Bertubuh Mini Ala Peterpan Bisa Diatasi  

Reporter

Editor

Jumat, 8 April 2011 14:21 WIB

sxc.hu

TEMPO Interaktif, Jakarta -Ingat tokoh kartun Peterpan, si bocah kecil yang melawan Kapten Hook. Peterpan si tokoh yang tetap jadi anak kecil. Rupanya fenomena Peterpan ini bukan hanya fantasi. Cukup banyak ditemui di sekeliling kita dan bisa diatasi.

Tak jarang kita menemukan orang-orang mungil setinggi anak TK atau SD. Bentuk fisik, wajah, suaranya juga sama seumuran itu. Tubuhnya mulai dari kepala, tangan, dan kakinya cukup proporsional dan terlihat normal. Tetapi jika dilihat lebih detail, postur tubuh dan usianya tidak sesuai. Mereka sejatinya sudah dewasa tetapi seperti tak berkembang. Inilah yang dikenal dengan fenomena Si Peterpan atau si mini ini.

Kelainan ini disebut Hipogonadotropin hipogonadism. Hal ini disebabkan oleh gangguan hormon di otak yakni di hipotalamus dan hipofise. Akibatnya hormon pertumbuhan dan hormon seksual terhambat dan menyebabkan hambatan tanda-tanda seksual sekunder. Biasanya hal ini lebih karena bawaan bayi karena gangguan hormon. Orang tua sebaiknya mendeteksi dan memantau pertumbuhan buah hatinya.

"Hormon pertumbuhan dan hormon gonad (seksual) si Mini ini terhambat sehingga dia tidak akan tumbuh seperti orang dewasa," ujar Dr Dr Aditya Suryansyah SpA dari RSAB Harapan Kita yang ditemui beberpa waktu lalu pada peluncuran buku Panik Saat Puber? Say No!!di Pasific Place, Sudirman, Jakarta.

Si Mini ini juga tidak akan bisa mengalami tanda-tanda pubertas. Meski tumbuh dewasa secara mental, tetapi badannya tetap badan anak-anak. "Seperti Peterpan yang abadi jadi anak-anak," ujarnya.

Untuk mengatasi kelainan ini, bisa diatasi dengan terapi hormon. Dia menyarankan terapi ini dilakukan sebelum memasuki usia pubertas. Dia menyampaikan untuk perempuan jangan sampai melebihi umur 15 tahun dan 16 tahun untuk anak laki-laki. Untuk terapi hormon ini dilakukan sesuai kebutuhan batas optimal yang diperkirakan.

Menurut Aditya jika terapi dilakukan melewati batas usia tersebut, tidak akan terlalu berhasil. Karena tulang sudah menutup dan tidak bisa tumbuh tinggi lagi. DIAN YULIASTUTI

Advertising
Advertising

Berita terkait

6 Bahaya Bayi yang Tidak Diimunisasi

4 jam lalu

6 Bahaya Bayi yang Tidak Diimunisasi

Bayi penting untuk melakukan imunisasi secara rutin agar terhindar dari bahaya kesehatan mendatang. Lantas, apa saja bahaya bagi bayi yang tidak melakukan imunisasi?

Baca Selengkapnya

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

7 hari lalu

Konimex dan Indordesa Luncurkan Produk Baru Makanan Nutrisi FontLife One, Bidik Pasar Dewasa Muda

PT Indordesa-- anak perusahaan PT Konimex, meluncurkan produk makanan nutrisi dan perawatan kesehatan, FontLife One, di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

8 hari lalu

Aliansi Kecam Kehadiran Industri Plastik dan Kimia dalam Delegasi Indonesia untuk Negosiasi Perjanjian Plastik

Kehadiran itu membahayakan tujuan perjanjian, yaitu mengatur keseluruhan daur hidup plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca Selengkapnya

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

8 hari lalu

Sejak 2021, Jokowi 6 Kali Sampaikan Keresahan WNI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi acap menyampaikan keresahannya soal warga negara Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke negara lain, alih-alih dalam negeri.

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

9 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

9 hari lalu

Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Proyek penelitian di 13 negara ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang bahan kimia berbahaya dalam plastik daur ulang

Baca Selengkapnya

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

9 hari lalu

Jokowi Ungkap PR Besar di Bidang Kesehatan: Pintar kalau Sakit Mau Apa?

Presiden Jokowi mengungkapkan PR besar Indonesia di bidang kesehatan. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

13 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

16 hari lalu

Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.

Baca Selengkapnya

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

17 hari lalu

7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kucing kehilangan lebih banyak cairan dari yang mereka konsumsi.

Baca Selengkapnya