Dengan Kunyit Kegemukan Anda Bisa Susut 5 Kilogram

Senin, 19 Juni 2017 | 17:30 WIB
Dengan Kunyit Kegemukan Anda Bisa Susut 5 Kilogram
Ilustrasi kunyit. Ndtv.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sudah mencoba berbagai cara untuk menurunkan berat badan namun hasilnya tak kunjung terlihat? Kini saatnya Anda beralih pada rempah yang cukup mudah ditemukan di dapur Anda, kunyit. Jika beruntung, maka mengonsumsi kunyit secara rutin bisa menurunkan berat badan paling mudah hingga 5 kilogram dalam 60 hari.



Baca: Rutin Konsumsi Kunyit agar Terhindar dari Osteoporosis



Saat ini, banyak orang yang percaya dengan cara-cara mudah menurunkan berat badan menggunakan obat-obatan. tentu saja hal itu tidak alamiah dan mungkin dapat merusak tubuh. Jika masih penasaran dengan cara menurunkan berat badan secara alami, Anda wajib mencoba menu di bawah ini setiap pagi hari, sebelum beraktivitas.

Campur satu mangkuk havermut (gandum) dengan 2 sendok makan kunyit bubuk. Konsumsi bubur kunyit tersebut selama 60 hari berturut-turut. Agar hasilnya maksimal, Anda dapat melanjutkan dengan berolahraga selama 45 menit.

Kunyit adalah merupakan rempah ajaib yang dapat dengan mudah Anda jumpai di dapur. Kunyit mengandung senyawa anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dapat menyembuhan luka di bagian dalam tubuh.



Baca: Popularitas Kunyit Meroket, Ini Pendapat Pakar

Bahkan, menurut pengobatan Ayurvedic, sedari dulu kunyit digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti flu, batuk, demam, sakit kepala bahkan menjaga hormon yang menyebabkan jerawat agar tetap seimbang.



Selain itu, kunyit juga dapat membakar lemak dengan cukup cepat sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami untuk menurunkan berat badan. Selama menjalani cara menurunkan berat badan secara alami dengan bantuan kunyit tersebut, Anda pun harus menghindari makanan berlemak dan mengandung banyak gula.

BOLDSKY | ESKANISA RAMADIANI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan