Pakar Feng Shui Sebut Bisnis Kuliner Bakal Sukses, Apa Saja?

Reporter

Bisnis.com

Jumat, 12 Februari 2021 16:55 WIB

Ilustrasi kuliner Korea, Songpyeon. Wikimedia.org

TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi perkembangan dunia, tak terkecuali sektor bisnis. Kini, tahun telah bergulir dan lembaran baru pun dibuka, berdasarkan ilmu astrologi Cina ini adalah tahun Kerbau Logam. Pakar Feng Shui Suhu Yo mengatakan antara Tikus dan Kerbau memiliki perbedaan ukuran yang besar.

Menurutnya, akan ada kesusahan berbeda dari tahun sebelumnya yang muncul pada tahun ini. Akan tetapi, 2021 juga tahun transisi yang akan memuluskan perbaikan yang sedang berjalan di tahun sebelumnya.

Secara umum, pada tahun dengan unsur logam, bisnis yang memiliki elemen api bisa mendapatkan keuntungan. Selain itu, bisnis dengan unsur tanah juga diperkirakan bakal mendatangkan hoki. Sementara unsur logam punya posisi sedang di semester pertama dan menjadi kurang baik pada semester selanjutnya, berlawanan dengan elemen kayu yang kurang hoki pada semester awal dan membaik pada semester setelahnya.

Suhu Yo menuturkan beberapa sektor usaha yang akan berkembang, di antaranya kuliner. "Usaha pangan bagus dan yang paling bagus adalah usaha-usaha online, termasuk makanan," katanya.

Hal senada disampaikan oleh Principal Consultant Feng Shui Consulting Indonesia, Yulius Fang. Menurutnya, pada tahun Kerbau Logam ini usaha kuliner yang memiliki unsur api akan bisa bertahan, bahkan jika sebelumnya usaha itu memiliki reputasi, ini akan menjadi tahun baik bagi pemiliknya.

Advertising
Advertising

Baca juga: Kehilangan Pekerjaan di Masa Pandemi Covid-19, Ini Saran Pakar Feng Shui

Dia juga menuturkan strategi dalam jaringan (daring) harus menjadi pilihan utama mengingat kondisi pandemi yang masih berlangsung. Alhasil, konsep bawa pulang dan pengiriman merupakan jurus jitu untuk tetap bertahan.

Selain itu, dia menyarankan pemilik usaha lebih mengalokasikan biaya iklan atau pemasaran ke ranah media sosial, baik itu melalui Facebook, YouTube, atau Instagram seraya meningkatkan kualitas layanan online melalui berbagai platform dan kemitraan.

"Boleh dikata, ini termasuk yang cukup kebal terhadap pandemi. Tahun Tikus Logam kemarin secara overall bagus dan tahun Kerbau Logam ini juga akan demikian, bahkan bisa lebih bagus," tuturnya.

Pada tahun ini, Yulius memberikan beberapa prediksi terkait dengan bisnis kuliner. Pertama, jenis usaha kuliner yang akan berkembang sepanjang tahun adalah bisnis dengan konsep waralaba. Hal ini karena usaha tersebut telah memiliki merek yang lebih dikenal, sementara masyarakat tengah berada dalam kondisi yang relatif lebih rentan sehingga cenderung mengonsumsi apa yang sudah pasti.

Kedua, bisnis atau usaha kuliner yang berkaitan dengan kopi dan minuman kekinian lain akan menghadapi tantangan berat dan banyak di antaranya yang akan gulung tikar. Hal tersebut lantaran dalam dua tahun terakhir produk sejenis telah banyak bermunculan yang mengakibatkan pasar terlalu ramai.

Hanya mereka yang masih kompetitif yang akan bertahan. Karena itu, dia tidak menganjurkan untuk membuka atau melakukan ekspansi di ranah bisnis kuliner yang berkaitan dengan produk ini, termasuk kopi kekinian dan boba.

Ketiga, makanan yang akan menjadi tren tahun Kerbau Logam adalah produk dengan rasa pedas dan atau manis. Dijelaskan, pedas berasal dari elemen logam kecil dari kerbau dan manis adalah elemen tanah kecil.

"Pedas di sini bisa, misalnya makanan yang punya tingkat kepedasan bertingkat dari amatir sampai mereka begitu. Unsur manis bisa makanan seperti dessert dengan cokelat. Banyak yang akan buat itu dan saya bilang akan termasuk top selling di bisnis kuliner tahun ini," katanya.

Yulius menuturkan beberapa hal atau kiat yang perlu diperhatikan oleh orang yang ingin membuka bisnis kuliner pada tahun ini. Menurutnya, ada dua catatan penting untuk implementasinya.

Pertama, lokasi yang dipilih harus merupakan titik yang dilewati banyak orang tetapi bukan di dalam gedung seperti mal. Akibat pandemi orang masih menghindari tempat makan yang lebih tertutup.

Tempat usaha kuliner yang akan dibuka harus ada arus orang, baik yang beraktivitas kerja, olahraga, atau berkumpul. Selain itu, lokasinya juga tidak harus tepat di pinggir jalan, bisa lebih masuk ke dalam dengan pertimbangan mudah diakses dan tempat lalu lalang orang.

