Kamis, 21 September 2017

Benarkah Olahraga Membuat Gula Darah Naik? Ini Kata Dokter  

Selasa, 12 September 2017 | 14:15 WIB
Ilustrasi penderita diabetes. Dok: StockXpert

Ilustrasi penderita diabetes. Dok: StockXpert.

TEMPO.COJakarta - Diabetes adalah suatu penyakit saat tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik.

Dokter spesialis penyakit Rumah Sakit Pondok Indah, Franciscus Ari, mengatakan gula darah di dalam tubuh diatur beberapa faktor. "Tapi yang terutama adalah oleh hormon insulin," kata Franciscus kepada Tempo, Selasa, 12 Desember 2017.

Baca juga:
Olahraga Manfaatnya Segudang, Termasuk Mengatasi 4 Penyakit Ini
Perfeksionis? Mungkin Anda Penggila Kerja, Simak 5 Tanda Lainnya
Fungsi Teman Saat Terpuruk, Belajar dari Kasus Jessica Wongso

Franciscus menjelaskan, insulin akan meningkat bila gula darah meningkat, sehingga gula akan masuk ke dalam sel. Pada penderita diabetes, jumlah insulin dalam tubuh kurang atau insulinnya tidak dapat bekerja dengan baik sehingga gula darah tinggi.

"Sama seperti non-diabetes, gula darah umumnya akan meningkat setelah makan atau meminum minuman yang mengandung glukosa," ujarnya.

Selain itu, Franciscus melanjutkan, pada orang dengan diabetes, gula darah dapat meningkat pada kondisi lain, seperti saat sedang infeksi, terkena sakit berat, atau bahkan stres emosional. "Hal ini disebabkan oleh adanya hormon-hormon kontra-insulin yang meningkat, seperti kortisol dan adrenalin," tuturnya.

Namun berbeda dengan olahraga. Menurut dia, olahraga, terutama yang sifatnya aerobik dan dilakukan rutin, dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes. "Sebab, olahraga membuat sel otot bisa memasukkan gula ke dalam sel tanpa bantuan insulin," kata Franciscus.

AFRILIA SURYANIS


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.