Sedang Diet Karbohidrat, Siap-siap Efeknya Bau Mulut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi nasi (Pixabay.com)

    ilustrasi nasi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bau mulut memang menggangu dan menurunkan kepercayaan diri, meski bukan masalah penyakit yang sangat berbahaya atau serius. Aroma tidak sedap yang keluar dari mulut membuat seseorang menjadi minder dan malas bicara.

    Faktor pemicunya pun beragam. Dilansir dari WebMD dan HealthLine, berikut beberapa faktor penyebab bau mulut.

    #Kurang karbohidrat
    Memangkas asupan karbohidrat dan meningkatkan jumlah protein berakibat tubuh mulai membakar lemak untuk energi. Proses itu membuahkan suatu senyawa yang disebut keton dan dipercaya sebagai penyebab bau mulut. 

    ilustrasi obat (pixabay.com)

     #Obat
    Lebih dari 400 obat yang diresepkan dan dijual bebas, termasuk antidepresan dan obat alergi, dapat menghambat aliran air liur. Terhambatnya air liur menyebabkan terhambat pula pembersihan makanan dan bakteri di dalam mulut. Hasilnya, bau mulut pun timbul.

    #Buah kering
    Buah kering mengandung banyak sekali gula.  Menurut penelitian di Amerika Serikat, bakteri penyebab bau mulut dipercaya suka gula. Terlebih buah kering dapat tersangkut di antara gigi. Hal tersebut akan menyebabkan bau mulut apabila didiamkan lebih lama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.