Rokok Elektrik Bantu Usir Kebiasaan Merokok  

Reporter

Kamis, 18 Desember 2014 12:58 WIB

Seorang peserta membuat bulatan dari asap rokok elektrik yang dikeluarkannya dari dalam mulutnya di Henley Vaporium di Lower Manhattan, New York, 26 Juli 2014. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pecandu yang menggunakan rokok elektrik diyakini bisa mengurangi secara signifikan, bahkan menyetop, kebiasaan merokok.

Menurut Profesor Peter Hajek dari UK Centre for Tobacco and Alcohol, hampir satu dari sepuluh perokok yang menggunakan rokok elektrik mampu keluar dari kebiasaan merokok setahun kemudian.

"Perokok yang sudah melakukan berbagai terapi untuk berhenti merokok tetapi gagal, harus mencoba membeli rokok elektrik. Data percobaan menunjukkan tidak ada efek samping yang serius dari singkat penggunaan jangka panjang," kata Peter, Kamis, 18 Desember 2014.

Pertanyaannya, apakah rokok elektrik memiliki kualitas keamanan yang baik atau tidak bagi kesehatan, terutama di kalangan anak muda yang menggunakannya, serta apakah hal tersebut benar-benar bisa penurunkan intensitas merokok.

"Meski keyakinan atas efek rokok elektronik itu terbatas pada hasil uji coba, hasilnya ternyata cukup menggembirakan," tuturnya. (Foto: Rokok Elektrik Dilarang WHO, tapi Digemari Remaja)

Ia mengatakan sekitar 2,1 juta warga Inggris menggunakan rokok elektrik bertenaga baterai. Perangkat ini sebenarnya masih memungkinkan pengguna untuk menghirup nikotin. Namun, secara signifikan, alat tersebut juga menghindari bahaya yang disebabkan oleh asap rokok jenis lain.

Menurut Profesor Robert West, Direktur Penelitian Tembakau di University College London, berdasarkan penelitian, perangkat tersebut telah membantu puluhan ribu pecandu menyetop kebiasaan merokok setiap tahunnya.

Profesor Robert West melakukan dua percobaan yang melibatkan 662 perokok. Sekitar 9 persen dari perokok yang menggunakan rokok elektrik ternyata mampu berhenti merokok sampai dengan satu tahun.

Di tempat lain, Dr John Middleton, Wakil Presiden Fakultas Kesehatan Masyarakat University College London, juga mengungkapkan pendapatnya mengenai manfaat rokok elektrik tersebut.

"Kami meyakini, sementara ini, rokok elektrik dapat membantu pecandu yang ingin berhenti. Meski kita belum memiliki cukup bukti dampaknya terhadap beberapa pengguna lain, terutama anak-anak, remaja, dan wanita."

RIZAL | DAILYMAIL

Berita Terpopuler
:
3 Persamaan Heboh Acara Anang dan Raffi Ahmad
Tertinggal Pesawat, Dhani: Pilot Garuda Kampret
Raffi Ngunduh Mantu, Farhat Berkicau di Twitter
Film Senyap Dilarang, Garin Kritik Jokowi

Berita terkait

Polres Jayapura Tangkap Ceria yang Jual Sabu di Diaper MamyPoko

2 hari lalu

Polres Jayapura Tangkap Ceria yang Jual Sabu di Diaper MamyPoko

Polisi menangkap perempuan berinisial SJ alias Ceria, 43 tahun, karena menjual narkotika jenis sabu.

Baca Selengkapnya

Operator Kereta Deutsche Bahn di Jerman Akan Melarang Merokok Ganja di Area Stasiun

7 hari lalu

Operator Kereta Deutsche Bahn di Jerman Akan Melarang Merokok Ganja di Area Stasiun

Operator kereta di Jerman Deutsche Bahn (DB) mengumumkan melarang merokok ganja di area-area stasiun per 1 Juni 2024.

Baca Selengkapnya

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

8 hari lalu

Pakta Konsumen Nasional Minta Pemerintah Penuhi Hak Konsumen Tembakau

Pakta Konsumen Nasional meminta pemerintah untuk memenuhi hak konsumen tembakau di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Tersinggung Tak Diberi Utang, Pemuda di Kembangan Bakar Warung Rokok

22 hari lalu

Tersinggung Tak Diberi Utang, Pemuda di Kembangan Bakar Warung Rokok

Tersinggung tak boleh utang rokok, pelaku membakar warung dengan melempar botol bensin dan tisu yang telah dibakar.

Baca Selengkapnya

Pria di Medan Bunuh Ibu Kandung Gara-gara Kesal Diomeli karena Minta Uang Rokok

25 hari lalu

Pria di Medan Bunuh Ibu Kandung Gara-gara Kesal Diomeli karena Minta Uang Rokok

Wem Pratama, 33 tahun, warga Jalan Tuba 3, Kota Medan, membunuh ibu kandungnya, Megawati, 55 tahun dengan memukul dan menggorok leher.

Baca Selengkapnya

Spesialis Jantung: Hasil Pemeriksaan Medis Baik Tak Jamin Perokok Sehat

36 hari lalu

Spesialis Jantung: Hasil Pemeriksaan Medis Baik Tak Jamin Perokok Sehat

Hasil pemeriksaan medis yang baik tak menjamin perokok sehat. Untuk memastikan kesehatan perokok satu-satunya jalan adalah total berhenti merokok.

Baca Selengkapnya

Selandia Baru Larang Rokok Elektrik Sekali Pakai

39 hari lalu

Selandia Baru Larang Rokok Elektrik Sekali Pakai

Selandia Baru akan akan melarang penjualan rokok elektrik sekali pakai untuk menurunkan angka perokok usia muda.

Baca Selengkapnya

Soal Lobi ke Istana, Bos Perusahaan Rokok Sebut Penyampaian Pendapat sesuai Aturan

50 hari lalu

Soal Lobi ke Istana, Bos Perusahaan Rokok Sebut Penyampaian Pendapat sesuai Aturan

Faisal Basri menyatakan perusahaan rokok memiliki lobi-lobi yang kuat di lingkungan Istana dan pembuat undang-undang.

Baca Selengkapnya

Produsen Rokok Bantah Lobi-lobi Pemerintah untuk Keluarkan Kebijakan Pro Rokok

51 hari lalu

Produsen Rokok Bantah Lobi-lobi Pemerintah untuk Keluarkan Kebijakan Pro Rokok

Benny mengklaim industri rokok hanya melakukan komunikasi dengan pemerintah melalui jalur-jalur yang legal.

Baca Selengkapnya

COP10 WHO FCTC Raih Sejumlah Kesepakatan, dari Perlindungan hingga Deklarasi Panama

54 hari lalu

COP10 WHO FCTC Raih Sejumlah Kesepakatan, dari Perlindungan hingga Deklarasi Panama

Sesi kesepuluh Konferensi Para Pihak (COP10) Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau WHO FCTC menghasilkan sejumlah kesepakatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya