Pretty Asmara Meninggal karena Infeksi Paru-Paru? Ini Kata Dokter

Reporter

Tabloid Bintang

Editor

Mitra Tarigan

Senin, 5 November 2018 07:45 WIB

Komedian Pretty Asmara dibekuk polisi dengan barang bukti sabu dan ekstasi di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, 16 Juli 2017. Artis berbadan besar itu didakwa sebagai penghubung pembelian narkoba di kalangan artis. Ironisnya, Pretty merupakan Ketua Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI). Instagram; Tabloidbintang.com

TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah Pretty Asmara dibawa ke Lumajang, Jawa Timur dengan pesawat untuk dimakamkan pada Senin 5 November 2018 pagi. Sampai jenazah meninggalkan rumah sakit, pihak keluarga dan kerabat belum mengetahui jelas apa penyebab kematian Pretty.

Baca: Pretty Asmara Bolak-balik Masuk Rumah Sakit Sejak Dipenjara

Dokter Daniel, kepala Rumah Sakit Pengayoman menjelaskan, Pretty Asmara meninggal Minggu 4 November 2018 pukul 06.55 WIB setelah dua pekan menjalani perawatan intensif di Pengayoman.

Menurut Dokter Daniel, pemain sinetron Saras 008 yang berusia 41 tahun meninggal karena ada gangguan hati dan masalah di paru-paru. "Meninggal didiagnosa sakit gangguan hati dan paru-paru. Untuk lebih jelasnya akan disampaikan pihak rumah sakit," ungkap Daniel di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu 4 November 2018.

"Masuk ke kami itu tanggal 18 Oktober pukul 6 sore, itu pertama pasien masuk ke kami dengan keluhan sesak. Sesak banget kemudian pusing diperiksa dokter IGD kemudian IGD langsung ke dokter spesialis paru," kata Daniel.

Dokter Daniel pun menerangkan, saat pertama diperiksa paru-paru diketahui ada masalah pada organ hati. Yang kemudian akan segera ambil tindakan, namun belum sempat melakukan operasi Pretty Asmara sudah meninggal.

Advertising
Advertising

"Jadi waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru, kita kasih oksigen waktu itu. besoknya diperiksa dokter spesialis itu ada pembesaran di hati. Ada gangguan fungsi hati juga. Selain gangguan fungsi paru. Ada penimbunan cairan antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru di situ kemungkinan kita cari penyebabnya. Penyebabnya itu karena infeksi karena proses keganasan juga bisa akhirnya kita periksa. Tapi belum keluar hasil pemeriksaannya keburu meninggal," kata Daniel.

Baca: Kegemukan seperti Pretty Asmara Rentan Kena Penyakit, Apa Saja?

Pretty Asmara meninggal saat sedang menjalani masa hukuman setelah ditangkap karena kasus narkoba. Dia pun divonis enam tahun di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Akan tetapi, hukumannya diperberat sampai 8 tahun penjara setelah mengajukan banding.

TABLOID BINTANG

Berita terkait

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

2 hari lalu

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

PT Indordesa-- anak perusahaan PT Konimex, meluncurkan produk makanan nutrisi dan perawatan kesehatan, FontLife One, di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

3 hari lalu

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

Kehadiran itu membahayakan tujuan perjanjian, yaitu mengatur keseluruhan daur hidup plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca Selengkapnya

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

4 hari lalu

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi acap menyampaikan keresahannya soal warga negara Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke negara lain, alih-alih dalam negeri.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

4 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

5 hari lalu

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Proyek penelitian di 13 negara ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang bahan kimia berbahaya dalam plastik daur ulang

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

5 hari lalu

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

Presiden Jokowi mengungkapkan PR besar Indonesia di bidang kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

8 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Benarkah Tidur di Lantai atau dengan Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah?

10 hari lalu

Benarkah Tidur di Lantai atau dengan Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah?

Dokter meluruskan beberapa mitos seputar paru-paru basah, termasuk yang mengaitkan kebiasaan tidur di lantai dan kipas angin menghadap badan.

Baca Selengkapnya

Perempuan Mahardhika Nilai Penahanan Anandira Puspita Bersama Bayi Berpotensi Mereviktimisasi Korban

11 hari lalu

Perempuan Mahardhika Nilai Penahanan Anandira Puspita Bersama Bayi Berpotensi Mereviktimisasi Korban

Sekretaris Nasional Perempuan Mahardhika, Tyas Widuri, menilai penahanan Anandira Puspita dan bayinya berpotensi mereviktimisasi korban dugaan perselingkuhan suaminya.

Baca Selengkapnya

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

12 hari lalu

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.

Baca Selengkapnya