Misteri Jaket Merah Jokowi: Asli Solo, yang Beli Harus Sabar

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Defia Rosmaniar (kedua dari kiri atas) menunjukkan medali emasnya setelah memenangi nomor poomsae taekwondo dalam Asian Games 2018 di Jakarta, Ahad, 19 Agustus 2018. Defia mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kedua dari kiri bawah) yang turut menyaksikan langsung. Dokpri Tim CdM Indonesia.

    Defia Rosmaniar (kedua dari kiri atas) menunjukkan medali emasnya setelah memenangi nomor poomsae taekwondo dalam Asian Games 2018 di Jakarta, Ahad, 19 Agustus 2018. Defia mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kedua dari kiri bawah) yang turut menyaksikan langsung. Dokpri Tim CdM Indonesia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya busana Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali diperbincangkan, kali ini mengenai jaket merah yang ia kenakan ketika menonton pertandingan taekwondo di Asian Games, Minggu 19 Agustus 2018. Jaket tersebut dibuat oleh label asal Solo bernama Bulls Syndicate yang memproduksi pakaian untuk pengguna motor.

    Baca juga: Akhir Pekan, Begini Gaya Jokowi Liburan Bersama Jan Ethes

    Jaket tersebut dihiasi kata-kata slogan di bagian dada, lengan kanan dan belakang. Pada bagian dada kanan tertulis "Speedmaker", sementara tulisan "In Speed We Trust" menghiasi bagian lengan kanan.

    Merek jaket tersebut yang ditulis dalam huruf berwarna putih menghiasi bagian belakang, dengan tambahan kata "Motorcycle Worshiper".  Jaket keluaran April 2018 tersebut dijual seharga Rp375.000.

    Rupanya Jokowi mendapatkan jaket tersebut dari putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Aditya Koosnugroho dari Bulls Syndicate mengatakan awalnya Gibran sudah terlebih dahulu membeli jaket yang sama persis di Solo.

    Jaket tersebut dipakai oleh Gibran di acara Mata Najwa on Stage di Solo pada 12 Mei silam. Menurut Adit, pekan lalu Gibran meminta lagi satu jaket yang sama persis dengan yang dimilikinya.
    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri) memberi ucapan selamat kepada atlet Indonesia Lindswell (kedua kanan) usai bertanding dalam nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Ismar Patrizki
    "Setelah beli di toko, baru dibilang itu buat dipakai bapak, kami tidak menyangka itu dipakai saat Asian Games," ujar Adit ketika dihubungi Antara, Senin. "Keren, Jokowi support banget buat produk lokal," puji dia.

    Jaket yang rancangannya serupa jaket NASCAR (National Association for Stock Car Auto Racing) itu sedikit dimodifikasi agar nyaman digunakan sepanjang hari saat mengendarai motor. Bagian lengannya dibuat sedikit lebih panjang sehingga kulit terlindungi terik matahari. Sedangkan bagian lehernya dilengkapi kancing untuk melindungi tubuh dari angin yang menusuk pada malam hari. Setelah jaket tersebut dipakai presiden, banyak orang yang tertarik memiliki produk yang sama. Setidaknya ada sekitar 100 pesanan, tiga kali lipat dari biasanya.

    Baca juga: 2 Gaya Gaul Jokowi Saat Pembukaan Asian Games 2018

    "Notifikasi di IG cukup ramai, kewalahan juga balas satu-satu, via WhatsApp juga lumayan," kata dia.

    Unggahan jaket tersebut di akun Instagram resmi Bulls Syndicate itu mendapatkan komentar yang jauh lebih banyak dibandingkan unggahan lainnya. Kebanyakan warganet menyatakan minatnya untuk membeli jaket tersebut.

    Sebelum dipakai Jokowi, jaket merah ini juga sudah dipakai oleh pesohor-pesohor lain seperti Poppy Sovia sampai musisi Denny Chasmala. Berkat mereka, jaket ini sejak dulu banyak peminatnya.

    "Kemarin sudah masuk kloter kedua, sudah produksi ulang sekali. Karena dipakai teman-teman artis, jadi banyak yang minta. Untung pas mas Gibran minta, barangnya masih ada," tutur Adit.

    Jika ingin ikut memakai jaket yang sama dengan presiden Jokowi , Anda harus sabar menunggu karena stoknya kosong, tapi label ini akan kembali memproduksinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.