Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tips Hadapi Orang Tua Beracun dari Psikolog

Reporter

image-gnews
Ilustrasi anak dan orang tua. Freepik.com/Peoplecreations
Ilustrasi anak dan orang tua. Freepik.com/Peoplecreations
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tinggal bersama orang tua toxic memang menyiksa batin dan mental. Dinamika beracun antara orang tua dan anak tak hanya terjadi sekali saja tapi berkali-kali. Mereka mengontrol, menyalahkan, terlalu mengkritik, mengabaikan. 

Bagaimana cara menghadapi hidup yang penuh tekanan dari orang tua? Satu hal penting yang harus diingat saat hidup dengan orang tua toxic adalah, "Kenali satu-satunya orang yang bisa berubah adalah Anda sendiri," jelas Peg Streep, penulis Daughter Detox: Recovering from an Unloving Mother and Reclaiming Your Life, kepada HuffPost. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

Tetapkan batasan
Ketahui apa yang diinginkan dari batasan ini dan sampaikan dengan jelas pada orang tua. Memang tak mudah dilakukan tapi hal ini akan membuat keadaan lebih nyaman.

Bila perlu, batasi kontak dengan orang tua 
Jika batasan yang sudah dibuat tak dihormati orang tua, pertimbangkan untuk membatasi kontak. Artinya, komunikasi cukup lewat email atau telepon singkat.

"Orang tua tak langsung berubah dan menjadi tak beracun. Anda perlu menjaga jarak untuk memulihkan diri walau rasanya seperti menelan pil pahit," ujar psikolog Chivonna Childs kepada Cleveland Clinic. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pahami, reaksi negatif orang tua bukan pertanda Anda salah
"Orang terkadang menyerang, mengritik, dan mengabaikan bukan karena kita berbuat salah tapi karena mereka marah kita berlaku benar," tutur psikolog klinis Craig Malkin.

Konsultasi ke terapis
Strategi terbaik untuk mengontrol situasi sulit ini adalah dengan berkonsultasi ke terapis, ujar Streep. Berkonsultasi dengan ahli juga untuk mencari cara sehat agar bisa menghadapi orang tua beracun.

Pilihan Editor: Saran Psikolog buat yang Ingin Memasukkan Anak ke Pondok Pesantren

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Judi Online Faktor Utama Penyebab Perceraian, Psikolog: Harus Diterapi untuk Lepas dari Kecanduan

5 hari lalu

Ilustrasi pemain judi online. Selain wartawan, Menkominfo Budi Arie mengungkapkan bahwa pegawai di Kementerian Komunikasi dan Informatika juga terlibat praktik judi online. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Judi Online Faktor Utama Penyebab Perceraian, Psikolog: Harus Diterapi untuk Lepas dari Kecanduan

Judi online disebabkan oleh lingkungan dan pergaulan yang dekat dengan aktivitas ini.


Perceraian Massal di Gresik Dipicu Judi Online, Psikolog UI: Berdampak Suka Bohong dan Gangguan Emosi

5 hari lalu

Ilustrasi pemain judi online. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie akan mengumumkan karyawan dari Kementerian Kominfo yang bermain judi online, pada Kamis, 27 Juni 2024 mendatang. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Perceraian Massal di Gresik Dipicu Judi Online, Psikolog UI: Berdampak Suka Bohong dan Gangguan Emosi

Dampak judi online berujung pada sifat suka berbohong dan emosi tidak stabil akibat stres akan kekalahan.


Psikolog Ingatkan Agar Ibu Tetap Berikan ASI Walau sedang Alami Baby Blues

9 hari lalu

Ilustrasi baby blues. shutterstock.com
Psikolog Ingatkan Agar Ibu Tetap Berikan ASI Walau sedang Alami Baby Blues

Para ibu dengan baby blues, disarankan untuk tetap mendapatkan makanan yang bergizi dan teratur untuk menjaga energi dan kesejahteraan.


5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

13 hari lalu

Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com
5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

Meski baik menerapkan standar tinggi, tak jarang orang tua bersikap terlalu keras pada anak-anak. Berikut contohnya.


Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

15 hari lalu

Ilustrasi anak bersekolah. shutterstock.com
Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

Setelah masa liburan, waktu ketika anak akan memulai masuk sekolah menjadi tantangan bagi orang tua


Liburan ke Pantai, Waspadai Sengatan Ubur-ubur. Pahami Cara Mengatasinya

15 hari lalu

Ubur-Ubur Kotak, binatang dengan bisa paling beracun di dunia. (Sydney.edu.au/AAP Photo/Kelvin Aitken)
Liburan ke Pantai, Waspadai Sengatan Ubur-ubur. Pahami Cara Mengatasinya

Sengatan ubur-ubur bisa menimbulkan gejala berbeda pada setiap orang, begitu juga keparahannya, juga jenis ubur-ubur yang menyengat.


Senang Hamil Anak Kembar? Tetap Pahami Risikonya

15 hari lalu

Ilustrasi anak kembar. shutterstock.com
Senang Hamil Anak Kembar? Tetap Pahami Risikonya

Tentu saja setiap orang tua boleh senang ketika ibu hamil anak kembar. Namun ada beberapa risiko yang wajib dipahami ketika berada di kondisi itu.


Anak Masuk Sekolah, Tips Siapkan Mental Buah Hati

17 hari lalu

Ilustrasi orang tua antar anaknya ke sekolah. skim.gs
Anak Masuk Sekolah, Tips Siapkan Mental Buah Hati

Tidak terasa sebentar lagi anak masuk sekolah. Simak tips siapkan mental anak agar semangat jalani sekolah.


Saran Psikolog agar Anak Mudah Beradaptasi di Sekolah Baru

18 hari lalu

Ilustrasi anak siap masuk sekolah dasar. shutterstock.com
Saran Psikolog agar Anak Mudah Beradaptasi di Sekolah Baru

Psikolog mengatakan pola pikir positif yang telah ditanamkan orang tua di rumah dapat membantu anak mudah beradaptasi di lingkungan sekolah baru.


Ragam Hal yang Perlu Disiapkan Orang Tua sebelum Anak Masuk SD

18 hari lalu

Ilustrasi anak SD. Tempo/Budi Yanto
Ragam Hal yang Perlu Disiapkan Orang Tua sebelum Anak Masuk SD

Kemandirian perlu diajarkan pada anak untuk menghindarkannya dari dampak buruk bila masuk SD. Berikut saran psikolog.