Ciptakan Budaya Sehat di Kantor kala Pandemi dengan Cara Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pekerja wanita/karyawan wanita. Tempo/Fardi Bestari

    Ilustrasi pekerja wanita/karyawan wanita. Tempo/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah perusahaan telah menerapkan aturan bekerja di kantor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masa pandemi Covid-19 ini. Esther Kristiningrum, dokter departemen medikal Kalbe Farma, mengatakan diperlukan kehati-hatian tinggi ketika masyarakat mulai menjalani pekerjaan di kantor. Pasalnya, klaster virus corona baru perkantoran telah terjadi di beberapa tempat.

    Dia mengimbau pekerja tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. "Penting sekali untuk tetap melakukan protokol kesehatan di kantor. Tetapi, tidak hanya di kantor saja begitu juga saat berangkat dari rumah dan pulang," katanya.

    Esther mengapresiasi banyak kantor yang sudah mulai melakukan skrining daring karyawan. Mereka yang sejak awal mengalami sakit tak terbatas pada gejala Covid-19 diizinkan untuk bekerja dari rumah. Mayoritas kantor juga telah memiliki petugas pengecekan suhu sebagai langkah skrining tambahan. Begitu juga dengan ketersediaan hand sanitizer di sejumlah titik serta akses terhadap air dan sabun untuk mencuci tangan.

    Esther menyebut beberapa perkantoran sudah meniadakan absensi dengan jari dan menggantinya dengan sistem tempel kartu atau absensi secara daring. Beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah ketika berada di ruang kerja. Dia mengingatkan agar perusahaan dan karyawan memastikan jarak paling tidak 1 meter atau lebih antara satu dan yang lain guna meminimalkan risiko.

    Baca juga: Kiat Mengatasi Salah Komunikasi di Tempat Kerja

    Jika tidak memungkinkan adanya pemberian jarak sosial, disarankan supaya kantor menerapkan kerja masuk kantor secara bergantian agar tidak terjadi kepadatan yang berisiko lebih tinggi menyebarkan virus. Dia melanjutkan titik penting lain adalah ketika jam makan siang, di mana pekerja pasti akan membuka masker. Cara meminimalkan risiko pada kondisi ini adalah dengan pemberian jarak atau sekat dan mempercepat jam makan sehingga pekerja tidak saling berbincang.

    "Walaupun sudah menjalankan protokol kesehatan secara maksimal dari diri sendiri, tapi terkadang lingkungan sekitar itu belum. Makanya, kita juga perlu dibekali dengan pertahanan yang baik," jelasnya.

    Esther menyebutkan sejumlah hal yang bisa menunjang daya tahan tubuh, antara lain istirahat dan tidur cukup, konsumsi makanan gizi seimbang, olahraga teratur, minum air putih cukup, dan juga mengelola stres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.