Komunitas Ini Ajak Orang Dewasa Bermain Tabrak Warna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak etins Rohingya belajar mewarnai yang diajarkan oleh seorang relawan di tempat pengungsian sementara di Beyeun, Aceh, 31 Mei 2015. Anak-anak Rohingya tersebut setiap hari mendapatkan bimbingan dan pendidikan berbahasa Inggris dan Arab serta menulis. ANTARA FOTO

    Sejumlah anak etins Rohingya belajar mewarnai yang diajarkan oleh seorang relawan di tempat pengungsian sementara di Beyeun, Aceh, 31 Mei 2015. Anak-anak Rohingya tersebut setiap hari mendapatkan bimbingan dan pendidikan berbahasa Inggris dan Arab serta menulis. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bogor - Bermain bukan cuma hak anak-anak. Orang dewasa pun masih bisa bermain. Salah satu komunitas yang memberikan kesempatan kepada para orang dewasa untuk kembali bermain adalah Komunitas Tabrak Warna.

    Komunitas Tabrak Warna merupakan komunitas pertama di Indonesia yang beranggotakan orang dewasa penyuka aktivitas mewarnai. Di komunitas ini, orang dewasa diajak melakukan kegiatan mewarnai pola gambar lazimnya dilakukan oleh anak-anak kecil. Mereka diberi kesempatan untuk mengenang dan mengobati kerinduan akan masa kecilnya yang senang mewarnai gambar.

    "Menjadi dewasa tidak berarti berhenti bermain," ujar Tria Nurcahyati, salah satu pendiri Komunitas Tabrak Warna kepada Tempo, Ahad, 19 September 2015. Komunitas ini berdiri, setelah terbit buku berjudul My Own World, yang disusun oleh Tria dan Khalezza. Ini adalah buku mewarnai untuk dewasa yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.

    Edisi perdana buku ini mengambil tema manusia dan hewan. Buku mulai diterbitkan Juni lalu, dan laris manis. Dalam dua bulan bisa terjual 3.000 eksemplar. Respons terhadap kehadiran buku tersebut melalui e-mail dan telepon sungguh luar biasa.

    Salah satu anggota Komunitas Tabrak Warna adalah Ikbar Munandar, 26 tahun. "Saya senang sekali bisa mewarnai gambar. Saya bebas mengekpresikan warna pada gambar," kata Ikbar kepada Tempo, seusai mengikuti kegiatan Meet Up Komunitas Tabrak Warna, di Mal Eka Lokasari, Bogor. Kegiatan pertama komunitas tersebut digelar Sabtu-Ahad, 19-20 September 2015.

    CHETA NILAWATY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.