Kebiasan Begadang dan Risiko Kerusakan Hati

Reporter

Antara

Rabu, 4 Oktober 2023 10:00 WIB

Ilustrasi Liver. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerhati kesehatan dokter Reisa Broto Asmoro mengimbau masyarakat menghindari kebiasaan begadang karena kebiasaan tersebut menimbulkan sejumlah risiko yang dapat merusak hati atau liver.

"Tidur adalah basic manusia, paling tidak tujuh sampai delapan jam sehari pada malam hari. Kalau badan dipaksa berubah jam tidurnya menjadi bangun maka dapat mengganggu fungsi metabolisme tubuh," katanya dalam diskusi terkait begadang, Selasa, 3 Oktober 2023.

Ia mengatakan kebiasaan begadang dapat mengganggu fungsi organ tubuh. Sejumlah organ tubuh seperti hati seharusnya diistirahatkan pada malam hari agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

"Karena bagaimana pun tidur itu untuk kita recharge lagi. Kalau fungsi tubuh mau optimal, tidurnya harus cukup," ujarnya.

Reisa mengungkapkan sejumlah penelitian membuktikan kebiasaan begadang dapat menimbulkan risiko kerusakan hati. Salah satunya hati yang tidak mampu lagi menyaring racun atau detoksifikasi pada tubuh. Racun yang menumpuk dapat menyebabkan sejumlah masalah pada hati seperti hepatitis, sirosis hati, perlemakan hati, hingga kanker hati.

Advertising
Advertising

"Maka harus tidur yang cukup di malam hari, paling tidak dalam satu siklus tidur tubuh kita masuk fase deep sleep (tidur nyenyak) sebanyak dua sampai tiga kali," paparnya.

Tak sadar terinfeksi hepatitis
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Hepatitis dan Penyakit Infeksi Saluran Pencernaan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan, dr. Ratna Budi Hapsari, mengatakan survei Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 mencatat 7,1 persen masyarakat Indonesia terinfeksi hepatitis B, sementara sekitar 1 persen terinfeksi hepatitis C.

"Menariknya, 80-90 persen orang yang terinfeksi hepatitis tidak mengetahui kalau dirinya terinfeksi sehingga tidak mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat," ujar Ratna.

Oleh karena itu, dia menyatakan Kemenkes saat ini tengah melakukan upaya promotif dan preventif berupa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), imunisasi hepatitis, serta pencegahan di tingkat keluarga dengan melakukan skrining. Selain itu, uji saring darah juga diterapkan sebelum dapat ditransfusikan kepada yang membutuhkan. Melalui sejumlah hal tersebut, Ratna berharap prevalensi hepatitis serta sejumlah penyakit hati lain dapat ditekan.

Pilihan Editor: 8 Manfaat Bangun Pagi yang Tidak Boleh Anda Lewatkan

Berita terkait

Apa Saja Imunisasi yang Wajib Diberikan kepada Bayi Berusia 1-2 Bulan?

8 hari lalu

Apa Saja Imunisasi yang Wajib Diberikan kepada Bayi Berusia 1-2 Bulan?

Bayi wajib melakukan imunisasi untuk mencegah bahaya kesehatan, terutama ketika berusia 1-2 bulan. Lantas, apa saja jenis imunisasi yang wajib dilakukan bayi?

Baca Selengkapnya

Bukan Hanya Kopi, Ini 7 Rekomendasi Minuman untuk Perjalanan Malam saat Arus Balik

29 hari lalu

Bukan Hanya Kopi, Ini 7 Rekomendasi Minuman untuk Perjalanan Malam saat Arus Balik

Perjalanan arus balik Lebaran menjadi momen melelahkan. Saat melakukan perjalanan malam, Begadang mungkin tak terhindarkan.

Baca Selengkapnya

WHO: Virus Hepatitis Sebabkan 3,5 Ribu Orang Meninggal Setiap Hari

33 hari lalu

WHO: Virus Hepatitis Sebabkan 3,5 Ribu Orang Meninggal Setiap Hari

Hepatitis B menyebabkan 83 persen kematian dan hepatitis C menyumbang 17 persen di dunia.

Baca Selengkapnya

6 Makanan Sehat yang Bagus untuk Organ Hati

34 hari lalu

6 Makanan Sehat yang Bagus untuk Organ Hati

Intip 6 makanan lezat yang memberikan pengaruh kuat dalam hal kesehatan hati.

Baca Selengkapnya

Jenis-jenis Imunisasi yang Harus Diberikan kepada Anak Usia di Bawah 1 tahun

28 Februari 2024

Jenis-jenis Imunisasi yang Harus Diberikan kepada Anak Usia di Bawah 1 tahun

Pemberian imunisasi bisa dilakukan saat anak baru lahir hingga berusia 12 bulan.

Baca Selengkapnya

Tanda Umum Penyakit Hati yang Dapat Terlihat pada Kuku

26 Februari 2024

Tanda Umum Penyakit Hati yang Dapat Terlihat pada Kuku

Salah satu tanda umum yang lazim penderita penyakit hati adalah kelainan pada kuku.

Baca Selengkapnya

7 Cara Tetap Fit Setelah Begadang

18 Februari 2024

7 Cara Tetap Fit Setelah Begadang

Begadang memiliki berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Ada sejumlah tips agar tetap fit setelah begadang.

Baca Selengkapnya

Mengenal Penyakit Gaucher, Kondisi Menumpuknya Lemak pada Organ Tubuh

10 Januari 2024

Mengenal Penyakit Gaucher, Kondisi Menumpuknya Lemak pada Organ Tubuh

Penyakit gaucher secara umum disebabkan adanya mutasi pada gen bernama GBA.

Baca Selengkapnya

6 Dampak Negatif Sering Begadang

3 Januari 2024

6 Dampak Negatif Sering Begadang

Efek begadang termasuk badan terasa lemas, kurang fokus, merasa lelah. Kelelahan bisa berdampak negatif terhadap fungsi tubuh dan respon kewaspadaan.

Baca Selengkapnya

Tips Kurangi Kelelahan Parah Akibat Begadang

2 Januari 2024

Tips Kurangi Kelelahan Parah Akibat Begadang

Meski termasuk respon yang normal, lelah akibat begadang mungkin menganggu berbagai aktivitas yang akan dikerjakan di pagi hari.

Baca Selengkapnya