Orang Tua Diimbau Budayakan Makan Ikan di Keluarga Masing-masing

Senin, 17 Juli 2017 | 07:39 WIB
Orang Tua Diimbau Budayakan Makan Ikan di Keluarga Masing-masing
Ilustrasi, diperagakan oleh model. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta meminta para orang tua di daerah ini mulai membudayakan makan ikan kepada anak-anaknya.

"Kami berharap makan ikan dibudayakan karena di dalam ikan banyak protein dan gizi yang cukup untuk pertumbuhan anak," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Suwarman Partosuwiryo di Yogyakarta, Sabtu, 15/7.



Baca: Menteri Susi: Kalau Ikan Tak Jadi Menu Lebaran, Kalau Tidak Saya Tenggelamkan




Meski kecenderungannya meningkat, katanya, kebiasaan gemar makan ikan perlu terus didorong karena ikan mengandung omega tiga yang memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan dan pertumbuhan anak-anak. "Omega tiga juga bermanfaat bagi kecerdasan anak," kata dia.

DKP DIY pada 2016 mencatat bahwa tingkat konsumsi ikan masyarakat mencapai 24 kilogram per kapita per tahun atau meningkat dari konsumsi ikan masyarakat DIY pada 2014 yang masih mencapai 21,15 kilogram per kapita per tahun.

Ia optimistis pada 2017 tingkat konsumsi ikan akan kembali naik didukung dengan hasil tangkapan ikan DIY yang diperkirakan terus meningkat. DKP DIY menargetkan produksi ikan tangkap laut mencapai 8.100 ton pada 2017 atau meningkat 6,6 persen dari target 2016.

Untuk mendorong minat masyarakat, khususnya anak-anak makan ikan, Suwarman telah mengimbau kabupaten penghasil ikan seperti Bantul dan Gunung Kidul membangun sentra-sentra pengolahan hasil perikanan.

"Penganekaragaman penganekaragaman pengolahan ikan itu misalnya dikembangkan dalam bentuk nuget ikan, keripik kulit ikan, presto, serta otak-otak ikan," kata dia.



ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan