Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kerjasama 2 Negara untuk Kembangkan Pendidikan bagi Generasi Muda

Reporter

image-gnews
Penandatangan MoU Mokpo University Korea dengan para pendiri Yayasan Global Cross Culture Indonesia di Jakarta, Senin, 24 Juni 2024. (Dok. Cross Culture)
Penandatangan MoU Mokpo University Korea dengan para pendiri Yayasan Global Cross Culture Indonesia di Jakarta, Senin, 24 Juni 2024. (Dok. Cross Culture)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kerjasama antara Yayasan Global Cross Culture dan Yayasan Mokpo National University Korea Selatan dijalin untuk meningkatkan pendidikan bagi generasi muda Indonesia agar bisa mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih baik. Nota kesepahaman (MoU) ditandangani oleh Erman Soeparno, ketua Yayasan Global Cross Culture dan presiden Mokpo National University, Shong Ha Ceol, di Jakarta,Senin, 24 Juni 2024. 

Kerjasama ini untuk memenuhi seluruh kebutuhan sosial budaya, kemanusiaan, keagamaan, dan hubungan kemitraan lintas lembaga secara nasional dan internasional antara Indonesia dan Korea Selatan serta terobosan bagi kedua pihak. Selain meningkatkan pendidikan yang lebih baik, juga akan menyalurkan tenaga kerja bila siswa telah menyelesaikan pendidikan sehingga dapat memberi sumbangsih bagi Pemerintah Indonesia dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang lebih berkualitas.

Erman mengatakan kerjasama ini merupakan titik awal dan langkah nyata dari Yayasan Global Cross Culture untuk membantu pemerintah dalam membangun SDM yang lebih berkualitas, di mana generasi muda Indonesia akan dapat menimba ilmu lewat jenjang pendidikan yang lebih baik. 

“Kegiatan Global Cross Culture dan pembelajaran Bahasa Korea ini menggunakan dan akan disiarkan melalui platform ICONPLAY,” ujar Erman dalam keterangan yang diterima Tempo

"MNU menyambut baik kerjasama ini dan dengan pengalaman serta sistem pendidikan yang sudah terbentuk selama puluhan tahun tentunya dapat menjadi mitra strategis bagi tujuan Yayasan Global Cross Culture dan kami akan memberikan upaya terbaik dalam pelaksanaan kerjasama ini," ungkap Song.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Beri dukungan penuh
Salah satu pendiri Yayasan Global Cross Culture, Komaruddin Hidayat, menjelaskan, yayasannya akan mendukung sepenuhnya program yang dijalankan, bukan hanya pendidikan dan penyaluran tenaga kerja tetapi mendukung juga sisi pembiayaan pendidikan yang diperlukan melalui berbagai skema pembiayaan sehingga dapat dipastikan semua orang akan bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita.

Yayasan Global Cross Culture didirikan oleh tokoh di antaranya mantan Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri, mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, serta mantan Gubernur Lemhanas, Soesilo Soepandji. Kemudian dari Korea Selatan ada pengusaha Teddy Leslie Kim, Daniel Kim, Kim Nam Yong, Cho Duckjin, Myung Ryul Michael Sou.

Pilihan Editor: Kemenkes Ingatkan Peran Kunci Orang Tua dalam Menangani Anak DBD

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hari Puncak Koperasi Nasional, Menko Airlangga Minta Dekopindo Libatkan Anak Muda

21 jam lalu

Menko Airlangga saat memberikan sambutan dalam acara puncak perayaan hari koperasi nasional di Batam, Jumat, 12 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Hari Puncak Koperasi Nasional, Menko Airlangga Minta Dekopindo Libatkan Anak Muda

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta agar koperasi mengutamakan anak muda dan digitalisasi.


Bamsoet Dorong Pembenahan Sistem Pendidikan Nasional

1 hari lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat menerima kunjungan Anggota Komisi X DPR RI dan Jajaran FISIPOL Universitas Wahid Hasyim, di Jakarta, Rabu 10 Juli 2024.
Bamsoet Dorong Pembenahan Sistem Pendidikan Nasional

Meningkatkan kualitas pendidikan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan butuh proses dan konsistensi.


