Kasus Malpraktik Operasi Sedot Lemak di Depok: Bagaimana Prosedur yang Benar?

Jumat, 2 Agustus 2024 13:59 WIB

Klinik WSH Beauty tutup setelah kabar dugaan malptaktik yang mengakibatkan pasien asal Medan meninggal dunia usai sedot lemak di klinik di Jalan Ridwan Rais, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Depok, Sabtu, 27 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Wanita asal Medan meninggal dunia usai jalani operasi sedot lemak di klinik kecantikan WSJ Beauty pada 22 Juli lalu, kejadian ini mengerucut pada adanya dugaan malpraktik.

Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan, Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Arya Perdana mengungkapkan dokter yang menangani sedot lemak Ella Nanda Sari bukan dokter spesialis, melainkan dokter umum. "Beliau memang pernah mengikuti pelatihan untuk melakukan sedot lemak ini," kata Arya dikutip dari Antara Selasa, 30 Juli 2024.

Soal izin praktik klinik, berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan Depok, kata Arya, WSJ Beauty hanya memiliki izin operasional klinik pratama, yakni hanya bisa melakukan tindakan medis dasar. "Jadi bukan tindakan medis yang tindak lanjutan,” ucap dia

Adapun, operasi sedot lemak sering menjadi jalan pintas untuk memeroleh tubuh langsing ketimbang menggunakan metode non-bedah. Jenis operasi ini menggunakan alat hisap untuk menghilangkan lemak dari area tubuh, seperti perut, pinggul, paha, lengan, atau leher.

Sementara itu, penting untuk diketahui sebelum menjalani operasi sedot lemak, beberapa langkah persiapan perlu dilakukan. Mulanya, pasien berkonsultasi dengan dokter bedah kosmetik untuk menilai kelayakan dan membahas harapan yang realistis.

Advertising
Advertising

Dikutip dari WebMD, pada tahap ini, dokter akan menjelaskan prosedur secara rinci dan menyampaikan apa saja risiko yang terkait. Jika perlu, dokter juga akan menyarankan diet tertentu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Lebih lanjut, pasien akan diminta melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bahwa tubuhnya siap menghadapi operasi. Dokter akan memberikan instruksi khusus terkait makanan, minuman, dan obat-obatan yang perlu dihindari sebelum operasi.

Proses Operasi Sedot Lemak

Prosedur sedot lemak akan dimulai dengan memberikan anestesi pada pasien untuk memastikan ketidaknyamanan minimal selama operasi. Dinukil dari Cleveland Clinic, ada enam jenis liposuksi. Dua di antaranya yakni Tumescent liposuction yang melibatkan injeksi larutan anestesi dan cairan lainnya untuk mempermudah penghisapan lemak, dan Vibration Amplification of Sound Energy at Resonance (VASER), yang menggunakan energi getaran untuk memecah lemak sebelum dihisap.

Setelah anestesi bekerja, dokter akan membuat sayatan kecil dan memasukkan tabung hisap ke dalam lapisan lemak di bawah kulit. Tabung ini kemudian digerakkan maju-mundur untuk menghisap lemak secara hati-hati. Proses ini dapat memakan waktu beberapa jam tergantung pada area yang diatasi.

Perawatan Pascabedah

Usai menjalankan serangkaian prosedur tersebut, pasien akan dipantau di ruang pemulihan guna memastikan tidak ada komplikasi. Dokter akan memberikan petunjuk perawatan pascabedah yang meliputi penggunaan pembalut atau pakaian khusus untuk membantu penurunan bengkak dan mempercepat proses penyembuhan.

Menurut Mayo Clinic, pasien mungkin akan merasakan nyeri, bengkak, dan memar di area yang dioperasi selama beberapa hari.Oleh karena itu, dokter akan meresepkan obat penghilang rasa sakit dan memberikan panduan untuk menjaga luka agar tetap bersih dan kering.

Penting untuk mengikuti petunjuk dokter secara ketat, termasuk batasan aktivitas fisik selama beberapa minggu pertama. Penggunaan pakaian penekan juga kerap direkomendasikan untuk membantu menjaga bentuk tubuh baru dan mengurangi bengkak.

Meskipun sedot lemak dapat memberikan hasil yang memuaskan, namun perlu diingat bahwa setiap pembedahan memiliki risiko dan pertimbangan tersendiri. Konsultasi dengan dokter yang berpengalaman dan pemahaman menyeluruh terkait tahapan persiapan, prosedur, dan perawatan pascabedah adalah langkah kunci dalam menjalani operasi sedot lemak dengan aman dan efektif.

