Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tetap Kreatif dan Produktif di Usia Lanjut dengan Langkah Berikut

Reporter

image-gnews
Ilustrasi lansia berkebun. shutterstock.com
Ilustrasi lansia berkebun. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang khawatir memasuki usia tua karena pencapaian usia lanjut sering tidak dianggap sebagai sebuah prestasi. Sebabnya, ketika memasuki tahap lanjut dari proses kehidupan tersebut terjadi penurunan kemampuan tubuh dan perubahan psiko-emosional.

Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Tara de Thouars, memberi saran bagi anak-anak menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia berdasarkan emosi yang dominan pada dirinya, seperti cemas, sedih, dan sering marah. Stres adalah hal normal yang dialami seseorang seiring berbagai perubahan, seperti fisik, sehingga mungkin belum tentu semua orang dan lansia bisa menerima perubahan kondisi itu dengan baik.

Orang bisa merasa frustrasi ketika tidak lagi bisa melakukan aktivitas fisik yang bisa dilakukan waktu muda. Untuk itu sangat penting bagi yang memasuki usia lanjut untuk tetap aktif sambil menjaga interaksi sosial. Salah satu yang bisa dilakukan lansia agar bahagia adalah dengan terus melakukan hobi atau mempelajari hal baru yang dapat merangsang kemampuan kognitif sehingga dapat mendukung kesehatan mental.

Fisik yang sehat dan motivasi diri yang baik tidak menjadikan usia sebagai halangan untuk tetap produktif dan berkarya. Pemerintah Indonesia kini menyiapkan program dan pelayanan bagi lansia di bawah pengelolaan sejumlah instansi terkait, antara lain Kemenko PMK, Kementerian Sosial, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dengan fokus pada upaya memberikan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan di masa tua.

Pemerintah ingin lansia melewati masa tua yang sehat dan bahagia, dengan merancang program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk mewujudkan lansia sejahtera, bermartabat, dan bahagia sejak dini. Upaya itu antara lain dengan membuat program jaminansosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan NonTunai (BPNT), jaminan pensiun, dan jaminan kesehatan.

Selain itu, pemerintah mengaktifkan balai-balai sosial dan kesehatan yang bisa memenuhi kebutuhan lansia sementara BKKBN menyelenggarakan Sekolah Lanjut Usia untuk membangun persepsi mengenai belajar sepanjang hayat bagi para warga senior. Saat ini, ada kurang lebih 400 Sekolah Lansia yang tersebar di seluruh Indonesia. Di 2024, BKKBN menargetkan setiap kota/kabupaten ada satu Sekolah Lansia sehingga akan berdiri kurang lebih 350 Sekolah Lansia yang baru.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Lowongan kerja bagi lansia
Sekolah Lansia merupakan model pendidikan nonformal yang menerapkan kurikulum terpadu dengan memanfaatkan latihan, permainan, dan senam untuk memberikan pengetahuan kepada peserta bagaimana menjaga kemandirian dan mencegah penyakit degeneratif. Kepedulian terhadap warga senior telah dirintis pihak swasta dengan membuka lowongan kerja bagi lansia sebagai tenaga kerja di restoran dan kafe.

Para karyawan lansia yang diterima akan bekerja selama lima hari dalam sepekan sebagai pelayan. Tugasnya menerima pesanan dari pelanggan dan menyajikan hidangan dengan keramahan dan senyuman. Jam kerja karyawan lansia hanya empat jam dengan satu jam istirahat. Selain jadwal kerja yang fleksibel, karyawan lansia juga akan mendapatkan beberapa manfaat lain seperti gaji bulanan dan akses ke layanan katering karyawan.

Terobosan dengan membuka lapangan kerja bagi warga berusia di atas 60 tahun itu sempat meramaikan dunia maya dan mendapat tanggapan positif masyarakat dengan harapan langkah tersebut dapat diikuti perusahaan-perusahaan lain di Indonesia. Menjadi tua itu pasti namun orang dapat membingkai ulang istilah lansia sebagai hal yang baik apabila dapat memposisikan penuaan dan senioritas dalam sudut pandang lebih positif, yakni tetap kreatif dan produktif.

