Minggu, 15 September 2019

Akan Naik Gunung? Pertimbangan Waktu Untuk Dapat Dampak Baik Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita naik gunung. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita naik gunung. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaNaik gunung adalah salah satu aktivitas yang semakin digemari masyarakat. Selain menambah pengalaman dan koleksi foto, para pendaki juga bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan seperti menguatkan otot kaki dan menyehatkan paru-paru.

    Untuk naik gunung, biasanya para pendaki perlu memperhitungkan waktu yang tepat. Sebab ini bisa mempengaruhi berbagai manfaat positif yang ingin diraih itu. Dalam acara Travel Addict Festival, travelpreneur dan penggagas komunitas Adventure Camp Yudi Kurniawan pun menyampaikan beberapa sarannya.

    Pertama, ini harus disesuaikan dengan gunung yang akan dituju. Yudi memberi contoh gunung gede. Menurutnya, gunung yang terletak di wilayah Jawa Barat ini secara vegetasi termasuk hutan tropis padat. Sehingga ia menyarankan untuk berangkat mendaki di pagi hari. “Sekitar jam 6 pagi itu bagus. Karena sejuk di perjalanan dan bisa menikmati pemandangan. Malam baru untuk istirahat,” katanya di Jakarta pada Sabtu, 7 September 2019.

    Apabila Anda akan pergi ke gunung Argapura di Jawa Timur, maka Yudi pun lebih menyarankan untuk berangkat pada sore atau malam hari, sekitar pukul lima hingga tujuh. Sebab untuk menuju ke atas puncak, Anda wajib melewati sabana. Sehingga tidak akan kondusif apabila dilakukan pada saat matahari masih terbit. “Jadi pelajari dulu gunung yang mau dinaiki itu apa. Supaya bisa menentukan waktu yang tepat,” katanya.

    Pertimbangan lain yang wajib dijadikan pertimbangan adalah bulan dengan curah hujan tinggi. Menurut Yudi, akan sangat baik bila satu grup naik gunung pada bulan Januari hingga Agustus. Ia tidak menyarankan saat naik gunung bulan September hingga Desember, sebab risiko untuk hal-hal yang tidak diinginkan akan lebih besar.

    “Pokoknya yang belakangnya ber itu menandakan hujan. Ini harus dihindari karena kalau hujan, treknya menjadi licin dan Anda mudah tergelincir. Tantangannya jadi lebih berat juga. Lebih baik pada saat panas atau kemarau saja,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.