Awal Penetapan 12 Juli sebagai Hari Malala, Begini Perjuangan Malala Yousafzai Aktivis Perempuan

1 hari lalu

Malala Yousafzai berfoto dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon pada acara Youth Assembly di markas PBB, New York (12/7). Dalam acara ini hari kelahiran Malala  yang jatuh pada 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Malala.  REUTERS/Brendan McDermid
Awal Penetapan 12 Juli sebagai Hari Malala, Begini Perjuangan Malala Yousafzai Aktivis Perempuan

Apa itu Hari Malala yang diperingati setiap 12 Juli? Bagaimana perjuangan Malala Yousafzai untuk pendidikan perempuan?


Kunjungan Kerja Poltekpar Makassar dan Dirjen Kebudayaan ke Kazakhstan, Tandatangani MoU dengan IUTH

5 hari lalu

Duta Besar RI untuk Republik Kazakhstan dan Republik Tajikistan, M. Fadjroel Rachman menerima kunjungan Dirjen Kebudayaan, Kemdikbudristek Hilmar Farid dan Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Herry Rachmat Widjaja di Astana Kazakhstan pada 2 Juli 2024. Foto; Istimewa
Kunjungan Kerja Poltekpar Makassar dan Dirjen Kebudayaan ke Kazakhstan, Tandatangani MoU dengan IUTH

Poin kesepakatan antara Poltekpar Makassar dan IUTH Kazakhstan meliputi pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, publikasi karya ilmiah dan lainnya.


Upaya Pemkab Trenggalek Ciptakan Lingkungan Pendidikan yang Inklusif

7 hari lalu

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memegang Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 5 Juli 2024. Pemkab Trenggalek berhasil mendapatkan penghargaan Merdeka Belajar Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan. TEMPO/Besta
Upaya Pemkab Trenggalek Ciptakan Lingkungan Pendidikan yang Inklusif

Keseriusan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan inklusif berhasil membuat Kabupaten Trenggalek mendapatkan penghargaan.


Pemkab Trenggalek Lakukan Transformasi Pendidikan

7 hari lalu

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memegang Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 5 Juli 2024. Pemkab Trenggalek berhasil mendapatkan penghargaan Merdeka Belajar Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan. TEMPO/Besta
Pemkab Trenggalek Lakukan Transformasi Pendidikan

Pemkab Trenggalek melakukan berbagai upaya untuk meningkankan tingkat pendidikan masyarakat juga kualitas pendidikan di Kabupaten Trenggalek.


Kemendikbudristek Berikan Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar kepada Pemkab Majalengka

7 hari lalu

Pj Bupati Majalengka, Dedi Supandi, memegang Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 5 Juli 2024. 
Pemkab Majalengka berhasil mendapatkan penghargaan Merdeka Belajar kategori Transformasi  Anggaran Pendidikan. TEMPO/Besta.
Kemendikbudristek Berikan Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar kepada Pemkab Majalengka

Kabupaten Majalengka menjadi salah satu daerah yang mendapatkan penghargaan di gelaran Anugerah Merdeka Belajar 2024 dalam kategori Transformasi Anggaran Pendidikan


Pemkab Trenggalek Sabet Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024

7 hari lalu

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memegang Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 5 Juli 2024. Pemkab Trenggalek berhasil mendapatkan penghargaan Merdeka Belajar Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan. TEMPO/Besta
Pemkab Trenggalek Sabet Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024

Pemkab Trenggalek berhasil mendapatkan penghargaan Merdeka Belajar Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan.


Terungkap, Dior Hingga Armani Jual Tas Mewah dari Produk Murah dengan Eksploitasi Pekerja

8 hari lalu

Tas Christian Dior di etalase butik di pusat kota Florence. Foto : Shutterstock
Terungkap, Dior Hingga Armani Jual Tas Mewah dari Produk Murah dengan Eksploitasi Pekerja

Kejaksaan Milan mengungkapkan bahwa perusahaan fesyen mewah milik LVMH, Dior, hanya membayar sejumlah US$57 untuk membuat tas tangan ribuan dolar


Dubes Indonesia Terima Medali Penghargaan Pendidikan dan Kebudayaan Dari Rektor MNU di Kazakhstan

9 hari lalu

Maqsut Narikbayev University (MNU) memberikan medali kerjasama pendidikan dan kebudayaan kepada Duta Besar Fadjroel Rachman. Sekaligus wisuda dua mahasiswa Strata Satu dari Indonesia, pada hari Sabtu, 29 Juni 2024. Foto: KBRI Astana di Kazakhstan
Dubes Indonesia Terima Medali Penghargaan Pendidikan dan Kebudayaan Dari Rektor MNU di Kazakhstan

Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman menerima medali penghargaan dari Rektor MNU