Sabtu, 19 Agustus 2017

Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

Kamis, 10 Agustus 2017 | 14:40 WIB
Soal matematika menjadi password wifi. Mirror.co.uk

Soal matematika menjadi password wifi. Mirror.co.uk.

TEMPO.CO, Jakarta - Bill Burr, pernah merilis sebuah buku (pedoman) di tahun 2003 lalu berisi kata sandi yang tidak dapat diretas. Burr menuliskan kata sandi yang harus dibuat berdasarkan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, simbol dan diganti secara rutin dalam 8 halaman berbeda.

Secara teori, contoh kata sandi yang dimaksud oleh Burr adalah: TrOub4dor&3. Kenyataannya, hampir semua orang memilih kata yang sering digunakan sehari-hari, seperti Password dan menyertakan nomor atau karakter baru setelah dipaksa melakukan pembaruan.

“Hal tersebut membuat banyak orang bingung sehingga mereka tidak membuat kata sandi yang cukup bagus, yang tidak mudah diretas,” ujar Burr pada Wall Street Journal.

Lupakan apa yang Anda ketahui tentang keamanan dunia maya dan buat kata sandi yang benar-benar bekerja secara maksimal. Akun yang Anda miliki akan memberikan notifikasi pembaruan kata sandi. Biasanya Anda diminta menyertakan karakter tertentu yang mungkin sulit Anda ingat.

Ternyata, frasa yang terdiri dari angka dan huruf, dimana hampir mustahil diingat lebih mudah diretas dibanding frasa dari empat atau lebih kata acak yang mudah diingat.


Untuk mengilustrasikan konsep tersebut, kartunis bernama Randall Munroe mengatakan hanya butuh waktu selama tiga hari untuk meretas kata sandi seperti TrOub4dor&3, namun butuh waktu setidaknya 550 tahun untuk meretas kata sandi correcthorsebatterystaple.

Sepertinya pedoman yang diberian oleh Burr sudah ketinggalan zaman.

Singkatnya, pilih empat kata yang mudah Anda ingat, rangkai menjadi satu frasa. Namun, jika akun yang Anda miliki masih saja menyarankan Anda untuk memperbarui kata sandi, ketahuilah bahwa selama ini Anda hanya membuang-buang waktu saja.

 

ESQUIRE | ESKANISA RAMADIANI