Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Manfaat Terapi Sensori untuk Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Kegiatan terapi outdoor untuk anak dengan gangguan spektrum autisme/Sunny Kids
Kegiatan terapi outdoor untuk anak dengan gangguan spektrum autisme/Sunny Kids
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - ASD atau Gangguan Spektrum Autisme adalah kondisi tumbuh kembang yang menyulitkan individu untuk berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Anak-anak dengan ASD memerlukan perhatian khusus dari orang tua mereka, dan penting untuk memahami cara pendampingan yang tepat agar dapat mendukung perkembangan dan membantu mereka menjadi lebih mandiri dalam beraktivitas. 

"Dengan melakukan kegiatan di luar ruang maka begitu banyak hal yang didapatkan. Mulai dari mengurangi waktu bermain dengan gadget, lebih berkeringat karena dilakukan di outdoor dan anak pun merasa seperti bermain padahal sebenarnya sedang melakukan terapi”, kata Direktur Utama Sunny Kids, sebuah Pusat Terapi dan Tumbuh Kembang, Andy M. Saladin dalam keterangan resmi yang diterima Tempo pada 24 Juni 2024.

Ia menambahkan bahwa banyak anak dengan autisme mengalami sensitivitas berlebihan terhadap rangsangan sensorik. Mereka mungkin merasa terganggu oleh suara keras, cahaya terang, atau tekstur tertentu. "Terapi sensori integrasi dapat membantu anak-anak ini untuk belajar mengatasi dan mengurangi sensitivitas berlebihan mereka melalui rangsangan sensorik yang menantang. Dengan melakukan terapi yang konsisten, anak dapat menjadi lebih toleran terhadap rangsangan yang sebelumnya mengganggu,” ujar Andy kembali.

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa terapi sensori integrasi memiliki dampak positif pada anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD). Salah satu studi yang diterbitkan di Journal of Autism and Developmental Disorders melaporkan peningkatan signifikan dalam pemrosesan sensorik, interaksi sosial, dan perilaku adaptif pada anak-anak dengan ASD yang menjalani terapi sensori integrasi. Terapi ini membantu meningkatkan keterampilan fungsional sehari-hari (Nature) (Autism Speaks).

Sunny Kids merilis Pusat Terapi dan Tumbuh Kembang Anak Outdoor di Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Sunny Kids Pusat). Sunny Kids menerapkan konsep terapi sensori integrasi outdoor untuk dalam terapi dan tumbuh kembang anak, khususnya bagi anak-anak dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD) dan kebutuhan khusus lainnya. Tempat ini juga menawarkan ruang transformasi yang dirancang khusus untuk anak bisa merasa nyaman, bersenang-senang, belajar  dan berkembang secara optimal. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Kami sangat bangga menjadi Pusat Terapi dan Tumbuh Kembang yang menggunakan metode luar ruang atau outdoor yang pertama di Indonesia," Andy M. Saladin.

Dalam praktiknya, Sunny Kids menggunakan pendekatan inovatif untuk tumbuh kembang yang holistik, mulai dari Terapi Sensori Integrasi, Terapi Wicara, hingga Terapi Perilaku. Terapi Sensori Integrasi membantu anak-anak dalam mengatur dan merespons sensasi dengan lebih baik, sementara Terapi Wicara fokus pada pengembangan kemampuan berbicaral pada anak dan Terapi Perilaku bertujuan agar anak dapat mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasinya. 

Christina Onasis, Direktur Operasional Sunny Kids menambahkan tim terapis bersertifikat dan berpengalaman serta staf yang menciptakan ruang aman dan inklusif, siap mendampingi anak-anak mencapai potensi penuh mereka dan memberikan momen-momen kebahagiaan bersama keluarga. “Sunny Kids Cempaka Putih ini merupakan kantor pusat dan saat ini Sunny Kids juga sudah beroperasi di beberapa tempat seperti di Bogor, Depok, Tangerang (Bintaro dan Alam Sutera), Cibubur, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Medan," kata Christina.

Pilihan Editor: Autisme Tak Selalu karena Faktor Genetik dan Bukan Penyakit

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ciri Orang Sensitif yang Tampak di Pekerjaan

45 hari lalu

Ilustrasi pria bekerja di depan laptop. Foto: Freepik.com
Ciri Orang Sensitif yang Tampak di Pekerjaan

Jadi orang yang sangat sensitif mempengaruhi semua hubungan, termasuk pekerjaan. Berikut ciri yang terlihat terkait pekerjaan.


