Ingin Turunkan Berat Badan seperti Dewi Hughes, Kurangi Daging

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi daging merah. Pixabay.com

    Ilustrasi daging merah. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Keberhasilan presenter Dewi Hughes Menurunkan berat badan hingga 90 kilogram menarik perhatian banyak orang. Hughes mengaku hanya makan real food alias makanan alami, bukan olahan, dalam upayanya itu.

    Buat yang juga ingin menurunkan berat badan, mungkin tak ada salahnya memilah-milih makanan yang sehat. Daging merah salah satu jenis makanan yang biasa dihindari mereka yang ingin menurunkan berat badan.

    Para vegetarian atau akan menjadi vegetarian mungkin telah membaca serangkaian mitos tentang reaksi tubuh jika tidak mendapat asupan protein hewani, mulai metabolisme tubuh yang melambat hingga penurunan berat badan. Namun, semua anggapan itu masih harus diteliti kebenarannya.

    Lantas, apa yang akan terjadi bila konsumsi protein hewani dihentikan? Seperti dilansir Insider, inilah yang akan terjadi pada tubuh jika Anda berhenti memakan daging.

    Dewi Hughes. Instagram

    1. Elastisitas kulit akan meningkat
    Monica Auslander, pendiri Essence Nutrition, mengatakan elastisitas kulit akan meningkat seiring dengan meningkatnya asupan vitamin C yang dikonsumsi dari buah-buahan dan sayuran.

    "Peradangan dan panas dalam juga akan berkurang karena berkurangnya konsumsi daging," ujarnya.

    2. Berat badan tidak langsung berkurang
    Penurunan berat badan adalah mitos umum yang banyak dibicarakan terkait dengan vegetarian. Padahal, itu semua tidak benar. Vegetarian akan cenderung memakan karbohidrat olahan, seperti nasi atau roti, untuk memenuhi asupan tenaga. Karbohidrat inilah yang ternyata mempengaruhi berat badan seseorang.

    "Anda masih bisa kelebihan berat badan sekalipun berhenti makan daging," ujar Auslander.

    3. Metabolisme tubuh berubah
    Metabolisme tubuh tidak akan meningkat atau menurun begitu saja. Walau tidak makan daging, makanan yang mempengaruhi laju metabolisme masih terdapat dalam makanan karbohidrat olahan, seperti roti dan nasi.

    4. Rambut dan kuku lebih sehat
    Meningkatnya asupan makanan, seperti sayuran hijau dan buah-buahan, untuk tubuh akan membuat rambut dan kuku menjadi lebih sehat dan kuat.

    "Tapi bergantung pada faktor keturunan, jadi mungkin akan berbeda antara satu orang dan orang lainnya," kata Auslander.

    5. Meningkatkan stamina
    Bertambahnya asupan dari buah, sayuran, dan kacang-kacangan akan meningkatkan stamina dan energi tubuh sebab buah, sayur, dan kacang-kacangan lebih banyak mengandung nutrisi dan karbohidrat yang mampu meningkatkan tenaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.