Trik Mengolah Pasta Menjadi Makanan Sehat

Minggu, 16 Juli 2017 | 14:37 WIB
Trik Mengolah Pasta Menjadi Makanan Sehat
Ilustrasi merebus pasta. Getnowapp.com

TEMPO.CO, Jakarta - Meski banyak yang menyukai pasta, ternyata makanan tersebut digolongkan ke dalam jenis makanan yang tidak sehat. Padahal, pasta sebenarnya merupakan sumber energi yang baik untuk otak dan otot. Sebab, pasta merupakan sumber karbohidrat lain selain nasi.

Terlepas dari kandungan karbohidrat, pasta juga mengandung vitamin dan mineral. Mungkin kebanyakan dari kita tidak mengetahui jika beberapa atlet lebih memilih pasta sebagai makanan yang dikonsumsinya sebelum bertanding dibanding makanan mengandung karbohidrat tinggi lainnya. Mereka percaya bahwa pasta dapat menstabilkan tingkat energi dalam tubuh.

Bagaimana dengan kalori? Satu cangkir pasta setara dengan 200 kalori. Bagi Anda yang kerap mengalami lapar mata saat sore hari atau malam hari menjelang tidur, Anda dapat membuat hidangan pasta whole grain untuk menghilangkan rasa lapar mata tersebut.

Selain itu, pasta menawarkan selenium yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim antioksidan di dalam tubuh. Antioksidan tersebut nantinya akan bekerja untuk mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Mangan merupakan mineral lain yang dapat ditemukan di dalam pasta. Mineral satu ini juga berfungsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah.

Namun, tentu saja tak semua hidangan berbahan pasta tergolong sehat, terutama bila menghidangkannya dengan bahan-bahan makanan kaya lemak tak sehat. Lantas, adakah cara untuk membuat pasta jadi lebih menyehatkan? Dirangkum dari laman Boldsky, berikut beberapa cara untuk mengolah pasta agar lebih sehat untuk disantap:

- Pilih pasta dari whole grain.
Pada dasarnya whole grain atau biji-bijian utuh yang belum mengalami proses pengolahan (penggilingan) baik untuk kesehatan. Adapun refined grain – kebalikan dari whole grain berupa biji-bijian yang mengalami proses pengolahan sehingga kehilangan banyak zat penting dan hanya menyisakan sedikit karbohidrat dan protein, tidak baik untuk kesehatan.  Pasta yang terbuat dari whole grain lebih baik daripada pasta yang dibuat dari refined grain. Pasta yang terbuat dari whole grain merupakan karbohidrat kompleks yang melepaskan energi secara bertahap sekaligus menjaga agar tingkat glucose (zat gula) dalam tubuh tetap seimbang.

- Kombinasikan dengan sayuran
Jika Anda menggunakan pasta yang terbuat dari whole grain dan mengombinasikannya dengan bahan-bahan bernutrisi lain seperti kacang dan sayur, pasta tersebut bisa saja menyehatkan. Olah pasta whole grain yang Anda miliki dengan ekstra sayur yang mengandung banyak serat, nutrisi serta antioksidan. Tomat, jagung, brokoli, bawang bombay, wortel merupakan segelintir sayur yang dapat Anda tambahkan dalam hidangan pasta Anda.



-Pilih pasta yang belum diolah
Pasta yang belum diolah merupakan makanan yang bebas lemak dan rendah sodium. pasta jenis ini dapat dijadikan menu alternatif bagi Anda yang menjalankan diet. Yang perlu Anda lakukan ialah pintar-pintar memilih bahan pendamping lain agar tetap menyehatkan.

-Masak dengan minyak zaitun
Agar kandungan nutrisinya tak hilang, gunakan  jenis Extra Light Olive Oil yang lebih lama panas. Setelah matang, Anda juga dapat menambahkan saus tomat yang mengandung antioksidan serta keju yang mengandung protein.


BOLDSKY | ESKANISA RAMADIANI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan