COVID-19, ART Harian Tetap Datang atau Diistirahatkan?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi bersih-bersih rumah (Pixabay.com)

    ilustrasi bersih-bersih rumah (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita tentu tahu bahwa salah satu cara ampuh untuk menangkal virus corona adalah dengan menjaga kebersihan. Bukan hanya diri sendiri, namun kebersihan juga diterapkan pada lingkungan tempat tinggal.

    Sayangnya, tak jarang keluarga yang bimbang untuk tetap memanggil asisten rumah tangga harian atau tidak sebab meski bisa membersihkan tempat tinggal, COVID-19 dapat dibawa oleh pembantu yang pada akhirnya menjangkiti Anda dan keluarga.

    Jadi, haruskah kita tetap mendatangkan asisten rumah tangga atau mengistirahatkannya untuk semetara waktu? Direktur medis dalam program asisten dokter di North Central College, Illinois, Amerika Serikat, Ashwani Garg pun membagikan saran.

    Menurutnya, seluruh keputusan ada di tangan Anda. Namun, dalam mempertimbangkan suatu ketetapan, Anda bisa memperhatikan dua hal. Pertama, jika pembantu datang ke rumah, maka Anda harus mempersiapkan alat pelindung diri bagi mereka.

    “Anda harus menyiapkan masker, sarung tangan, dan pakaian untuk bisa memastikan bahwa pembantu tertutup selama bekerja di rumah. Tujuannya agar jika dia sakit, dia tidak bisa menularkannya pada Anda dan keluarga,” katanya, seperti dilansir dari situs Times of India.

    Namun, bagi yang tidak siap untuk menyiapkan pelindung, ada baiknya jika pekerjaan rumah dikerjakan sendiri bersama dengan seluruh anggota keluarga. Garg menjelaskan membersihkan rumah tidak seburuk yang dibayangkan karena ada manfaat yang bisa didapat dari bersih-bersih.

    “Membersihkan rumah bisa meredam hormon kortisol. Ini adalah hormon yang memproduksi stres. Sedangkan di rumah, kita mungkin merasa bosan dan takut akibat virus yang tidak kunjung usai. Dengan bersih-bersih, Anda pun ikut memelihara kesehatan mental,” ungkapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.