Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

3 Ciri Kehidupan Seks yang Sehat, Anda dan Pasangan Sudah Alami?

image-gnews
Ilustrasi bercinta. shutterstock.com
Ilustrasi bercinta. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hubungan seksual merupakan bagian dari setiap kehidupan pasangan suami istri. Sayangnya, masih minim pengetahuan masyarakat tentang kehidupan seks yang sehat dan benar.

Untuk dijadikan bahan evaluasi bagi setiap pasangan dalam menjalani hubungan intim, seksolog klinis atau psikolog seksual Zoya Amirin pun membagikan beberapa ciri yang sebaiknya seimbang dalam rumah tangga. Apa saja?

Pertama ialah seks dengan tujuan reproduksi. Tentunya sebagai pasangan, menjalankan hubungan intim banyak disertai oleh keinginan yang satu ini. “Salah satu orientasi yang harus dipikirkan adalah untuk mewarisi keturunan,” katanya dalam live Instagram bersama @halodkt pada Sabtu, 20 Juni 2020.

Baca: 5 Kesalahan Penyebab Hubungan Intim Tak Tahan Lama

Sayangnya, tak semua orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan momongan karena berbagai faktor. Untuk itu, tujuan lainnya yang tak kalah penting ialah seks sebagai bagian dari rekreasi. Menurut Zoya, setiap orang tentu akan menikmati suasana saat sedang berjalan-jalan ke tempat wisata.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hal tersebut pula yang diharapkan dapat dialami para pasangan suami istri saat berhubungan seksual. “Di setiap hubungan intim, harus ada juga orientasi untuk pleasure atau kenikmatan. Jadi kalau sudah menikah, jangan pernah memikirkan orgasme saja tapi juga bagaimana cara memuaskan pasangan,” katanya.

Terakhir, hubungan seksual yang baik dan sehat tentu juga diiringi dengan tujuan relasi. Zoya mengatakan bahwa ini adalah keinginan yang paling manusiawi. “Maksudnya saat bercinta, harus juga ada timbul rasa mencintai dan dicintai serta menyayangi dan disayangi. Sehingga hubungan pasangan suami istri terus terjalin erat,” katanya.

Nah dari ketiganya, apakah Anda dan pasangan sudah mengalami semuanya? Jika belum, mari perbaiki agar seluruhnya terpenuhi dan menjadikan kehidupan seks bersama kekasih sehat dan benar.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | INSTAGRAM

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Soal UU KIA, Dosen Filsafat UGM: Langkah Maju, tapi Masih Jauh Dianggap Kemenangan bagi Perempuan

1 hari lalu

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka
Soal UU KIA, Dosen Filsafat UGM: Langkah Maju, tapi Masih Jauh Dianggap Kemenangan bagi Perempuan

Pengesahan UU KIA turut disoroti Dosen Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM), Rachmad Hidayat. Bagaimana menurutnya?


Sering Dapat Informasi Keliru Bikin Remaja Kurang Paham Kesehatan Seksual

19 hari lalu

Ilustrasi remaja perempuan sedang melihat gawai. (Unsplash/Luke Porter)
Sering Dapat Informasi Keliru Bikin Remaja Kurang Paham Kesehatan Seksual

Remaja kerap menjadi korban misinformasi yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi. Ini akibatnya.


Ibu Hamil Konsumsi Paracetamol, Apa yang Perlu Jadi Perhatian?

42 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil berpikir. shutterstock.com
Ibu Hamil Konsumsi Paracetamol, Apa yang Perlu Jadi Perhatian?

Ibu hamil mengonsumsi paracetamol perlu baca artikel ini. Apa saja yang harus diperhatikan?


Ketahui 7 Fakta Ratu Lebah, Garda Terdepan dari Koloni Lebah

47 hari lalu

Ilustrasi lebah. Trade Vista
Ketahui 7 Fakta Ratu Lebah, Garda Terdepan dari Koloni Lebah

Ratu lebah merupakan anggota koloni lebah madu yang paling terkenal, berikut fakta-faktanya.


Psikolog Sebut Pentingnya Pendidikan Seksual pada Anak di Era Digital

53 hari lalu

Relawan Yayasan Kepedulian Untuk Anak (Kakak) memberikan sosialisasi dan edukasi untuk warga pada aksi bertajuk Jo Kawin Bocah, Stop Kekerasan dan Eksploitasi Seksual saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) Solo, Jawa Tengah, Ahad, 24 Juli 2022. Aksi tersebut digelar untuk memperingati Hari Anak Nasional. ANTARA/Maulana Surya
Psikolog Sebut Pentingnya Pendidikan Seksual pada Anak di Era Digital

Peran orang tua sangat penting untuk membuka informasi mengenai kesehatan dan pendidikan seksual kepada anak, khususnya anak perempuan.


Bagaimana Risiko Kehamilan pada Usia Terlalu Muda dan Terlalu Tua? Ini Penjelasan Wakil Dekan Kedokteran UI

53 hari lalu

Ilustrasi Kehamilan. TEMPO/Aditia Noviansyah
Bagaimana Risiko Kehamilan pada Usia Terlalu Muda dan Terlalu Tua? Ini Penjelasan Wakil Dekan Kedokteran UI

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UI memaparkan sejumlah risiko kehamilan di luar usia 20-35 tahun. Kondisi itu memerlukan antisipasi lebih dini.


Kepala BKKBN Bilang Calon Pengantin Mesti Paham Ini Agar Dapat Mencegah Anak Stunting

18 Maret 2024

Kepala BKKBN Bilang Calon Pengantin Mesti Paham Ini Agar Dapat Mencegah Anak Stunting

Pentingnya calon pengantin, kata Kepala BKKBN, memahami hal ini untuk mempersiapkan kehamilan dan mencegah anak stunting.


Ini Penyebab dan Cara Dokter Mendiagnosis Impotensi

9 Maret 2024

Ilustrasi disfungsi ereksi. Shutterstock
Ini Penyebab dan Cara Dokter Mendiagnosis Impotensi

Impotensi atau disfungsi ereksi (DE) adalah kondisi yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seksual seorang pria.


Sederet Fakta Gus Samsudin: Diduga Bikin Konten Suami Istri Boleh Tukar Pasangan, Kini Jadi Tersangka

2 Maret 2024

 Polisi membawa Gus Samsudin untuk diperiksa di Polda Jatim, Kamis, 29 Februarai 2024 atas pembuatan konten
Sederet Fakta Gus Samsudin: Diduga Bikin Konten Suami Istri Boleh Tukar Pasangan, Kini Jadi Tersangka

Viral video yang menarasikan pasangan suami istri boleh tukar pasangan. Samsudin, si pembuat video, kini telah dijadikan tersangka.


Kasus Sifilis Naik Pesat di AS, Ketahui Pemicu dan Pengobatannya

6 Februari 2024

Ilustrasi penis. Shutterstock
Kasus Sifilis Naik Pesat di AS, Ketahui Pemicu dan Pengobatannya

Kasus sifilis melonjak di Amerika Serikat. Penurunan perilaku seks aman, terutama pada anak-anak muda, disebut sebagai faktor kenaikan kasus sifilis.