Ini Alasan Mengapa Para Pria juga Perlu Mencukur Bulu Ketiak

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Alat Cukur Pria (Pixabay.com)

    Ilustrasi Alat Cukur Pria (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Baik pria maupun wanita memiliki bulu di ketiak. Tapi, biasanya wanita memilih mencukurnya, sementara pria tidak. Bagi pria, bulu ketiak bahkan sering diidentikkan dengan maskulinitas. 

    Baca juga: Cara Cukur Salah Bikin Ketiak Hitam, Perhatikan Saran dari Ahli

    Namun, tahukah Anda bahwa mencukur bulu ketiak harusnya tidak hanya dilakukan para wanita, namun juga pria? Sebab, ketiak yang bersih lebih menguntungkan. Melansir dari Men’s Health dan Real Men Real Style, berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat.

    1. Ketiak tidak mudah basah

    Bulu pada ketiak Anda dapat merangsang produksi kelenjar keringat lebih cepat. Ini berarti, bagi para pria yang memiliki bulu ketiak yang lebat, akan sangat mudah mengalami burket atau bubur ketek karena banyaknya keringat. Tentunya, ini sangat tidak nyaman terlebih jika Anda harus mengangkat tangan saat bersama dengan kolega, bahkan klien.

    2. Lebih higienis dan terhindar dari bakteri jahat

    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa kepemilikan bulu ketiak selalu dikaitkan dengan tingkat higienitas yang rendah. Mengapa demikian? Sebab, lengan yang berbulu dan lembap dipercaya menjadi sumber berkembang biaknya bakteri. Tak heran, pemilik bulu ketiak sering merasakan kemerahan hingga gatal-gatal. Oleh karena itu, mulailah memiliki kebiasaan mencukur bulu ketiak.

    3. Terhindar dari bau badan

    Bulu ketiak dipercaya dapat menghalangi sistem kerja deodoran atau kolon yang Anda gunakan. Itulah sebabnya, mengapa walaupun Anda telah menggunakan deodoran, ketiak pun tetap bau. Dengan mencukur bulu yang ada, deodoran dapat menempel sempurna di permukaan kulit terluar lengan bawah Anda. Jadi, bau badan pun akan hilang.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | MENSHEALTH | REALMENREALSTYLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.