Perlunya Sensitivitas Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Tempat Umum

58 hari lalu

Anak-anak berkebutuhan khusus bergembira bersama dalam pentas dongeng musikal di ajang Jakarta Fair 2023 di Arena JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Senin 3 Juli 2023. Pentas ini diadakan oleh Corporate Social Responsibility Jakarta International Expo yang bertujuan untuk berbagi keceriaan dan berbagi hadiah bersama sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB), komunitas disabilitas, dan anak-anak berkebutuhan khusus. TEMPO/ Gunawan Wicaksono
Perlunya Sensitivitas Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Tempat Umum

Sensitivitas orang tua dan pengelola fasilitas berpengaruh pada keamanan dan keselamatan anak berkebutuhan khusus saat beraktivitas di tempat umum.


6 Tips Liburan untuk Anak Penyandang Autisme

1 Mei 2024

Ilustrasi anak liburan (pixabay.com)
6 Tips Liburan untuk Anak Penyandang Autisme

Berikut ini enam tips yang dapat dilakukan sebelum dan saat liburan bersama anak penyandang autisme


Saran Guru Besar FKUI buat yang Ingin Masukkan Anak ke Sekolah Inklusif

26 April 2024

Suasana pembelajaran siswa-siswa berkebutuhan khusus di kelas tingkat SMU Sekolah Inklusif Galuh Handayani, Surabaya (05/9). TEMPO/Fully Syafi
Saran Guru Besar FKUI buat yang Ingin Masukkan Anak ke Sekolah Inklusif

Pakar menyebut beberapa syarat anak dengan autisme bisa belajar di sekolah inklusif. Apa saja yang harus dipenuhi?


Autisme Tak Selalu karena Faktor Genetik dan Bukan Penyakit

25 April 2024

Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock
Autisme Tak Selalu karena Faktor Genetik dan Bukan Penyakit

Orang tua tidak usah cemas jika memiliki anak yang mengalami gangguan spektrum autisme karena tak selalu karena genetik dan bukan penyakit.


Disney Ubah Layanan untuk Penyandang Disabilitas di Disneyland dan Walt Disney World

23 April 2024

Karakter Disney menyambut para pengunjung yang datang ke Disneyland Shanghai di Shanghai, Cina, 11 Mei 2020. Untuk menikmati beragam wahana, pengujung harus menjalani prosedur kesehatan dan keselamatan yang ditingkatkan. REUTERS/Aly Song
Disney Ubah Layanan untuk Penyandang Disabilitas di Disneyland dan Walt Disney World

Perubahan layanan itu mengundang reaksi dari penggemar Disney dan pengguna layanan sebelumnya


6 Faktor Meningkatkan Risiko Seseorang Autisme, Apa Itu Spektrum Autisme?

3 April 2024

Hari Autis Internasional Seorang anak penderita autisme merangkai manik-manik untuk di jadikan gelang pada kampanye kegiatan Hari Peduli Autis Internasional di Anjungan Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, 2 April 2017. ANTARA
6 Faktor Meningkatkan Risiko Seseorang Autisme, Apa Itu Spektrum Autisme?

Autism Spectrum Disorder (ASD) atau yang lebih sering disebut autisme merupakan gangguan perkembangan saraf.


Asal Mula Hari Peduli Autisme Sedunia, Memahami Orang-orang dengan Spektrum Autisme

3 April 2024

Seorang pengunjung melihat sejumlah lukisan karya penyandang autisme saat pameran karya seni Art for Autism di Atrium Grand City, Surabaya, Selasa (2/4). Pameran untuk memperingati Hari Autisme Sedunia  ini sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap penyandang autisme dan juga sebagai kampanye menolak diskriminasi terhadap penyandang autisme. TEMPO/Fully Syafi
Asal Mula Hari Peduli Autisme Sedunia, Memahami Orang-orang dengan Spektrum Autisme

Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati setiap 2 April untuk meningkatkan kesadaran tentang Gangguan Spektrum Autisme (ASD)


Pakar Sebut Anak dengan Spektrum Autisme Juga Bisa Sukses

2 April 2024

Instruktur selancar menemani anak-anak yang berpartisipasi dalam program Surftismo, terapi alternatif untuk anak-anak dengan diagnosis gangguan spektrum autisme dengan menggunakan selancar, di Chiltiupan, El Salvador 14 Agustus 2022. REUTERS/Jose Cabezas
Pakar Sebut Anak dengan Spektrum Autisme Juga Bisa Sukses

Anak dengan spektrum autisme dapat didukung potensinya hingga menjadi orang hebat. Berikut penjelasan pakar.


Hari Peduli Autisme Sedunia, Bedakan Anak Autisme dengan Hiperaktif

2 April 2024

Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock
Hari Peduli Autisme Sedunia, Bedakan Anak Autisme dengan Hiperaktif

Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati setiap 2 April dan masyarakat perlu membedakan gejala autisme dengan hiperaktif.