Unsur Kimia Daging Merah Merusak Jantung

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Rabu, 10 April 2013 03:18 WIB

ZASTAVKI.COM

TEMPO.CO , Jakarta - Sebuah unsur kimiawi dalam daging merah membantu menjelaskan mengapa makan terlalu banyak steak, daging cincang dan daging iris (bacon) bisa berdampak buruk bagi jantung, demikian diungkapkan peneliti Amerika. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Medicine menunjukkan bahwa carnitine dalam daging merah dipecah oleh bakteri di dalam usus. Hal tersebut meningkatkan level kolesterol sekaligus meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Selama ini diketahui bahwa mengkonsumsi daging merah secara reguler bisa membahayakan kesehatan. Di Inggris, pemerintah merekomendasikan untuk konsumsi tidak lebih dari 70 gram daging merah atau daging yang diproses. Jumlah ini sama dengan dua iris bacon.

Lemak jenuh dan cara memproses daging tersebut juga diperkirakan memberikan kontribusi bagi masalah jantung. Namun, itu bukanlah penyebab utama. "Kolesterol dan lemak jenuh pada daging yang tak berlemak, kadarnya tidak terlalu tinggi. Pasti ada sesuatu yang lain yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler," ujar ketua peneliti Dr Stanley Hazen.

Penelitian pada tikus dan manusia menunjukkan bahwa bakteri di dalam usus bisa memakan carnitine. Unsur ini dipecah menjadi gas yang kemudian diubah di dalam liver menjadi unsur kimia yang disebut TMAO. Dalam riset, TMAO sangat erat hubungannya dengan pembentukan simpanan lemak di dalam aliran darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung dan kematian.

Dr Hazen dari Cleveland Clinic, mengatakan bahwa TMAO seringkali diabaikan. "Kemungkinan karena ia adalah produk sisa tetapi ia secara signifikan mempengaruhi metabolisme kolesterol dan berefek pada akumulasi kolesterol," ujar dia. Temuan ini menunjukkan bahwa saran agar mengurangi konsumsi daging merah, adalah baik.

"Dulu saya mengkonsumsi daging merah lima hari dalam seminggu, tapi sekarang saya menguranginya menjadi sekali dalam dua minggu," kata Dr. Hazen. Ia menambahkan bahwa temuan ini mendukung saran konsumsi yoghurt probiotik untuk mengubah keseimbangan bakteri di dalam usus. Menurunkan jumlah bakteri yang memakan cartinitine kemungkinan menjadi teori untuk menurunkan risiko kesehatan atas konsumsi daging merah. Vegetarian secara alami mempunyai bakteri lebih sedikit yang bisa memecah carnitine ketimbang pengkonsumsi daging.

BBC | ARBA'IYAH SATRIANI

Topik terhangat:
Partai Demokrat
| Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Berita terpopuler lainnya:
3 Fakta Kapolda DIY Kontak Pangdam Sebelum Insiden

SBY: SMS Saya ke Anas Tidak Dibalas

SBY Sudah Menduga Penyerang Cebongan Kopassus
SBY: Kami Menyayangi Anas Urbaningrum

Agustus, SBY Bakal Ganti Kapolri dan Panglima TNI

Berita terkait

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

5 hari lalu

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

PT Indordesa-- anak perusahaan PT Konimex, meluncurkan produk makanan nutrisi dan perawatan kesehatan, FontLife One, di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

6 hari lalu

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

Kehadiran itu membahayakan tujuan perjanjian, yaitu mengatur keseluruhan daur hidup plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca Selengkapnya

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

6 hari lalu

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi acap menyampaikan keresahannya soal warga negara Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke negara lain, alih-alih dalam negeri.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

7 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

7 hari lalu

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Proyek penelitian di 13 negara ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang bahan kimia berbahaya dalam plastik daur ulang

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

7 hari lalu

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

Presiden Jokowi mengungkapkan PR besar Indonesia di bidang kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

11 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

14 hari lalu

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.

Baca Selengkapnya

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

15 hari lalu

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kucing kehilangan lebih banyak cairan dari yang mereka konsumsi.

Baca Selengkapnya

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

22 hari lalu

Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

Hati ayam dalam sambal goreng kentang ati, makan khas ketika lebaran, ternyata memiliki manfaat kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya