timbulnya rasa ngilu saat minum dingin atau makan makanan manis dan asam. Inilah kondisi yang kemudian disebut dengan gigi sensitif. Salah satu jenis kerusakan gigi yang sama menyiksa, walau tidak kasatmata, seperti halnya gigi berlubang atau keropos.

”Maka perlu segera diperbaiki cara menyikat gigi sehari-hari, yaitu dengan cara mengusapkan sikat dari arah gusi ke gigi. Bukan naik-turun, melainkan satu arah,” jelas Melisa. “Kalau gigi atas, maka gerakannya dari atas ke bawah. Kalau gigi bawah, gerakannya dari bawah ke atas.

Untuk permukaan gigi yang berfungsi untuk mengunyah, bisa dilakukan gerakan maju-mundur. Tidak perlu terburu-buru melakukannya. Sikatlah gigi selama 2 menit,” ujar Melisa.

TABLOID BINTANG





Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?