Pilihan Editor: Hari Lanjut Usia Nasional, Ini Saran Pakar Gizi agar Tetap Sehat di Usia Senja

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terpopuler: Sempat Membantah BPOM Akhirnya Tarik Roti Okko, Sandiaga Sebut Golden Visa untuk Menstimulus Investasi di IKN

7 jam lalu

Roti Okko. rotiokko.com
Terpopuler: Sempat Membantah BPOM Akhirnya Tarik Roti Okko, Sandiaga Sebut Golden Visa untuk Menstimulus Investasi di IKN

BPOM memerintahkan penarikan roti bermerek Okko dari pasaran usai temuan unsur natrium dehidroasetat sebagai bahan tambahan pangan pada produk itu.


6 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan Bagi Lansia, Apa Lagi Selain untuk Kesehatan Mental?

1 hari lalu

Ilustrasi anjing dan kucing. shutterstock.com
6 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan Bagi Lansia, Apa Lagi Selain untuk Kesehatan Mental?

Salah satu manfaat dari memiliki hewan peliharaan adalah baik untuk kesehatan mental. Selain itu, ternyata memelihara anjing atau kucing dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Berikut selengkapnya.


Cara Lansia Dapatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api dari PT KAI

1 hari lalu

Calon penumpang antri mencetak tiket di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2024. Jelang Libur Idul Adha 1445 Hijriyah dan pada Periode Libur Panjang Akhir Pekan, Sekitar 165 Ribu Tiket KA dari Daop 1 Jakarta Sudah Dipesan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengoperasikan 8 KA Tambahan di bulan Juni 2024 untuk mengantisipasi lonjakan pelanggan pada libur Hari Raya Idul Adha. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Cara Lansia Dapatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api dari PT KAI

PT KAI berikan tarif reduksi atau potongan harga tiket kereta api untuk lansia. Perhatikan 15 tahapannya.


Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

7 hari lalu

Anggota Polsek Jonggol mengevakuasi mayat pasutri lansia di sebuah perumahan di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor. Selasa, 16 Juli 2024. Dok. Polsek Jonggol.
Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

Sebelum ditemukan meninggal di rumahnya, korban tidak terlihat sejak Sabtu, 12 Juli lalu.


Hipotensi Ortostatik: Gejala, Penyebab, dan Alasan Rawan Bagi Lanjut Usia

12 hari lalu

Ilustrasi cek tekanan darah. shutterstock.com
Hipotensi Ortostatik: Gejala, Penyebab, dan Alasan Rawan Bagi Lanjut Usia

Hipotensi ortostatik adalah kondisi medis di mana tekanan darah seseorang turun secara signifikan saat mereka berdiri dari posisi duduk atau berbaring


4 Faktor Penyebab Lansia Panjang Umur hingga 100 Tahun Hasil Riset FKUI

12 hari lalu

Ilustrasi warga lanjut usia (Lansia) dan kesehatan jasmani. ANTARA/Aditya Pradana Putra
4 Faktor Penyebab Lansia Panjang Umur hingga 100 Tahun Hasil Riset FKUI

Tim peneliti menemukan empat faktor utama lansia di dua daerah ini bisa panjang umur hingga mencapai usia 100 tahun.


Studi Fakultas Kedokteran UI Temukan Empat Faktor Warga Lansia Berumur Panjang

13 hari lalu

ilustrasi lansia (pixabay.com)
Studi Fakultas Kedokteran UI Temukan Empat Faktor Warga Lansia Berumur Panjang

Studi Fakultas Kedokteran UI di Gili Iyang dan Dusun Miduana menemukan empat faktor yang menyebabkan lansia bisa berumur lebih panjang.


Berbagai Pemicu Nafsu Makan Lansia Turun

16 hari lalu

Ilustrasi wanita tersenyum pada orang tua atau lansia di panti jompo. shutterstock.com
Berbagai Pemicu Nafsu Makan Lansia Turun

Pakar gizi menjelaskan beberapa penyebab lansia kehilangan nafsu makan. Berikut di antaranya.


Jenis Nutrisi yang Perlu Diasup Lansia Menurut Ahli Gizi

16 hari lalu

Ilustrasi lansia makan sayur. Shuttterstock
Jenis Nutrisi yang Perlu Diasup Lansia Menurut Ahli Gizi

Ahli gizi meminta lansia mengonsumsi banyak makanan berprotein tinggi agar kesehatan tetap terjaga.


Kelompok Paling Rentan saat Cuaca Panas dan Perlu Pengawasan Khusus

30 hari lalu

Ilustrasi seorang anak minum air putih. Shutterstock
Kelompok Paling Rentan saat Cuaca Panas dan Perlu Pengawasan Khusus

Terlalu lama berada di luar ruangan saat cuaca panas bisa meningkatkan risiko kesehatan, terutama kelompok rentan. Siapa saja mereka?