Tanaman Obat dari Mangrove Dipercaya Bisa Sembuhkan Rematik

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi tanaman obat. ANTARA/Jafkhairi

    Koleksi tanaman obat. ANTARA/Jafkhairi

    TEMPO.CO, Jakarta - Obat herbal adalah obat tradisional yang berasal dari bahan-bahan alami tanaman obat telah disediakan alam. Obat tradisional telah lama dikenal dan digunakan oleh masyarakat indonesia. Belum lagi obat tradisional lebih mudah di terima masyarakat karna mudah di dapat dan lebih murah.

    Banyak orang berpendapat bahwa menggunakan tanaman obat atau obat herbal relatif lebih aman di bandingkan Obat sintesis. Walaupun demikian bukan berarti tanaman obat atau obat tradisional tidak memiliki efek samping yang merugikan bila penggunaannya kurang tepat. Khasiat herbal tidak di ragukan lagi, walaupun berbagai jenis herbal lainnya masih harus dikaji lebih lanjut manfaatnya.

    Bangsa Indonesia sudah sejak dulu memanfaatkan hasil alam untuk kelangsungan hidup. Salah satu hasil alam yang telah di kembangkan adalah tumbuhan mangrove. Banyak perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang telah mengeksplorasi berbagai tumbuhan sebagai sumber obat.Namun sayangnya belum banyak yang melirik khasiatnya. Ekstrak dan bahan mentah dari mangrove telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir untuk keperluan obat-obatan alamiah.

    Baca: 5 Tanaman Obat yang dapat Ditanam Sendiri di Rumah Jadi Bumbu Dapur dan Lalap

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, mangrove kaya akan senyawa steroid, sapomin, flavonoid dan tannin. Senyawa Saponin dari tumbuhan adalah glikosida dari triyerpene dam steroid, yanh larut dalam air dan mempunyai kemampuan membentuk buih sabun bila di kocok di air. Penggunaan Saponin sebagai diterjen alam dan racun ikan telah di kenal oleh masyarakat tradisional.

    Manfaat lain dari Saponin adalah sebagai spermisida (obat kontrasepsi laki-laki); antimikrobia, anti peradangan dan aktivitas sitotoksik (Mahato et al., 1988).

    Salah satu tumbuhan mangrove penghasil Saponin steroid dan sapogenin adalah Avicennia officinalis yang banyak tumbuh di pesisir Indonesia.
    Perkembangan pengobatan penyakit AIDS juga mendapatkan sumber bahan baru, seperti inhibitor HIV-2 telah di dikarakterisas dari spesies Colophyllum inophyllum yang tumbuh di Malaysia.

    Di Thailand dan pulau Jawa, daun dan akar Pluchea indica memiliki khasiat astringent, antipiretik, dan sebagai obat penurun panas. Daun segarnya digunakan sebagai obat borok dan bisul. Di Indo-China, daun dan tunas muda yang ditumbuk dan dicampur alkohol digunakan sebagai obat rematik dan sakit kudis.

    Selain pendukung penting untuk menjaga ekosistem, ikan-ikan, melindungi pantai, melindungi sungai dari abrasi, dan menahan angin kencang dari laut.

    Tumbuhan mangrove juga bisa dijadikan tanaman obat atau obat herbal. Seperti yang telah di disebutkan, cukup banyak manfaat yang bisa kita lihat dari tanaman tersebut mulai dari menjadi obat rematik, kudis, menghilangkan racun ikan bahkan dijadikan deterjen.

    ASMA AMIRAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.