Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tips Jaga Keselamatan Anak di Kolam Renang.

Reporter

image-gnews
Ilustrasi tenggelam. Pixabay
Ilustrasi tenggelam. Pixabay
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan anak sangat senang diajak berenang. Bahkan yang belum pandai berjalan pun sudah dimasukkan ke kolam renang oleh orang tuanya. Namun waspadalah, jangan sampai ia tenggelam.

Menurut Palang Merah Amerika, tenggelam adalah penyebab kematian paling umum pada anak berusia 1-4 tahun, selain gangguan kesehatan sejak lahir. Anak di bawah 1 tahun kebanyakan tenggelam di area rumah sedangkan umur di sampai 5 tahun, 87 persen insiden terjadi di kolam renang. Semakin tua, area tenggelam pun semakin banyak, seperti danau dan empang, yang banyak terjadi pada anak usia 5-17 tahun.

"Siapa pun bisa tenggelam. Tak ada yang kebal musibah ini sehingga penting untuk mengetahui dan mengambil langkah aktif untuk memastikan keamanan di air," kata Corinne Bria, dokter anak di RS Anak Nemours di Orlando, Florida, kepada Fox News Digital. Berikut tips menjaga keselamatan anak di area kolam renang.

Pastikan pengawasan yang layak
Awasi langsung anak yang bermain di kolam. Kalau bisa, orang dewasa yang mendampingi juga berada di air dan bermain bersama anak, saran Bria. Bila anak sudah cukup besar, orang tua bisa mengawasi dari luar kolam.

Pilih pelampung yang baik
Apapun bentuknya, jaket, ban, atau pelampung di leher, pilihlah alat bantu mengapung yang baik untuk mencegah anak tenggelam. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selalu ada peringatan, bahkan di kolam dangkal
Kolam dangkal bukan berarti aman. Contohnya kolam karet yang biasa digunakan di rumah. Bayi dan balita bahkan bisa terbenam dalam air yang hanya sedalam 5 cm sehingga pengawasan tak boleh lepas, bahkan kalau perlu beri peringatan tertulis.

Tutup area kolam dengan pagar
Jika ada kolam apapun di rumah, termasuk kolam ikan, pagari sekelilingnya dengan tinggi minimal 120 cm agar anak tak tercebur ke dalamnya.

Ajari anak berenang
Belajar berenang seperti dengan les bisa menurunkan risiko tenggelam hingga 88 persen pada anak usia 1-4 tahun. Berenang adalah keterampilan yang luar biasa dan diperlukan sehingga tak ada salahnya mengajarkan pada anak sejak kecil. 

Pilihan Editor: 3 Macam Penyakit yang Bisa Menyerang di Kolam Renang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Tips Mencegah Penularan Penyakit di Kolam Renang

2 hari lalu

Seorang anak laki-laki melompat ke kolam renang luar ruangan yang dibangun oleh pelatih renang Mahmood Muafaq, di Kota Tua Mosul, Irak, 23 Agustus 2021. Mahmood, mengajarkan renang anak-anak dengan harapan dapat mengurangi insiden tenggelam di sungai Tigris. REUTERS/Abdullah Rashid
5 Tips Mencegah Penularan Penyakit di Kolam Renang

Kolam renang bisa menyebarkan penyakit yang berbahaya bagi tubuh. Begini cara mencegahnya.


Inilah 7 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Kolam Renang

2 hari lalu

Ilustrasi kolam renang. Shutterstock
Inilah 7 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Kolam Renang

Tak hanya menjadi sarana rekreasi, kolam renang juga bisa menjadi sarana penyebaran penyakit. Ini daftar penyakit yang menular dari kolam renang.


Mengenali 5 Gaya Renang Berlainan Tekniknya

2 hari lalu

Ilustrasi Berenang. shutterstock.com
Mengenali 5 Gaya Renang Berlainan Tekniknya

Renang termasuk salah satu aktivitas untuk kebugaran tubuh


Yang Perlu Dipahami soal Naegleria Fowleri, Si Amuba Pemakan Otak

6 hari lalu

Gambar mikroskopis amuba Naegleria fowleri.[cdc.gov]
Yang Perlu Dipahami soal Naegleria Fowleri, Si Amuba Pemakan Otak

Naegleria Fowleri atau amuba pemakan otak ini dapat menyebabkan infeksi yang sangat fatal ketika masuk melalui hidung dan menyebar ke otak.


2 Pelajar SMP di Sumbawa Barat Tewas Terseret Ombak

9 hari lalu

Ilustrasi tenggelam. Pixabay
2 Pelajar SMP di Sumbawa Barat Tewas Terseret Ombak

Dua pelajar SMP 7 Taliwang, Sumbawa Barat Tewas terseret ombak Pantai Poto Batu, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 4 Juli 2024.


Anak Bermain di Luar Ruangan, Orang Tua Perlu Waspada Hal Ini

9 hari lalu

Ilustrasi anak bermain di taman bermain atau playground. Foto: Unsplash.com/Zachary Kadolph
Anak Bermain di Luar Ruangan, Orang Tua Perlu Waspada Hal Ini

Anak harus bermain dan memiliki banyak kesempatan untuk menggunakan imajinasi mereka. Tapi orang tua tetap perlu waspada saat anak main di luar.


Joe Aditya dan Azzahra Permatahani Raih Tiket Olimpiade Paris 2024, Indonesia Sudah Loloskan 29 Atlet

9 hari lalu

Perenang putri Azzahra Permatahani. (Foto tangkapan layar/Tempo/Irsyan)
Joe Aditya dan Azzahra Permatahani Raih Tiket Olimpiade Paris 2024, Indonesia Sudah Loloskan 29 Atlet

Dua atlet renang Indonesia, Joe Aditya dan Azzahra Permatahani, lolos ke Olimpiade Paris 2024 lewat jalur Universality Places.


3 Macam Penyakit yang Bisa Menyerang di Kolam Renang

10 hari lalu

Ilustrasi Berenang. shutterstock.com
3 Macam Penyakit yang Bisa Menyerang di Kolam Renang

Berikut tiga jenis penyakit paling umum yang bisa didapat saat berenang yang disebabkan bakteri, kuman, dan zat kimia di air kolam renang.


Kapal Tenggelam di Perairan Sibolga, Tiga Wisatawan Tewas

13 hari lalu

Ilustrasi kapal tenggelam. Shutterstock
Kapal Tenggelam di Perairan Sibolga, Tiga Wisatawan Tewas

Satu kapal yang mengangkut wisatawan tenggelam di sekitar perairan Pulau Situngkus dan Pulau Mursala, Kabupaten Tapanuli Tengah


Libur Sekolah, Saran buat yang Ingin ke Pantai agar Aman dan Selamat

17 hari lalu

Ilustrasi liburan bareng teman ke pantai. Foto: Freepik.com
Libur Sekolah, Saran buat yang Ingin ke Pantai agar Aman dan Selamat

Tak semua orang menyadari bahaya berada di pantai dan kerap mengabaikan keselamatan diri, teman, atau keluarga.