1 Tahun Pandemi, Cadbury Ajak Berterima Kasih karena Sudah Saling Menguatkan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi ucapan terima kasih (pixabay.com)

    ilustrasi ucapan terima kasih (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Maret 2021 menandakan satu tahun pandemi melanda Indonesia dan mengawali masa sulit bagi kita semua. Memahami kondisi tersebut, Cadbury ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk berhenti sejenak dan saling berbagi apresiasi dengan mengucapkan terima kasih khususnya orang terdekat khususnya kepada para tenaga kesehatan.

    Ungkapan terima kasih adalah sebuah ungkapan sederhana bermakna besar dan merupakan salah satu bentuk rasa syukur di setiap situasi dan kondisi yang memberikan afirmasi positif baik kepada diri sendiri maupun kepada sesama. Sebuah penelitian berjudul More gratitude, less materialism: The mediating role of life satisfaction menunjukkan kepuasan hidup berhubungan dengan rasa syukur, salah satunya melalui ungkapan terima kasih. Rasa terima kasih yang diinduksi secara eksperimental menghasilkan kepuasan yang lebih tinggi dalam kehidupan dan menghasilkan dampak positif terhadap lingkungan sosial.

    Salah satu cara untuk mengungkapkan terima kasih ini adalah dengan peluncuran kemasan spesial edisi terbatas bertajuk 'Terima Kasih'. Ungkapan terima kasih kemasan spesial ini dilengkapi dengan inspirasi kearifan lokal melalui persembahan ucapan terima kasih dalam Bahasa Indonesia dan 6 bahasa daerah yaitu Jawa, Betawi, Sunda, Manado, Batak dan Bali.

    Peluncuran Kemasan Terima Kasih Cadbury/Cadbury

    Head of Chocolate Mondelez Indonesia Rachel Angelina menjelaskan, peluncuran kemasan spesial ini merupakan untuk menginspirasi kebaikan dari setiap orang. Rachel menyadari bahwa setiap orang menjalani perjuangan tersendiri di tengah pandemi COVID-19. "Tapi ada banyak hal baik yang dapat kita lakukan dimulai dari hal kecil, contohnya melalui pemberian Cadbury Dairy Milk kemasan spesial 'Terima Kasih' dari hati kepada orang-orang terdekat yang telah membantu menguatkan kita dalam menghadapi masa sulit,” kata Rachel dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 5 Maret 2021.

    Cadbury mengajak masyarakat untuk memaknai rasa syukur dan ungkapan terima kasih. “Peluncuran kemasan spesial ini menjadi lebih bermakna karena hadir dengan edisi kearifan lokal yang bertujuan agar ucapan terima kasih dapat menjadi ungkapan yang lebih dekat dan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia yang kaya akan ragam budaya,” kata Rachel.

    Cadbury kembali bekerja sama dengan Alfamart dan Kitabisa.com dalam hal pengumpulan donasi berupa bantuan dana pendidikan untuk 100 orang calon perawat di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

    Head of Brand Partnership Kitabisa.com Marisa Thara mengatakan bahwa kampanye yang dihadirkan Cadbury kali ini menyadarkan kita bahwa hal baik ternyata bisa dilakukan melalui hal yang sederhana. “Kami sangat senang dapat menjadi bagian dalam kampanye Cadbury 'Terima Kasih' dan tentunya akan memastikan donasi tersebut sampai kepada 100 calon perawat dalam bentuk bantuan dana pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara kami dengan beberapa perawat yang bertugas, dijelaskan bahwa saat ini Indonesia masih kekurangan tenaga kesehatan, khususnya profesi perawat. Melalui donasi ini, kami berharap bantuan dana pendidikan tersebut dapat melahirkan calon perawat sebagai generasi penerus dari para tenaga kesehatan yang saat ini sedang berjuang melawan COVID-19,” kata Marisa.

    Senada dengan pernyataan dari Kitabisa.com, Solihin selaku Corporate Affairs Director Alfamart mengungkapkan bahwa Alfamart mengajak konsumen setia untuk berbagi kebaikan. “Kami telah beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan Cadbury dalam hal donasi. Kali ini kami ingin mengajak para konsumen turut berpartisipasi untuk memberikan donasi kepada para calon perawat,” kata Solihin

    “Melalui kampanye Cadbury 'Terima Kasih' kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi melahirkan 100 calon perawat sebagai bentuk kepedulian kepada para tenaga kesehatan di Indonesia,” kata Rachel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.