Kedua, mengusung konsep makan di tempat yang terbuka, jangan di dalam ruangan. Pemilik bisnis bisa lebih memanfaatkan konsep makan di luar dengan menyediakan tenda, kursi, meja, dan lampu.

Bila harus berada di ruangan, membiarkan tempat itu terekspos dengan udara luar adalah pilihan yang tepat, jangan sampai sepenuhnya mengandalkan perangkat pendingin ruangan untuk udara yang ada di dalam.

Adapun, Suhu Yo mengatakan usaha yang dijalankan juga tergantung dari shio masing-masing yang tentunya akan berbeda antara satu orang dengan yang lain. Begitu juga dengan detail lain yang terkait interior dan sebagainya.

Namun demikian, menurutnya, tahun Kerbau Logam ini kehidupan akan besar bergantung pada upaya diri sendiri. Dalam kaitannya dengan shio tahun ini, dia menyampaikan paling tidak ada empat hal yang perlu diperhatikan.

"Di 2021, kehidupan itu tergantung kita. Kerbau itu rajin, pekerja keras, setia, dan punya tanggung jawab. Empat hal ini akan bisa bikin sukses dan maju," jelas pakar Feng Shui ini.

Berita terkait

Ikan Arsik dan Mie Gomak Khas Danau Toba Jadi Incaran Wisatawan

3 hari lalu

Ikan Arsik dan Mie Gomak Khas Danau Toba Jadi Incaran Wisatawan

Ada dua masakan khas masyarakat sekitar Danau Toba yang menjadi incaran pelancong dari berbagai penjuru

Baca Selengkapnya

Solo Indonesia Culinary Festival 2024 Bakal Digelar di Stadion Manahan Solo, Catat Tanggalnya!

6 hari lalu

Solo Indonesia Culinary Festival 2024 Bakal Digelar di Stadion Manahan Solo, Catat Tanggalnya!

Bagi penggemar kuliner masakan khas Indonesia jangan sampai melewatkan acara Solo Indonesia Culinary Festival atau SICF 2024

Baca Selengkapnya

Datang ke Semarang Jangan Lupa Beli 10 Oleh-oleh Khas Ini

15 hari lalu

Datang ke Semarang Jangan Lupa Beli 10 Oleh-oleh Khas Ini

Selain terkenal destinasi wisatanya, Semarang memiliki ikon oleh-oleh khas seperti wingko dan lumpia. Apa lagi?

Baca Selengkapnya

10 Makanan Paling Aneh di Dunia, Ada Keju Busuk hingga Sup Kura-kura

17 hari lalu

10 Makanan Paling Aneh di Dunia, Ada Keju Busuk hingga Sup Kura-kura

Berikut ini deretan makanan paling aneh di dunia, di antaranya keju busuk asal Italia, Casu Marzu, dan fermentasi daging hiu.

Baca Selengkapnya

Jadi Nasabah KUR BRI Sejak Tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong Ramai Diminati

18 hari lalu

Jadi Nasabah KUR BRI Sejak Tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong Ramai Diminati

Di akhir pekan dan di hari libur panjang dapat menyembelih 40-50 ekor kambing sehari dengan omzet sekitar Rp35-50 juta per bulan.

Baca Selengkapnya

Singgah ke Cirebon saat Libur Lebaran, Jangan Lupa Cicip Tiga Kuliner Lezat dan Bersejarah Ini

19 hari lalu

Singgah ke Cirebon saat Libur Lebaran, Jangan Lupa Cicip Tiga Kuliner Lezat dan Bersejarah Ini

Cirebon memiliki sejumlah kuliner yang bersejarah dan memiliki cita rasa yang lezat.

Baca Selengkapnya

Resep Gurame Nyat Nyat Kuliner Primadona Khas Bangli

21 hari lalu

Resep Gurame Nyat Nyat Kuliner Primadona Khas Bangli

Gurame nyat nyat adalah kuliner primadona yang banyak diminati wisatawan domestik dan manca negara saat berkunjung ke Bangli, Bali. Ini resepnya.

Baca Selengkapnya

5 Destinasi yang Menyajikan Makanan Khas Idul Fitri di India

23 hari lalu

5 Destinasi yang Menyajikan Makanan Khas Idul Fitri di India

Kota-kota di India ini bisa menjadi inspirasi destinasi para pecinta kuliner mencicipi hidangan khas Idul Fitri

Baca Selengkapnya

Tren Wisata Kuliner Jadi Momentum Gerakkan Penggunaan Bahan Pangan Lokal

31 hari lalu

Tren Wisata Kuliner Jadi Momentum Gerakkan Penggunaan Bahan Pangan Lokal

Banyak bahan baku pangan lokal yang bisa digunakan sebagai subtitusi bahan impor untuk membuat produk kuliner sejenis, seperti mi.

Baca Selengkapnya

Konten Kuliner Bermunculan saat Ramadan, Ini Komentar MUI

33 hari lalu

Konten Kuliner Bermunculan saat Ramadan, Ini Komentar MUI

Bolehkah mengunggah konten atau foto-foto makananan dan kuliner saat orang tengah berpuasa Ramadan? SImak penjelasan berikut.

Baca Selengkapnya