Merokok Bisa Jadi Pemicu Bunuh Diri

Reporter

Senin, 21 Juli 2014 14:30 WIB

Kelompok remaja anti rokok melakukan aksi pada hari bebas kendaraan bermotor, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (3/11). Aksi simpatik tersebut diikuti puluhan remaja yang bertujuan memberikan penyadaran kepada masyarakat luas mengenai bahaya merokok yang dapat menyebabkan penyakit jantung. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Washington- Satu lagi kerugian jika Anda merokok yang berhasil ditemukan oleh peneliti dari Washington University di St.Loius, Amerika Serikat. Berdasarkan data yang ditemukan, ternyata rokok bukan hanya merusak organ tubuh, tapi juga mengganggu kejiwaan pelakunya dan bisa meningkatkan keinginan untuk bunuh diri.

Untuk menemukan fakta ini, peneliti menggunakan metode data statistik untuk membandingan tingkat bunuh diri di negara-negara yang "anti-tembakau" dan yang melegalkannya. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa negara yang ketak larangan rokok memiliki angka bunuh diri yang lebih rendah dibanding yang memeberikan izin kepada masyarakat.

Richard Grucza, asisten profesor dari Washington University menemukan di negara yang anti-rokok, terdapat larangan merokok yang berlaku antara 1990 dan 2004. Dari situ, terlihat angka bunuh diri mengalami penurunan sebanyak 15 persen dengan rata-rata nasional. (Baca: Lima Langkah Berhenti Merokok Bagi Remaja)

"Temuan ini, menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko gangguan kejiwaan atau, yang lebih parah, mempengaruhi dan meningkatkan risiko bunuh diri," kata Grucza, seperti dilaporkan Daily Mail, Ahad, 20 Juli 2014.

Memang belum diketahui secara persis bagaimana rokok bisa mempengaruhi rasa ingin bunuh diri. Namun, Grucza menjelaskan bahwa zat kimia dalam rokok, dugaan kuat adalah nikotin, bisa menyebabkan depresi yang menggiring pecandu mengakhiri hidupnya. (Baca: Mulai 24 Juni 2014, Bungkus Rokok Ada Gambar Ini)

"Seperti obat adiktif lainnya, banyak orang merasa lebih baik saat menggunakan nikotin, tapi malah kecanduan. Dan kebanyakan obat itu akan menyebabkan depresi atau kecemasan yang erat kaitannya dengan bunuh diri," kata Grucza.



RINDU P. HESTYA | DAILY MAIL


Baca juga:
Maskapai Lain Belum Terima Limpahan Penumpang MAS
Sahur on the Road, Pemuda Ditusuk Hingga Kritis
Korupsi Haji, KPK Periksa Tiga Pasang Suami-Istri
Jalur Selatan Bakal Kelebihan Kapasitas

Berita terkait

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

4 hari lalu

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

PT Indordesa-- anak perusahaan PT Konimex, meluncurkan produk makanan nutrisi dan perawatan kesehatan, FontLife One, di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

5 hari lalu

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

Kehadiran itu membahayakan tujuan perjanjian, yaitu mengatur keseluruhan daur hidup plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca Selengkapnya

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

5 hari lalu

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi acap menyampaikan keresahannya soal warga negara Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke negara lain, alih-alih dalam negeri.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

6 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

6 hari lalu

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Proyek penelitian di 13 negara ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang bahan kimia berbahaya dalam plastik daur ulang

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

6 hari lalu

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

Presiden Jokowi mengungkapkan PR besar Indonesia di bidang kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

10 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

13 hari lalu

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.

Baca Selengkapnya

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

14 hari lalu

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kucing kehilangan lebih banyak cairan dari yang mereka konsumsi.

Baca Selengkapnya

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

21 hari lalu

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

Hati ayam dalam sambal goreng kentang ati, makan khas ketika lebaran, ternyata memiliki manfaat kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya