Sehatnya Berbuka Puasa dengan Kurma  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pedagang memeperlihatkan salah satu jenuis kurma di Kawasan Tanah Abang, Jakarta (2/7). Berbagai jenis buah kurma dijual dengan harga Rp. 25.000 - Rp. 400.000 per kilogram. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Pedagang memeperlihatkan salah satu jenuis kurma di Kawasan Tanah Abang, Jakarta (2/7). Berbagai jenis buah kurma dijual dengan harga Rp. 25.000 - Rp. 400.000 per kilogram. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Bulan Ramadan identik dengan makanan yang melimpah saat berbuka puasa. Berbagai makanan mulai dari gorengan, kue, es campur, hingga lauk-pauk tersedia di atas meja. Namun sebelum mulai "makan berat", sebaiknya awali dengan mengkonsumsi kurma sesaat setelah berbuka. (Baca: 7 Manfaat Kesehatan Berpuasa Ramadan)

    Dikutip dari On Islam, Rabu, 2 Juli 2014, kurma memiliki mekanisme penyembuhan alami untuk tubuh setelah tidak makan dan minum selama hampir 13 jam. Kandungan kalium pada kurma dapat mencegah dehidrasi.

    Saat berbuka puasa penting untuk mengganti cadangan air yang hilang. Kombinasi kurma dan air juga dapat membuat tubuh tidak kaget saat tekanan darah menurun. (Baca: Puasa Picu Sel Punca Regenerasi Imunitas)

    Kurma kering mengandung natrium, kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, mangan, silikon, klor, dan lainnya. Kurma juga mengandung banyak serat yang dapat mengatur jalannya pencernaan di dalam tubuh.

    Kandungan vitamin A dan antioksidan dalam kurma sangat bagus untuk penglihatan. Selain itu, kurma juga dapat melindungi paru-paru, jantung, rongga mulut, dan menurunkan kolesterol. (Baca: Puasa Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Jantung)

    RINDU P. HESTYA | ON ISLAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pentingnya Air Putih Setelah Anda Makan

    Makan tentu tak nikmat bila tidak minum air putih setelahnya. Selain nikmat, air putih juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.