Psikolog Ingatkan Bahaya Bermain Fidget Spinner bagi Balita

Sabtu, 15 Juli 2017 | 09:49 WIB
Psikolog Ingatkan Bahaya Bermain Fidget Spinner bagi Balita
Seorang bocah memainkan fidget spinner saat ikuti sebuah kontes keahlihan dalam bermain fidget spinner di Ashdod, Israel, 11 Mei 2017. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Permainan fidget spinner tengah hits dikalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Cara bermainnya yakni dengan memegang bagian tengah yang mirip seperti roda dengan dua jari (telunjuk dan ibu jari), kemudian, putar menggunakan jari tengah.

Psikolog anak, Anita Chandra, mengatakan, sebenarnya anak-anak boleh saja memainkan fidget spinner, tapi kembali lagi tergantung pemakaiannya. "Untuk anak-anak di bawah usia 3 tahun ada bahayanya, yakni tercekik atau tertelan pada bagian kecil mainan tersebut," kata Anita kepada Tempo, Senin, 10 Juli 2017.

Selain itu, kata Anita, anak-anak yang ingin bermain spinner harus memperhatikan tempat bermainnya. "Penggunaannya di mana? Jika di sekolah dapat mengganggu konsentrasinya terhadap pengajaran, tentu lebih baik tidak," ujarnya.

Anita menjelaskan, berbeda kasus pada anak berkebutuhan khusus, yang mungkin dapat memanfaatkan mainan tersebut sebagai alat untuk stimming atau penenangan diri. "Nah, itu bisa dipakai. Namun balik lagi pemakaiannya tentu perlu pengawasan, batasan, dan diperhatikan fungsinya," katanya.

AFRILIA SURYANIS

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan