Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Alasan Bayi Tidak Boleh Menggunakan Produk Mengandung Parfum

Editor

Nurhadi

image-gnews
Ilustrasi bayi menguap. Foto: Unsplash.com/Minnie Zhou
Ilustrasi bayi menguap. Foto: Unsplash.com/Minnie Zhou
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam perawatan bayi, pemilihan produk yang tepat menjadi sangat penting, terutama untuk kulit yang sensitif. Salah satu perhatian utama adalah penggunaan produk yang mengandung parfum atau pewangi.

Sumber parfum tak hanya ada di produk yang berkaitan langsung dengan bayi seperti sampo dan sabun. Namun, deterjen pencuci baju, pengharum ruangan, bahkan obat nyamuk juga mengandung parfum.

Dikutip dari Little Rituals, berikut adalah lima alasan mengapa bayi sebaiknya tidak menggunakan produk yang mengandung parfum.

1. Kulit Bayi yang Sensitif

Kulit bayi sangatlah sensitif, lembut, dan rentan terhadap iritasi. Kulit bayi membutuhkan cukup waktu untuk menjadi dewasa, sehingga bahan kimia yang terkandung dalam parfum membahayakan karena terserap di dalamnya.

Produk yang mengandung parfum atau pewangi dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif. Parfum dapat mengiritasi kulit bayi dan menyebabkan ruam kulit, gatal-gatal, atau bahkan dermatitis.

2. Potensi Toksik

Beberapa bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan parfum dapat bersifat toksik dan dapat diserap oleh kulit bayi dengan mudah. Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, terutama jika bayi terpapar secara terus-menerus.

3. Gangguan Pernafasan

Parfum dapat mengeluarkan zat kimia yang dapat mengganggu sistem pernapasan bayi, terutama jika mereka memiliki kondisi seperti asma atau alergi pernapasan. Paparan terus-menerus terhadap pewangi dalam produk sehari-hari juga dapat menyebabkan masalah pernapasan pada bayi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Masalah Kesehatan Jangka Panjang

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan produk dengan pewangi pada bayi dapat meningkatkan risiko perkembangan penyakit seperti asma dan alergi kulit pada masa mendatang. Paparan zat kimia dari parfum dapat merusak sistem kekebalan tubuh bayi dan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit.

6. Reaksi Alergi

Parfum adalah pemicu umum untuk reaksi alergi pada bayi. Beberapa bayi mungkin memiliki kulit yang lebih sensitif daripada yang lain, dan reaksi alergi dapat bervariasi dari kemerahan dan iritasi hingga ruam kulit dan bahkan pembengkakan. Penggunaan produk yang mengandung parfum pada bayi dapat meningkatkan risiko terjadinya reaksi alergi ini.

Berdasarkan alasan-alasan di atas, disarankan untuk menghindari penggunaan produk yang mengandung parfum atau pewangi pada bayi, terutama pada bayi yang memiliki riwayat kulit sensitif atau masalah pernapasan.

Pilihlah produk yang bebas dari pewangi dan bahan kimia berbahaya lainnya, dan pastikan untuk memeriksa label dengan cermat sebelum menggunakan produk pada bayi Anda.

Kesehatan kulit bayi adalah prioritas utama setiap orang tua. Dengan memilih produk yang tepat dan menghindari produk yang mengandung parfum, Anda dapat membantu melindungi kulit sensitif bayi Anda dari risiko iritasi dan reaksi alergi. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan kulit jika Anda memiliki kekhawatiran tentang produk yang aman digunakan pada bayi Anda.

Pilihan Editor: Kenapa Orang Suka Aroma Bayi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gejala Keracunan Kecubung dan Cara Menanganinya

17 jam lalu

Kecubung. Foto : Shutterstock
Gejala Keracunan Kecubung dan Cara Menanganinya

Sebagian orang memang sengaja mengonsumsi buah kecubung agar bisa mabuk dan berhalusinasi. Berikut gejala keracunan kecubung.


Dokter Anak Bagi Tips Pilih Pelembap untuk Bayi Baru Lahir

2 hari lalu

Ilustrasi bayi baru lahir. shutterstock.com
Dokter Anak Bagi Tips Pilih Pelembap untuk Bayi Baru Lahir

Orang tua diminta berhati-hati memilih produk perawatan kulit untuk bayi baru lahir, misalnya pelembap. Ini yang perlu diperhatikan.


Mengenal Vernix Caseosa, Lapisan Lemak Bayi Baru Lahir yang Lindungi Diri dari Infeksi

2 hari lalu

Ilustrasi ibu dan bayi di luar ruangan. Foto: Unsplash/Bethany Beck
Mengenal Vernix Caseosa, Lapisan Lemak Bayi Baru Lahir yang Lindungi Diri dari Infeksi

Lapisan lemak pada kulit bayi yang baru lahir bernama vernix caseosa berfungsi untuk melindungi bayi dari berbagai infeksi


Waspada, Bedak Tabur Bisa Bikin Bayi Kesulitan Bernapas

2 hari lalu

Ilustrasi bayi menguap. Foto: Unsplash.com/Minnie Zhou
Waspada, Bedak Tabur Bisa Bikin Bayi Kesulitan Bernapas

Bedak tabur memiliki berbentuk seperti serbuk-serbuk kecil yang mudah berterbangan di udara. Bayi bisa menghirup serbuk itu dan jadi sulit bernapas


Dokter Anak Ingatkan Bahaya Bedak Tabur pada Bayi Baru Lahir

2 hari lalu

Ilustrasi bedak bayi. Guardian.com
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Bedak Tabur pada Bayi Baru Lahir

Dokter anak menyebut beberapa bahaya bedak tabur bila diberikan pada bayi yang baru lahir. Berikut sarannya.


Tips Memilih Parfum untuk Pria

3 hari lalu

Ilustrasi parfum pria/Braven
Tips Memilih Parfum untuk Pria

Parfum telah menjadi bagian penting dari gaya hidup pria urban saat ini. Simak tips memilih parfum pria.


5 Cairan Termahal di Dunia, Ada Parfum, Darah, hingga Bisa Kobra

6 hari lalu

Seorang pekerja mengekstrak racun dari kalajengking untuk memproduksi obat homeopati Vidatox di LABIOFAM di Cienfuegos, Kuba, 3 Desember 2018. Para peneliti di Kuba telah menemukan bahwa racun dari kalajengking biru memiliki sifat anti-inflamasi dan pereda nyeri, dan mungkin dapat menunda pertumbuhan tumor pada beberapa pasien kanker. REUTERS/Stringer
5 Cairan Termahal di Dunia, Ada Parfum, Darah, hingga Bisa Kobra

Terdapat sejumlah cairan dengan harga tinggi, bisa mencapai ratusan juta rupiah per liter.


Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

9 hari lalu

Bayi ditimbang oleh  kader Posyandu saat pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Rawa Buaya, Jakarta, 27 Oktober 2023. Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan posyandu dengan memberikan imunisasi lengkap sebagai deteksi dini stunting. TEMPO/Fajar Januarta
Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

Orang tua diminta tidak khawatir memberikan vaksin kepada anak meski viral berita bayi meninggal setelah imunisasi.


Bayi Kembar 5 Lahir di RSUD Indramayu

9 hari lalu

Ilustrasi bayi kembar baru lahir. shutterstock.com
Bayi Kembar 5 Lahir di RSUD Indramayu

Tim medis RSUD Indramayu telah berhasil membantu proses kelahiran bayi kembar lima dari seorang ibu bernama Nuraeni.


Penyebab dan Gejala Radang Tenggorokan, Kapan Harus Penanganan Medis?

11 hari lalu

Radang Tenggorokan/Canva
Penyebab dan Gejala Radang Tenggorokan, Kapan Harus Penanganan Medis?

Gejala radang tenggorokan biasanya meliputi rasa sakit atau gatal di tenggorokan, kesulitan menelan, hingga demam. Kapan harus ditangani serius?