Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Orang Tua Dianjurkan Buat MPASI Sendiri daripada Beli di Pinggir Jalan

Reporter

image-gnews
Ilustrasi bayi makan/menyuapi bayi. Shutterstock
Ilustrasi bayi makan/menyuapi bayi. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Unit Kerja Koordinasi Nutrisi dan penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Titis Prawitasari, mengatakan makanan pendamping ASI (MPASI) yang dibuat sendiri oleh orang tua di rumah memiliki kandungan dan takaran yang jauh lebih baik dibanding yang dijual di pinggir jalan.

“Ini harus dicermati dari konteks mikronutriennya, itu sangat tertinggal. Walaupun labelnya ada ayam-bayam, brokoli-salmon, ini banyak dijumpai di perkampungan tapi yang dimaksud organik itu di pasaran industri atau rumahan?” katanya dalam HUT ke-70 IDAI di Jakarta, Sabtu, 22 Juni 2024.

Menanggapi maraknya MPASI dalam wadah yang dijual di sudut gang Jakarta, Titis menekankan makanan yang dijual tersebut belum bisa dipastikan kebersihannya karena ada kemungkinan makanan tidak melalui proses pembuatan yang tepat. Dikhawatirkan MPASI yang dijual tersebut mengandung bakteri karena dibiarkan di luar ruangan dalam waktu yang lama atau tidak tersertifikasi dan diakui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kalau organiknya sesuai definisi BPOM baru boleh diklaim sebagai organik. Tapi kalau komersial rumahan itu patut dipertanyakan karena izinnya dari dinas setempat, bukan BPOM, ini harus dievaluasi,” jelas Titis.

Kedepankan asupan gizi
Selain masalah perizinan, hal lain yang patut dicermati adalah kandungan dan takaran nutrisi dari MPASI itu sendiri. Titis mencontohkan terkadang ada MPASI yang dibuat dalam porsi banyak namun gizinya kurang. Karena itu, ia tidak menyarankan orang tua seperti para ibu bekerja untuk membeli MPASI agar asupan gizi anak lebih terjaga, terhindar dari berbagai macam bakteri, dan tidak tergiur dengan harga yang murah saja.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurutnya akan lebih baik jika MPASI yang diberikan pada anak dibuat langsung di rumah. Ibu dapat memastikan proses pembuatan terhindar dari berbagai kontaminasi bakteri. Selain itu, baik cita rasa dan takarannya bisa disesuaikan langsung dengan kebutuhan anak. Menu yang dibuat pun dapat lebih bervariatif.

Titis juga mengingatkan orang tua untuk tidak memberikan MPASI sebelum anak menginjak usia enam bulan. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa membuat saluran cerna anak tertutup atau tersumbat akibat ketidakmampuan anak mencerna tekstur makanan yang terlalu kasar di usianya.

"Ini juga bisa jadi jalan transfer infeksi dari ibu ke bayi. Sarannya kalau dia belum siap kita harus kasih makanan yang cair karena dia mampunya baru mengisap dan menelan, belum bisa mengunyah. Mengunyah itu pada awal cuma mengantar makanan dari depan ke belakang, jadi perlunya yang halus," ucap Titis.

Pilihan Editor: Ahli Gizi Tak Sarankan Gunakan Blender untuk Membuat MPASI, Ini Sebabnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

3 hari lalu

ilustrasi anak makan (pixabay.com)
Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

Anak picky eater atau sikap memilih-milih makanan dapat memberikan sejumlah dampak buruk pada tumbuh kembangnya.


Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

3 hari lalu

Ilustrasi anak makan. Pixabay.com/EdMontez
Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

Penyakit hingga masalah sensorik dapat menyebabkan anak suka pilih-pilih makanan atau picky eater. Ini kata ahli gizi.


Alasan Anak Sebaiknya Tidak Diberikan Makanan Olahan Tinggi

3 hari lalu

Ilustrasi nugget. Pixabay
Alasan Anak Sebaiknya Tidak Diberikan Makanan Olahan Tinggi

Makanan olahan ultra memiliki kandungan yang minim serat namun sangat tinggi kalori dan gula. Makanan olahan tinggi juga bisa bikin adiktif pada anak.


7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

3 hari lalu

Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)
7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang dikenal efektif dalam membantu menambah massa otot.


Ada Pizza hingga Sandwich, Inilah 5 Makanan yang Mengandung Garam Tinggi

5 hari lalu

Ilustrasi pizza. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Ada Pizza hingga Sandwich, Inilah 5 Makanan yang Mengandung Garam Tinggi

Berikut daftar makanan yang mengandung garam dengan jumlah tinggi yang perlu diwaspadi.


Begini Cara Mengurangi Garam yang Berlebihan dalam Tubuh

5 hari lalu

Ilustrasi garam. Shutterstock
Begini Cara Mengurangi Garam yang Berlebihan dalam Tubuh

Jika mengalami tanda-tanda garam berlebihan dalam tubuh, terapkan cara berikut ini untuk menguranginya.


Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

6 hari lalu

Ilustrasi obat ilegal. Pixabay
Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

Masyarakat diminta paham terhadap produk obat dan makanan dengan memperhatikan legalitas keamanan, mutu, khasiat, gizi dan manfaatnya.


5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

8 hari lalu

Wisatawan mancanegara saat mengunjungi Ubud Food Festival di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, Kamis, 30 Mei 2024 (ANTARA)
5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

Bali Belly sebetulnya adalah penyait biasa yang dapat dicegah dan mudah disembuhkan.


5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

10 hari lalu

Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com
5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

Meski baik menerapkan standar tinggi, tak jarang orang tua bersikap terlalu keras pada anak-anak. Berikut contohnya.


Makanan Cepat Saji hingga Makanan Olahan, Inilah 5 Makanan yang Memperpendek Usia Manusia

12 hari lalu

ilustrasi makanan cepat saji (pixabay.com)
Makanan Cepat Saji hingga Makanan Olahan, Inilah 5 Makanan yang Memperpendek Usia Manusia

Daftar Makanan yang Dapat Memperpendek Usia Manusia