Mulut Kering dan Gangguan Pendengaran, Gejala Covid-19 Terbaru

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dengan gangguan telinga. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita dengan gangguan telinga. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hati-hati, penelitian terbaru mengungkap mulut kering hingga gangguan pendengaran menjadi gejala Covid-19 yang tak biasa. Gejala ini mulai muncul pada beberapa pasien.

    Menurut laporan terbaru dari National Institute of Health, setengah dari pasien Covid-19 mengalami gejala penyakit mulut selama infeksi. Ketika kasus Covid-19 terus bertambah dan virus corona terus bermutasi, orang-orang pun perlu mewaspadai beberapa gejala baru yang kurang dikenal dan mulai muncul pada banyak pasien.

    Dr. Gitali Bhagawati, kepala departemen mikrobiologi dan pengendalian infeksi Dharamshila Narayana Superspeciality Hospital mengatakan varian baru virus corona termasuk varian Inggris. Varian mutan ganda menyebar lebih cepat sehingga keragaman gejala juga terlihat.

    Virus corona baru tersebut sangat menular kepada semua kelompok umur, berada pada tingkat risiko yang sama. Adapun gejala umum infeksi adalah demam tinggi sampai rendah, batuk, pilek, sesak napas, pilek, nyeri badan, hilangnya rasa dan bau sudah umum terjadi.

    “Tapi gejala seperti mulut kering, tidak mengeluarkan air liur, masalah gastrointestinal, dan sakit kepala adalah gejala yang sekarang banyak dibicarakan,” katanya.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan kontak langsung dengan pasien Covid-19 atau melalui transmisi udara tetap menjadi penyebab utama penyebaran virus corona. Menurut CDC, gejala yang diketahui dan diidentifikasi oleh para peneliti global adalah demam, batuk, menggigil, sesak napas, atau kesulitan bernapas, gemetar berulang dengan nyeri otot, atau tubuh yang menggigil, sakit kepala, sakit tenggorokan, kehilangan rasa atau bau.

    CDC menyarankan perkembangan atau gejala Covid-19 yang tidak biasa tidak boleh dikesampingkan dan memerlukan pengujian, termasuk konjungtivitis atau mata merah, gangguan pendengaran, pendengaran berkurang, sakit telinga, dan sebagainya, serta gangguan gastrointestinal.

    Baca juga: Awas, Biduran dan Jari Bengkak Bisa Jadi Gejala Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H