Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kurang Gizi Sebabkan Kecerdasan Menurun dan IQ Kurang

Reporter

image-gnews
Ilustrasi gizi buruk. REUTERS
Ilustrasi gizi buruk. REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKurang gizi dapat menjadi pertanda atau penyebab awal anak mengalami stunting hingga menurunnya tingkat kecerdasan. Berat badan kurang bisa menyebabkan IQ rendah.

"Mulainya dari kekurangan gizi. Dari kekurangan gizi ini yang akan terjadi anaknya kenaikan berat badan tidak cukup atau weight faltering. Kalau tidak segera cari penyebabnya lama-lama dia akan mengalami underweight. Kalau sudah underweight, daya tahan tubuh bisa menurun, akhirnya terjadilah gizi buruk," ungkap spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik, Prof. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Ph.D, SpA(K).

"Ini mempengaruhi pembentukan hormon pertumbuhan sehingga ketika hormon pertumbuhan berkurang maka pertumbuhan tinggi badan juga berhenti. Kalau tidak segera diatasi, sampailah ke titik stunting. Yang ditakutkan justru karena dia enggak cukup makanan, perkembangan otak juga akan terhambat. Ini menyebabkan dia mengalami kecerdasan yang menurun," tambahnya.

Ia menjelaskan kekurangan gizi jangka panjang juga dapat menyebabkan oksidasi sehingga anak dapat mengalami kelebihan berat badan dan kemudian bisa mengalami penyakit tidak menular. Hal inilah yang harus dicegah sebab akan sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di masa depan.

"Karena kekurangan gizi jangka panjang juga bisa menyebabkan oksidasi. Jeleknya kalau ini sudah terjadi, mau dikasih makan yang normal pun lemaknya tetap ditahan sehingga berakhir dengan overweight dan di kemudian hari bisa menjadi penyakit tidak menular. Inilah yang menjadi masalah karena bisa mempengaruhi kualitas SDM," tegasnya.

Kenaikan berat badan yang tidak cukup atau weight faltering nyatanya dapat sangat berpengaruh terhadap IQ anak. Damayanti menjelaskan anak yang mengalami weight faltering selama dua bulan pertama, setelah berusia 8 tahun akan mengalami tingkat IQ yang berbeda 3-4 poin dari yang tidak pernah mengalaminya.

"Ternyata anak yang weight faltering pada dua bulan pertama kehidupan terbukti setelah 8 tahun IQ-nya beda dengan anak yang tidak pernah weight faltering sebanyak 3 sampai 4 poin. Itu kalau segera diatasi," jelas Damayanti. "Kalau tidak segera diatasi, maka akan terjadi kurang gizi, gizi buruk. Menurut penelitian, anak yang pernah mengalami kurang gizi, gizi buruk di usia 1 tahun pertama kehidupannya, 65 persen IQ-nya di bawah 90. Artinya, dia hanya mampu sekolah sampai SMP." 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

IQ rendah
Jika sampai terjadi stunting, ia menyebutkan IQ anak dapat menurun hingga 15-20 poin. Meski demikian, hal ini masih bisa diatasi dengan memberikan asupan makanan yang baik dan memberikan stimulasi yang tepat.

"Kalau jangka panjangnya sampai terjadi stunting, ternyata IQ-nya bisa turun sampai 15 hingga 20 poin, masih bisa balik enggak? Masih ada harapan kalau kita berikan asupan makanan dan stimulasi," ujar Damayanti. "Kalau dibilang 2 tahun sudah enggak bisa diapa-apakan lagi, itu salah. Ternyata kalau kita sedang memperbaiki sampai 2 tahun, kalau kita terus kontrol sampai usia 5 tahun, IQ-nya turun tidak terlalu banyak. Tetapi kalau sampai 9 tahun kita enggak kejar, maka ini cukup besar masalahnya yang berkurang. Artinya, sampai usia 5 tahun kita masih bisa kejar, bahkan sampai 9 tahun." 

Ia mengimbau apabila anak dengan weight faltering segera mencari dokter untuk mengetahui penyebab tidak mengalami kenaikan berat badan. Dengandemikian, maka stunting pun juga dapat dicegah.

"Begitu anaknya weight faltering, segera cari dokter untuk mencari kenapa anaknya berat badannya enggak naik. Menurut penelitian, weight faltering yang segera diatasi maka kita akan mencegah stunting 34 persen di 12 bulan, 24 persen di 24 bulan," tandasnya.

