Benarkah Pria Sering Mendengkur Daripada Wanita? Begini Penjelasannya

Reporter

Balqis Primasari

Editor

Dwi Arjanto

Selasa, 7 Februari 2023 20:54 WIB

Ilustrasi pria tidur. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -Mendengkur terdengar seperti pernapasan berisik yang terjadi saat tidur, dan ini telah menjadi masalah yang sangat umum. Sekitar 25% orang, menurut laman verywellhealth, terbiasa mendengkur.

Pria mendengkur lebih banyak dari wanita, 4 dari setiap 10 pria mendengkur, dibandingkan dengan kira-kira 3 dari 10 wanita. Terkadang mendengkur tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian.

Mendengkur memiliki banyak penyebab, termasuk obesitas dan variasi anatomi yang memengaruhi saluran udara bagian atas. Hal ini menjadi hasil dari getaran jaringan lunak saluran udara bagian atas dan sering dikaitkan dengan obstruksi (penyumbatan) aliran udara.

Faktor-faktor yang umumnya berkontribusi terhadap mendengkur, seperti alkohol dan obat penenang lainnya, kelebihan berat badan, tidur terlentang, pilek, polip hidung, alergi, kelemahan otot karena usia, uvula yang lebih besar, cedera hidung, dan perokok. Pria lebih mungkin mendengkur daripada wanita, karena struktur otot yang berbeda di leher dan tenggorokan, serta faktor hormonal.

Faktor Terjadi Dengkuran

Namun, itu tidak berarti membuat dengkuran lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Para peneliti menemukan kecenderungan mendengkur bergantung pada hormon dan distribusi lemak dalam tubuh. Melansir dari goodrx, berikut faktor-faktor yang bergantung pada dengkuran :

  • Anatomi
Advertising
Advertising

Ketika jaringan lunak pada saluran napas bagian atas kolaps, itu menghasilkan getaran saat udara melewati saluran yang lebih kecil. Pria biasanya memiliki saluran napas bagian atas yang lebih panjang dan langit-langit mulut yang lebih besar, sehingga cenderung runtuh dan menimbulkan dengkuran.

  • Lemak Tubuh

Pria cenderung mendapatkan lemak di organ di bagian atas tubuh mereka, terutama pada tubuh dan perut. Hal ini memengaruhi pernapasan dan menyebabkan dengkuran, dan juga menjadi salah satu alasan mengapa dengkuran pada wanita meningkat selama kehamilan dan menopause, karena kenaikan berat badan lebih banyak terjadi pada bagian tengah tubuh.

  • Hormon

Faktor lain yang mendasari perbedaan jenis kelamin, serta kemungkinan wanita mendengkur selama kehamilan dan setelah menopause. Para peneliti meyakini, progesteron dan estrogen membantu mencegah kolaps saluran napas bagian atas. Namun, karena progesteron juga merangsang pernapasan, perubahan, kadarnya dapat menyebabkan gangguan.

  • Gaya Hidup

Tembakau meningkatkan dengkuran pada wanita, sedangkan alkohol menjadi faktor dengkuran bagi pria. Lebih banyak orang dewasa yang minum alkohol daripada merokok, jadi semua minuman ini dapat menyebabkan lebih banyak pria mendengkur.

Mitos tentang pria yang mendengkur dapat menyebabkan kurangnya diagnosis masalah kesehatan tertentu, namun nyatanya wanita mungkin sering salah didiagnosis dengan depresi atau ketidakseimbangan hormon lain. Itu yang mengakibatkan insomnia. Padahal sebenarnya mereka menderita sleep apnea.

BALQIS PRIMASARI
Pilihan editor : Tips Kembali Tidur Nyenyak Setelah Terbangun Tengah Malam

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


Berita terkait

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

9 hari lalu

5 Penyebab Sulit Tidur pada Penderita Diabetes

Ternyata lima masalah ini menjadi penyebab penderita diabetes sulit tidur.

Baca Selengkapnya

Bahaya Mendengkur bagi Kesehatan Anak Menurut Guru Besar UI

16 Februari 2024

Bahaya Mendengkur bagi Kesehatan Anak Menurut Guru Besar UI

Sekitar 26 persen anak tidur mendengkur sehingga pakar menyarankan orang tua untuk sadar dan mencari gejala-gejala penyerta.

Baca Selengkapnya

OSA Bikin Mengantuk saat Berkendara, Ini yang Biasa Dilakukan Pengemudi

19 Januari 2024

OSA Bikin Mengantuk saat Berkendara, Ini yang Biasa Dilakukan Pengemudi

Banyak kecelakaan di jalan karena pengemudi mengantuk. Berikut strategi yang biasa digunakan penderita OSA untuk tetap terjaga saat mengemudi.

Baca Selengkapnya

4 Penyebab Tidur Berlebihan

26 Desember 2023

4 Penyebab Tidur Berlebihan

Empat jenis gangguan tidur ini dapat menyebabkan seseorang tidur berlebihan:

Baca Selengkapnya

Bagaimana Hubungan Sleep Apnea dengan Diabetes?

15 Desember 2023

Bagaimana Hubungan Sleep Apnea dengan Diabetes?

Meskipun sleep apnea tak secara langsung menyebabkan diabetes, namun kondisi ini menjadi faktor risiko diabetes tipe 2.

Baca Selengkapnya

Kapan Amandel Perlu Dioperasi?

6 Desember 2023

Kapan Amandel Perlu Dioperasi?

Ada beberapa kondisi di mana amandel perlu dioperasi agar tidak menyebabkan masalah kesehatan lainnya yang lebih serius.

Baca Selengkapnya

Aturan yang Perlu Diketahui saat Bepergian dengan Pesawat Terbang Semalaman

10 November 2023

Aturan yang Perlu Diketahui saat Bepergian dengan Pesawat Terbang Semalaman

Pakar perjalanan mempertimbangkan aturan tidak tertulis bagi penumpang pesawat terbang yang menjalani penerbangan semalaman

Baca Selengkapnya

5 Gejala Narkolepsi atau Tidur Mendadak

31 Oktober 2023

5 Gejala Narkolepsi atau Tidur Mendadak

Narkolepsi membuat orang secara mendadak merasa sangat lelah, kemudian tertidur

Baca Selengkapnya

4 Manfaat Tidur Menggunakan Guling

25 September 2023

4 Manfaat Tidur Menggunakan Guling

Tidur menggunakan guling tak sekadar kenyamanan, tapi juga ada manfaat lain

Baca Selengkapnya

5 Penyebab Seseorang Bangun Tidur Lebih Cepat Seiring Bertambahnya Usia

16 September 2023

5 Penyebab Seseorang Bangun Tidur Lebih Cepat Seiring Bertambahnya Usia

Sebuah penelitian menunjukan bahwa proses penuaan alami bisa mempengaruhi pola tidur karena otak menjadi kurang responsif seiring bertambahnya usia.

Baca Selengkapnya