NI KADEK TRISNA CINTYA DEWI | PUTRI SAFIRA PITALOKA
Pilih editor: Kasus Selebgram Meninggal di Depok Setelah Sedot Lemak: Kilas Balik dan Upaya Polisi

Berita terkait

Dedi Mulyadi Beberkan Solusi Sejumlah Permasalahan di Depok

12 jam lalu

Dedi Mulyadi Beberkan Solusi Sejumlah Permasalahan di Depok

Dedi Mulyadi membeberkan sejumlah permasalahan di Depok saat KDM Menyapa di Lapangan BFC Kampung Banjaran Pucung, RT 02/05 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Rabu malam, 18 September 2024.

Baca Selengkapnya

KPU Depok Tetapkan DPT Pilkada 2024 Sebanyak 1.427.674 Pemilih

1 hari lalu

KPU Depok Tetapkan DPT Pilkada 2024 Sebanyak 1.427.674 Pemilih

KPU Depok menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2024 dengan 1.427.674 pemilih

Baca Selengkapnya

Sindikat Jual Beli Bayi di Depok Sasar Ibu-ibu saat Masih Mengandung, Transaksi Sehari Setelah Bayi Lahir

1 hari lalu

Sindikat Jual Beli Bayi di Depok Sasar Ibu-ibu saat Masih Mengandung, Transaksi Sehari Setelah Bayi Lahir

Sindikat jual beli bayi di Depok menyasar ibu-ibu yang masih mengandung. Bayi kemudian ditawar dengan harga Rp 45 juta.

Baca Selengkapnya

Terekam CCTV Pencurian HP iPhone Pegawai Coffee Shop di Depok Modus Tanya Lowongan Kerja

2 hari lalu

Terekam CCTV Pencurian HP iPhone Pegawai Coffee Shop di Depok Modus Tanya Lowongan Kerja

Berdasarkan rekaman CCTV, pencurian hp terjadi sekitar pukul pukul 11.00 WIB, Senin, 16 September 2024.

Baca Selengkapnya

Dua Pemuda di Depok Palak HP Pemilik Warung Madura Pakai Celurit

7 hari lalu

Dua Pemuda di Depok Palak HP Pemilik Warung Madura Pakai Celurit

.Dua pemuda itu mengancam pemilik warung Madura Gang Masjid At-Taqwa, Cipayung Depok untuk menyerahkan HP-nya.

Baca Selengkapnya

Mayat Bayi Perempuan dalam Tas Ditemukan Membusuk di Sebuah Gang di Depok

7 hari lalu

Mayat Bayi Perempuan dalam Tas Ditemukan Membusuk di Sebuah Gang di Depok

Warga Tapos Depok mengira bungkusan dalam tas itu sampah. Gang tersebut jalan pintas menuju Tol Cimanggis dan Kelurahan Jatijajar.

Baca Selengkapnya

Anggota TNI AD Nyaris Diamuk Massa Karena Ketahuan Mau Bobol Minimarket di Depok

7 hari lalu

Anggota TNI AD Nyaris Diamuk Massa Karena Ketahuan Mau Bobol Minimarket di Depok

Anggota TNI AD itu kabur dengan mobil saat warga memergoki aksinya. Ia kemudian menabrak ojol dan pembatas jalan. Pernah beraksi di 2 tempat.

Baca Selengkapnya

Polisi Gadungan Kuras Warisan Taruna Akmil di Depok Dituntut 2,8 Tahun Penjara

9 hari lalu

Polisi Gadungan Kuras Warisan Taruna Akmil di Depok Dituntut 2,8 Tahun Penjara

Yoga si polisi gadungan dipercaya untuk menjaga harta warisan selama korban menempuh pendidikan di Akmil Magelang

Baca Selengkapnya

Laporkan Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Juru Padam Sandi Klaim Didukung 80 Rekannya

10 hari lalu

Laporkan Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Juru Padam Sandi Klaim Didukung 80 Rekannya

Personel Damkar Depok, Sandi Butar Butar, menyerahkan 60 dokumen saat melaporkan dugaan korupsi di instansinya ke Kejaksaan Negeri Depok

Baca Selengkapnya

Sandi Juru Padam Laporkan Dugaan Korupsi Damkar Depok ke Kejaksaan

10 hari lalu

Sandi Juru Padam Laporkan Dugaan Korupsi Damkar Depok ke Kejaksaan

Sandi Butar Butar didampingi kuasa hukum Deolipa Yumara laporkan dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok ke Kejaksaan.

Baca Selengkapnya