Baca juga: Hati-hati, Anak Stunting Lebih Berisiko Kena TBC

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inilah Kandungan Gizi 7 Olahan Daging Kurban yang Perlu Anda Ketahui

1 hari lalu

Aktivitas pekerja memotong daging sapi kurban saat Idul Adha 1445 H di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Perumda Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Senin, 17 Juni 2024. Perumda Dharma Jaya telah menjual 1.800 dari 2000 ekor sapi dan melibatkan 50 warga untuk tenaga pembantu proses penyembelihan hewan kurban, pemotongan ini akan berlangsung hingga 20 Juni 2024 yang melibatkan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Inilah Kandungan Gizi 7 Olahan Daging Kurban yang Perlu Anda Ketahui

Merujuk situs FatSecret, berikut kandungan gizi dari tujuh olahan daging kurban.


Jokowi Minta Pemerintah Capai Target 14 Persen Penurunan Stunting Walau Terkesan Ambisius

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan Posyandu Integrasi RW02, Cipete Utara, Jakarta,  Selasa 11 Juni 2024. Presiden yang ditemani Ibu Negara Iriana Jokowi meninjau upaya pencegahan stunting. Menurut WHO (2015), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. TEMPO/Subekti.
Jokowi Minta Pemerintah Capai Target 14 Persen Penurunan Stunting Walau Terkesan Ambisius

Presiden Jokowi meminta pemerintah bekerja keras mencapai target 14 persen dalam menurunkan angka prevalensi stunting, walau terkesan ambisius.


Pagi-pagi Jokowi dan Iriana Blusukan ke Gang Sempit, Cek Stunting di Posyandu Bogor

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana blusukan pada Selasa pagi, 11 Juni 2024, ke Posyandu Wijaya Kusuma, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat. TEMPO/Daniel A. Fajri
Pagi-pagi Jokowi dan Iriana Blusukan ke Gang Sempit, Cek Stunting di Posyandu Bogor

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana pagi ini blusukan di gang-gang sempit Kota Bogor untuk meninjau upaya pencegahan stunting.


Perlunya Kreativitas Keluarga Mengolah Pangan Lokal agar Tak Tergantung pada Mi

10 hari lalu

Ilustrasi keluarga makan bersama di meja makan. Foto: Freepik.com
Perlunya Kreativitas Keluarga Mengolah Pangan Lokal agar Tak Tergantung pada Mi

Masyarakat diminta kreatif mengelola pangan lokal dan tidak tergantung pada produk-produk hasil olahan gandum seperti mi instan.


Inilah 10 Makanan dan Minuman yang Merangsang Kecerdasan Otak Anak

10 hari lalu

Ilustrasi Anak Minum Susu/Istimewa
Inilah 10 Makanan dan Minuman yang Merangsang Kecerdasan Otak Anak

Makanan yang merangsang kecerdasan anak biasanya kaya akan nutrisi penting seperti asam lemak omega-3, antioksidan, vitamin, dan mineral


UNICEF: 9 dari 10 Anak di Gaza Menderita Kekurangan Gizi

12 hari lalu

Seorang anak Palestina menarik wadah air, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di selatan Kota Gaza, di Jalur Gaza, 3 Juni 2024. REUTERS/Mohammed Salem
UNICEF: 9 dari 10 Anak di Gaza Menderita Kekurangan Gizi

UNICEF menemukan banyak anak-anak di Gaza dan Somalia kekurangan makan yang parah akibat perang.


Peneliti Sebut Rokok Sebabkan Stunting dan Tingkatkan Angka Kemiskinan

17 hari lalu

Ilustrasi berhenti merokok. Pexel/George Morina
Peneliti Sebut Rokok Sebabkan Stunting dan Tingkatkan Angka Kemiskinan

Perokok lebih memilih membeli rokok dibanding membelanjakan untuk kebutuhan yang lebih penting.


Atasi Stunting dengan Tingkatkan Faktor Pencegahannya

17 hari lalu

Ilustrasi stunting diturunkan dari orang tua? (pixabay.com)
Atasi Stunting dengan Tingkatkan Faktor Pencegahannya

Salah satu faktor pencegahan stunting dengan meningkatkan kualitas hidup dalam berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi dan memperbaiki pola asuh.


Selain Pemenuhan Makronutrien dan Mikronutrien, Pemenuhan Susu Bantu Tumbuh Kembang Anak

17 hari lalu

Ilustrasi anak minum susu/Sarihusada
Selain Pemenuhan Makronutrien dan Mikronutrien, Pemenuhan Susu Bantu Tumbuh Kembang Anak

Zat besi bisa didapat salah satunya dari susu. Pemenuhan zat besi penting untuk mencegah anak terdekan stunting.


Makanan Bergizi Tak Cukup Hanya Sayur dan Buah

19 hari lalu

Ilustrasi daging kambing. Coway/Freepik.com
Makanan Bergizi Tak Cukup Hanya Sayur dan Buah

klaim bahwa makanan bergizi hanyalah sayur dan buah-buahan tidak berlaku untuk semua orang.