Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Malas Bergerak, Mengapa Gaya Hidup Mager tidak Sehat?

Reporter

Editor

Bram Setiawan

image-gnews
Ilustrasi wanita makan di tempat tidur. Freepik.com/Bearfotos
Ilustrasi wanita makan di tempat tidur. Freepik.com/Bearfotos
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -  Malas bergerak atau mager tergolong gaya hidup yang tidak sehat. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyarankan gaya hidup aktif untuk mencegah penyakit. 

Mager kurangnya aktivitas fisik yang berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh. Sport Sciences for Health memperkuat saran itu sekaligus menunjukkan peningkatan jumlah waktu tidak melakukan apa-apa berdampak buruk terhadap kesehatan mental.

Mager perlu dicegah

Gaya hidup sedentari atau sering diartikan malas bergerak itu pola perilaku yang minim melakukan aktivitas atau kegiatan fisik. Sering mager bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Menurut WHO, gaya hidup sedentari salah satu dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. 

Pada 2008, European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition (EPIC) melaporkan, kematian akibat kebiasaan malas gerak jumlahnya dua kali lebih banyak dibandingkan karena obesitas. Risiko mengalami lebih banyak masalah kesehatan akan  meningkat apabila diikuti dengan pola makan yang tidak seimbang dan kebiasaan tak sehat seperti merokok atau minum alkohol.

Saat bekerja sambil duduk lama, membungkuk atau melengkung menjadikan tulang belakang tegang. Paru-paru tidak mendapat ruang cukup untuk mengembang optimal sehingga kadar oksigen yang bisa diedarkan ke seluruh tubuh makin sedikit. Sirkulasi juga akan terganggu jika kurang bergerak. Kurangnya oksigen yang diterima otak bisa menyebabkan konsentrasi merosot.

Aktivitas fisik mampu merangsang aliran darah banyak oksigen ke otak dan memperbaiki sel juga jaringan. Kurang aktivitas fisik menyebabkan fungsi otak menurun sehingga dalam jangka panjang mengakibatkan gangguan fungsi kognitif.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Banyak manfaat dari olahraga salah satunya mencegah kemalasan. Berolahraga walaupun sebentar saja meningkatkan energi, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi kecemasan, stres, depresi. Coba membiasakan diri berjalan kaki atau bersepeda untuk melawan rasa malas.

Ada berbagai cara untuk tidur lebih nyenyak saat malam. Misalnya, tidak menonton sebelum tidur hingga membatasi waktu tidur siang tidak berlebihan. Selalu mengusahakan tidur selama tujuh jam hingga delapan jam setiap malam supaya merasa segar. Mengutip Verrywell Mind, rutinitas tidur yang sehat membantu pikiran merasa seimbang dan berenergi untuk lebih produktif.

Pilihan Editor: 5 Kiat Mencegah Malas Bergerak atau Mager

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ragam Alasan Orang Kehilangan Cinta dan Hubungan Berantakan

2 hari lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar/berpisah. Shutterstock
Ragam Alasan Orang Kehilangan Cinta dan Hubungan Berantakan

Ada beberapa alasan kita tak cinta lagi pada pasangan sehingga berujung perpisahan. Berikut di antaranya.


Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

3 hari lalu

Ilustrasi bayi tidur. Foto: Freepik.com/user18526052
Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

Dokter menjelaskan cara tidur yang sehat perlu diajarkan pada anak sejak dini untuk meningkatkan kualitas hidup.


Tips Tetap Nyaman Naik Penerbangan Malam Hari saat Traveling

3 hari lalu

Ilustrasi pemakaian penutup mata di pesawat. Shutterstock
Tips Tetap Nyaman Naik Penerbangan Malam Hari saat Traveling

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat penumpang lebih nyaman saat harus ikut penerbangan antara malam sampai pagi hari.


Psikolog Bagi Saran Cegah Lansia Depresi karena Kesepian

3 hari lalu

Ilustrasi wanita tersenyum pada orang tua atau lansia di panti jompo. shutterstock.com
Psikolog Bagi Saran Cegah Lansia Depresi karena Kesepian

Lansia perlu menjaga komunikasi dan tetap terhubung secara sosial untuk mencegah depresi karena kesepian.


Narapidana Ditemukan Meninggal di Lapas Pemuda Tangerang, Kalapas: Diduga Depresi

5 hari lalu

Lembaga Pemasyarakatan Pemuda  Kelas II A Tangerang, Rabu 19 Juni 2024. FOTO:AYU CIPTA
Narapidana Ditemukan Meninggal di Lapas Pemuda Tangerang, Kalapas: Diduga Depresi

Narapidana perkara perampokan itu sebelumnya ditempatkan di Blok F Lapas Pemuda dan sedang kuliah di Fakultas Agama Islam di Kampus Kehidupan.


5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

10 hari lalu

Generasi Z. Foto: Freepik.com/pch.vector
5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

Generasi Z menghadapi tantangan yang kompleks dan beragam dalam kehidupan mereka.


Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

10 hari lalu

Ilustrasi migrain. Shutterstock
Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

Neurolog menyebut perempuan lebih berisiko mengalami migrain dibanding laki-laki dengan risiko kambuh lebih tinggi dan waktu pemulihan lebih lama.


PPATK: Kasus Judi Online di Indonesia Sentuh Angka 100 Triliun, Ini 8 Dampak Negatifnya dalam Kehidupan

11 hari lalu

Ilustrasi depresi. Shutterstock
PPATK: Kasus Judi Online di Indonesia Sentuh Angka 100 Triliun, Ini 8 Dampak Negatifnya dalam Kehidupan

Judi online disebut sangat merusak dan berbahaya


Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

12 hari lalu

Ilustrasi mengurangi stress. Freepik.com/fabrikasimf
Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan.


Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

12 hari lalu

ilustrasi stres (pixabay.com)
Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan, termasuk jantung dan pernapasan.