Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hari Matematika Internasional, Apa Manfaat Mempelajarinya?

Reporter

image-gnews
ilustrasi matematika (pixabay.com)
ilustrasi matematika (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hari Matematika Internasional atau Pi Day diperingati setiap 14 Maret. Sayangnya, tak semua anak menyukai pelajaran yang sering dianggap sulit ini. Psikolog anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan belajar matematika tidak hanya berkaitan dengan akademis tapi juga dapat berhubungan dengan pengembangan keterampilan nonteknis anak.

"Belajar matematika itu tentu tidak hanya berkaitan dengan akademis tapi juga dengan pengembangan soft skill," ungkap Vera.

Pengembangan keterampilan nonteknis yang dimaksudnya antara lain belajar sistematisasi, urutan atau sequencing, serta mengembangkan rasa ingin tahu. Menurut Vera, semua hal itu tentu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, cukup banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa, yang tidak suka matematika. Secara psikologis, Vera mengatakan hal tersebut dapat dipicu pengalaman yang tidak menyenangkan saat mempelajarinya.

"Misalnya, saat belajar matematika di rumah selalu diwarnai bentakan atau ketidaksabaran orang tua dalam mengajari anak," ujar Vera.

Untuk itu, ia pun mengingatkan saat menemani anak belajar matematika, orang tua harus memastikan kegiatan tersebut akan menyenangkan bagi anak.

"Lebih kaitkan dengan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari dan tentu sampaikan dengan cara yang menyenangkan," paparnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Butuh kesabaran orang tua
Ia menjelaskan orang tua juga harus memahami kemampuan anak dalam memahami matematika bisa berbeda-beda sehingga dibutuhkan kesabaran.

"Jadi, siapkan diri dulu sebelum mendampingi anak, siapkan emosi yang tenang dan sudah sempat istirahat sejenak jika habis pulang kantor. Pahami kalau anak butuh bimbingan kita, bukan tekanan," kata Vera. "Sadari jika memang sudah mencapai batas kesabaran, tidak ada salahnya untuk ambil jeda."

Vera pun menambahkan orang tua juga perlu menjalin komunikasi yang baik dengan guru di sekolah sehingga mendapatkan masukan tentang bagaimana mengajarkan penyelesaian suatu soal matematika.

Pilihan Editor: Tips agar Anak Suka Matematika

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Apakah Normal BAB setelah Makan? Berikut Penjelasannya

11 jam lalu

Ilustrasi wanita di toilet. Shutterstock
Apakah Normal BAB setelah Makan? Berikut Penjelasannya

Orang mengalami rasa ingin buang air besar (BAB) ketika selesai makan adalah sebuah hal yang normal.


UNRWA : 50.000 Anak Palestina di Gaza Kekurangan Gizi Akut

3 hari lalu

Shaima menatap putranya, Fadi, yang menurutnya menderita fibrosis kistik dan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan tanda-tanda malnutrisi akut yang parah, saat ia duduk di tempat tidur Rumah Sakit Kamal Adwan, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Gaza, dalam gambar diam yang diambil dari video yang dirilis 21 Maret 2024. World Health Organization (WHO)/Handout via REUTERS
UNRWA : 50.000 Anak Palestina di Gaza Kekurangan Gizi Akut

UNRWA melaporkan bahwa lebih dari 50.000 anak Palestina di Jalur Gaza sangat membutuhkan perawatan karena kekurangan gizi akut.


BPJS Ketenagakerjaan Sambut Hari Keluarga Nasional dengan Kids Go to Office

3 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan selenggarakan kegiatan
BPJS Ketenagakerjaan Sambut Hari Keluarga Nasional dengan Kids Go to Office

Sambut momentum Hari Keluarga Nasional, BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan "Kids Go to Office" bagi anak-anak karyawan.


Anak-anak di Gaza Sambut Idul Adha dengan Kesedihan dan Penderitaan

4 hari lalu

Seorang anak pengungsi Palestina membawa wadah air di kamp pengungsi Jabalia, menyusul serangan Israel, di Jalur Gaza utara, 2 Juni 2024. REUTERS/Mahmoud Issa
Anak-anak di Gaza Sambut Idul Adha dengan Kesedihan dan Penderitaan

Saat umat Islam di seluruh dunia bersiap merayakan Idul Adha pada akhir pekan ini, anak-anak di Gaza menyambutnya dalam kesedihan dan penderitaan


Perlunya Guru dan Orang Tua Bangun Kemampuan Literasi Numerasi Anak

5 hari lalu

Ilustrasi anak mengerjakan soal/matematika. Shutterstock
Perlunya Guru dan Orang Tua Bangun Kemampuan Literasi Numerasi Anak

Pakar pendidikan menyarankan para guru dan orang tua membangun kemampuan literasi dan numerasi anak. Simak caranya.


Prabowo: Indonesia Siap Tampung Anak-anak Palestina yang Alami Trauma

5 hari lalu

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di sela-sela KTT untuk Gaza yang berlangsung di Amman, Yordania pada Selasa, 11 Juni 2024. Dok: Istimewa
Prabowo: Indonesia Siap Tampung Anak-anak Palestina yang Alami Trauma

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan Indonesia siap menampung anak-anak Palestina yang mengalami trauma


PBB: Hampir 40 Persen Anak-anak Tewas dalam Konflik pada 2023 Berasal dari Gaza

6 hari lalu

Seorang anak Palestina memegang boneka di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. Pasukan Israel juga telah menghancurkan infrastruktur kamp, termasuk saluran pembuangan limbah, listrik, dan jaringan air, dan listrik telah diputus. REUTERS/Raneen Sawafta
PBB: Hampir 40 Persen Anak-anak Tewas dalam Konflik pada 2023 Berasal dari Gaza

Anak-anak di Gaza menyumbang hampir 40 persen anak yang tewas dalam konflik global tahun lalu, menurut laporan PBB


Polwan yang Bakar Suaminya karena Judi Online Ditahan, Bagaimana Nasib Ketiga Anaknya?

6 hari lalu

Anggota Polres Jombang Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal dunia akibat dibakar istrinya yang juga anggota Polwan. ANTARA/HO-Polres Jombang
Polwan yang Bakar Suaminya karena Judi Online Ditahan, Bagaimana Nasib Ketiga Anaknya?

Polwan yang bakar suaminya karena judi online akan mendapat hak khusus sesuai undang-undang dengan ditempatkan di pusat pelayanan terpadu Polda Jatim.


Israel dan Hamas Masuk Daftar Hitam PBB karena Kekerasan terhadap Anak

6 hari lalu

Sidra, warga Palestina yang berusia 7 tahun yang menjadi korban rudal Israel. FOTO/X Husam Zomlot
Israel dan Hamas Masuk Daftar Hitam PBB karena Kekerasan terhadap Anak

PBB mencatat pasukan Israel, Hamas, Rusia dan pihak-pihak berkonflik di Sudan ke dalam daftar hitam atas kekerasan terhadap anak.


Psikolog Minta Orang Tua Jauhi Gawai saat Bermain dengan Anak

7 hari lalu

Ilustrasi orang tua bermain dengan anak. Foto: Freepik.com/Jcomp
Psikolog Minta Orang Tua Jauhi Gawai saat Bermain dengan Anak

Sangat penting bagi orang tua meluangkan waktu untuk bermain dengan anak karena akan mempengaruhi tumbuh kembangnya dan tanpa gawai.