Awasi Anak Main di Media Sosial, Ini Panduannya untuk Orang Tua

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Dari kiri ke kanan) Donny BU, Staf Ahli Menteri Menteri Komunikasi dan Informatika; Ellen Kusuma, Koordinator Sub Divisi Kekerasan Berbasis Gender Online SAFEnet, Kompol Adri Desas; dan Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik Facebook di Indonesia dalam sesi Diskusi Panel Aman di Media Sosial mengenai cara-cara yang dapat dilakukan untuk tetap aman di media sosial/Istimewa

    (Dari kiri ke kanan) Donny BU, Staf Ahli Menteri Menteri Komunikasi dan Informatika; Ellen Kusuma, Koordinator Sub Divisi Kekerasan Berbasis Gender Online SAFEnet, Kompol Adri Desas; dan Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik Facebook di Indonesia dalam sesi Diskusi Panel Aman di Media Sosial mengenai cara-cara yang dapat dilakukan untuk tetap aman di media sosial/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Media sosial telah menjadi bagian yang tak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia, dari kalangan remaja, dewasa muda, hingga orang tua. Sebagai pengguna media sosial, Anda mungkin pernah merasa khawatir dengan isu peretasan akun. Atau bagi para orang tua, Anda mungkin pernah merasa cemas dengan komentar tak pantas di akun anak remaja Anda.

    Instagram secara khusus meluncurkan panduan Instagram untuk orang tua dalam Bahasa Indonesia, yakni sumber informasi yang didesain untuk memberdayakan para orang tua di Indonesia dengan informasi seputar penggunaan Instagram di kalangan remaja. Bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan @ParentTalk.id, buku panduan ini memberikan informasi secara detil mengenai fitur-fitur yang bisa dimanfaatkan orang tua untuk menjaga keamanan anak-anak mereka saat menggunakan Instagram.

    Beberapa fitur keamanan yang disebutkan di dalam panduan ini adalah:

    1. Fitur Pengaturan Privasi, seperti:
    Privasi Akun: fitur kendali untuk menentukan siapa yang boleh dan tidak boleh melihat postingan dan berinteraksi dengan akun mereka.
    Blokir: fitur kendali untuk memblokir akun-akun yang tidak pantas atau saat mereka tak ingin lagi berinteraksi dengan akun tersebut.

    2. Fitur Pengaturan Interaksi, seperti:
    Kontrol Komentar: fitur kendali untuk menentukan siapa saja yang dapat mengomentari postingan mereka di Instagram.
    Filter Komentar: fitur untuk menyaring kata-kata yang bisa atau tidak bisa ditampilkan di kolom komentar akun Instagram mereka.

    3. Fitur Pengaturan Waktu, seperti:
    Dasbor ‘Aktivitas Anda’: fitur informasi mengenai waktu yang telah mereka habiskan di Instagram.
    Setel Pengingat Harian: fitur pengaturan batas waktu yang dialokasikan untuk menggunakan Instagram. Mereka akan mendapat notifikasi jika mereka mencapai batas waktu yang telah mereka tentukan sendiri.

    Ching Yee Wong, Kepala Komunikasi Instagram Asia Pasifik mengatakan timnya berterima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan ParentTalk atas kerjasama yang diberikan dalam menyusun Panduan Instagram untuk orang tua dalam bahasa Indonesia. Timnya pun memahami tantangan yang dialami orang tua dalam membesarkan anak-anak di era digital seperti sekarang ini. "Maka kami terus berupaya meluncurkan berbagai fitur dan sumber informasi seperti ini untuk memastikan pengguna kami di Indonesia mendapat pengalaman yang aman dan positif di platform kami,” kata Ching dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 25 September 2019.

    Panduan Instagram untuk orang tua bisa diakses di situs http://bit.ly/panduaninstagrampdf.

    Orang-orang menggunakan Facebook, Instagram dan WhatsApp untuk berbagi cerita, menemukan peluang ekonomi digital, dan terhubung dengan pengguna lain serta keluarga mereka. Acara Aman di Media Sosial merupakan salah satu bentuk upaya perusahaan-perusahaan Facebook untuk terus mengumpulkan saran dan berkolaborasi dengan pengguna, pemerintah, organisasi nonprofit, serta komunitas di Indonesia dalam menciptakan pengalaman yang senantiasa aman di dunia maya.

    Facebook, Instagram, dan WhatsApp mengadakan acara bertajuk Aman di Media Sosial yang bertujuan untuk membagi informasi terkini seputar fitur-fitur keamanan untuk pengguna di Indonesia. Selain itu, para undangan yang terdiri dari instansi pemerintah, organisasi nonprofit, dan komunitas juga mendapat kesempatan untuk berdiskusi secara terbuka dengan tim dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, serta pembicara tamu dari KOMINFO, Polda Metro Jaya, Sudah Dong, Into The Light, SAFEnet, serta Nola Baldy, selaku perwakilan pengguna orang tua dan Ayla Dimitri dari pengguna dewasa muda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.