Khasiat dan Manfaat Tanaman Kratom

Sabtu, 14 September 2024 18:00 WIB

Daun Kratom atau Mitragyna Speciosa. Kredit: Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Kratom adalah tanaman yang telah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan penduduk asli Asia Tenggara. Masyarakat telah memanfaatkan kratom selama berabad-abad sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Sejak awal abad ke-19, masyarakat lokal Kalimantan telah memanfaatkan daun tanaman kratom sebagai obat tradisional yang dapat mengatasi berbagai gangguan kesehatan secara turun temurun. Masyarakat biasanya mengonsumsi daun kratom dengan cara dikunyah seperti “menyirih”, diseduh, dan dihisap seperti rokok.

Adapun daun kratom juga dipercaya dapat meningkatkan gairah dalam bekerja dan menambah stamina tubuh. Seduhan daun kratom juga diyakini dapat meringankan diare, lelah, nyeri otot, batuk, menurunkan tekanan darah tinggi, menambah energi, meredakan nyeri, mengatasi gangguan tidur, gangguan cemas dan depresi, antidiabetes, dan antimalaria.

Kratom pertama kali digunakan sebagai pengganti opium oleh seorang Melayu (Malaysia) pada 1863. Sejak saat itulah, kratom dijadikan sebagai obat pengganti kecanduan opium yang menjadi masalah di Asia.

Hal ini dikarenakan tanaman kratom memiliki senyawa aktif mitraginin sehingga kratom mampu menggantikan kecanduan opium. Selain itu, Penggunaan kratom secara sistematis dengan dosis tertentu dapat digunakan untuk meningkatkan toleransi terhadap pengaruh opioid atau pengganti pengobatan untuk kecanduan opioid.

Advertising
Advertising

Karena berbagai manfaatnya itu, kratom banyak diekspor ke negara-negara Amerika Serikat dan Eropa. Tanaman kratom ini juga dianggap menjadi komoditas ekspor yang menjanjikan di Kalimantan.

Menurut data BPS yang diolah Kemendag, nilai ekspor kratom Indonesia sempat turun dari US$16,23 juta pada 2018 menjadi US$ 9,95 juta pada 2019. Nilai ekspor kratom kembali meningkat pada 2020, yakni US$13,16 juta dan terus menunjukkan tren meningkat hingga 2022. Kinerja ekspor yang positif ini terus berlanjut pada 2023. Tercatat sepanjang Januari-Mei 2023, nilai ekspor kratom Indonesia tumbuh 52,04 persen menjadi US$ 7,33 juta.

Akan tetapi, efek samping dari penggunaan kratom cukup membahayakan bila tidak sesuai takaran, misalnya menimbulkan efek kecanduan seperti narkotika.

NI KADEK TRISNA CINTYA DEWI | ANTARA |AGUNG SEDAYU | MOHAMMAD HATTA MUARABAGJA | HAN REVANDA PUTRA
Pilihan editor: Genjot Nilai Tambah dan Beri Kepastian Hukum, Pemerintah Izinkan Ekspor Kratom

Berita terkait

Subur di Wilayah Asia Tenggara, Ini Ciri Tanaman Kratom

5 hari lalu

Subur di Wilayah Asia Tenggara, Ini Ciri Tanaman Kratom

Kratom merupakan tanaman yang telah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan penduduk Asia Tenggara sebagai obat alami mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Baca Selengkapnya

5 Negara Termiskin di Asia Tenggara Berdasarkan PDB per Kapita 2024, Ada Indonesia?

6 hari lalu

5 Negara Termiskin di Asia Tenggara Berdasarkan PDB per Kapita 2024, Ada Indonesia?

Ini dia deretan negara di Asia Tenggara dengan PDB per kapita terendah pada April 2024 menurut data IMF. Indonesia ada diurutan ke-7.

Baca Selengkapnya

Genjot Nilai Tambah dan Beri Kepastian Hukum, Pemerintah Izinkan Ekpor Kratom

6 hari lalu

Genjot Nilai Tambah dan Beri Kepastian Hukum, Pemerintah Izinkan Ekpor Kratom

Melalui Permendag Nomor 20 Tahun 2024, pemerintah mengatur jenis dan ukuran komoditas kratom yang dilarang ekspor.

Baca Selengkapnya

Terbitkan Aturan Ekspor Kratom, Kemendag: Tingkatkan Nilai Tambah dan Beri Kepastian Hukum

9 hari lalu

Terbitkan Aturan Ekspor Kratom, Kemendag: Tingkatkan Nilai Tambah dan Beri Kepastian Hukum

Pengaturan ini merupakan hasil keputusan rapat internal tentang tata niaga ekspor kratom yang dipimpin Presiden Joko Widodo

Baca Selengkapnya

Pemerintah Resmi Atur Tata Niaga Ekspor Kratom

10 hari lalu

Pemerintah Resmi Atur Tata Niaga Ekspor Kratom

Pemerintah secara resmi mengatur kebijakan penanganan, pemanfaatan, dan perdagangan tanaman kratom.

Baca Selengkapnya

Paus Fransiskus Tiba di Timor Leste, 750 Ribu Orang Akan Hadiri Misa

10 hari lalu

Paus Fransiskus Tiba di Timor Leste, 750 Ribu Orang Akan Hadiri Misa

Paus Fransiskus mengunjungi Timor Leste setelah dari Papua Nugini. Ia diminta bicara soal kasus pelecehan seksual oleh Uskup Belo.

Baca Selengkapnya

5 Pantai Terbaik di Asia Tenggara Menurut Telegraph, Satu Ada di Sumba

17 hari lalu

5 Pantai Terbaik di Asia Tenggara Menurut Telegraph, Satu Ada di Sumba

Dari pantai di Thailand yang populer karena film The Beach hingga pantai di daerah terpencil di Sumba, inilah 5 pantai terbaik di Asia Tenggara

Baca Selengkapnya

Serba-serbi tentang Paus Fransiskus jelang Tur Asia Tenggara, termasuk Indonesia

20 hari lalu

Serba-serbi tentang Paus Fransiskus jelang Tur Asia Tenggara, termasuk Indonesia

Paus Fransiskus akan menempuh perjalanan sejauh 33.000 km untuk mengunjungi empat negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Baca Selengkapnya

Thailand Paling Banyak Didatangi Wisatawan Asing di Asia Tenggara

30 hari lalu

Thailand Paling Banyak Didatangi Wisatawan Asing di Asia Tenggara

Thailand mendapatkan kunjungan wisatawan asing sebanyak 17,5 juta selama semester pertama, sedangkan Indonesia sekitar 6,4 juta.

Baca Selengkapnya

Antler Tutup Penggalangan Dana SEA Fund II Rp 1,1 Triliun untuk Kembangkan Startup Asia Tenggara

31 hari lalu

Antler Tutup Penggalangan Dana SEA Fund II Rp 1,1 Triliun untuk Kembangkan Startup Asia Tenggara

Dalam waktu enam hingga sembilan bulan ke depan, Antler berencana menginvestasikan US$27 juta di 45 startup tahap awal.

Baca Selengkapnya