Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kenapa Gaya Busana Donald Trump Amburadul? Begini Alasannya  

Editor

Susandijani

image-gnews
Presiden AS, Donald Trump tampak mesra dengan istrinya, Melania Trump saat menyambut kehadirannya dalam
Presiden AS, Donald Trump tampak mesra dengan istrinya, Melania Trump saat menyambut kehadirannya dalam "Make America Great Again Rally" di Melbourne, Florida, 18 Februari 2017. REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Donald Trump dikenal sebagai pria dengan kekayaan melimpah. Jadi mungkin Anda berpikir dia pasti bisa mencari setelan jas yang cocok dengan bentuk tubuhnya. Namun celananya terlalu kedodoran, jasnya terlalu berbentuk kotak, dasinya terlalu lebar dan sering kali terlalu panjang, serta kerah jasnya terlalu besar.

Trump bukan satu-satunya politikus yang berbusana buruk, mengapa? Apakah itu memang disengaja atau memang politikus tidak punya selera bagus dalam segi mode? Bukankah dengan adanya penasihat fashion dan dana melimpah mereka bisa pergi ke tukang jahit?

Baca juga: Para Pimpinan Dunia Pun Eksis di Medsos, Siapa yang Pertama?

Seperti dilansir Independent, ada tiga alasannya.

1. Politikus tidak ingin terlihat terlalu menonjol. Mereka menghindari tampilan yang terlalu necis agar tidak terlalu berbeda dengan pendukung kelas pekerja yang tidak bisa membeli setelan jas seharga 5.000 pounds.

Saat kampanye tahun lalu, Hillary Clinton dikritik karena mengenakan jaket Armani senilai 12 ribu dolar Amerika Serikat. Begitu pula Theresa May yang dikritik lantaran mengenakan celana seharga 995 pounds.

Barry Brummett, profesor komunikasi dari Universitas Texas, mengatakan, “Anda harus menunjukkan kepada orang dari semua kalangan bahwa mereka bisa merasa dekat dengan Anda.”

“Anda tidak bisa memakai overall, tapi Anda juga tidak bisa berdandan terlalu heboh.”

2. Berkecimpung di dunia politik membuat orang mudah stres. Artinya, berat badan pun bisa naik-turun karena stres melenyapkan nafsu makan. Bila berat badan berubah setiap waktu, akan sulit mengenakan busana yang pas di badan terus-menerus, kata konsultan politik Josh Nanberg.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Politikus menjalani hari dari rapat ke rapat, kemudian menghadiri acara ini dan itu, sehingga baju mereka mudah kusut. (Baca: Stres Karena Beban Kerja Terlalu Berat? Relaksasi Jawabnya)

Kebanyakan dari orang yang bekerja mengenakan jas mungkin menghabiskan sebagian besar waktu dengan duduk di kursi dengan jas yang digantung rapi, tapi itu tidak berlaku bagi politikus. Dan tentu saja pilihan busana politikus selalu diperhatikan publik ke mana pun mereka pergi.

Jadi itu mungkin sebagian alasan di balik gaya berbusana Trump, meski tidak diragukan lagi dia bisa mendapatkan baju yang lebih baik tanpa harus menggelontorkan uang senilai pendapatan tahunan rata-rata masyarakat Amerika.

Barack Obama, misalnya, selalu mengenakan setelan jas yang pas badan, meski dia mengaku bukan dia yang memutuskan apa baju yang akan dipakai, “Karena saya harus memutuskan banyak hal lain.”

Tentu saja, meski tidak bisa berpakaian terlalu menonjol, kepala negara harus terlihat profesional. Keduanya harus diseimbangkan.

“Anda ingin pemilih berkonsentrasi pada apa yang ingin Anda komunikasikan, bukan apa yang Anda kenakan,” ujar Jason Levin dari perusahaan komunikasi Cerrell Associates.

Trump mungkin tidak akan mengganti kebijakannya dalam waktu dekat, tapi setidaknya dia bisa memperbaiki pilihan busananya. (Baca: Belajar dari Kasus Kematian Kim Jong-nam, Ini Kisah Racunnya)

ANTARA


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mahasiswa Irlandia Berkemah di Trinity College Dublin untuk Protes Pro-Palestina

22 jam lalu

Seorang demonstran memimpin nyanyian di perkemahan protes untuk mendukung warga Palestina, selama konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Universitas Washington di Seattle, Washington, AS 29 April 2024. REUTERS/David Ryder
Mahasiswa Irlandia Berkemah di Trinity College Dublin untuk Protes Pro-Palestina

Mahasiswa Irlandia mendirikan perkemahan di Trinity College Dublin untuk memprotes serangan Israel di Gaza.


AS: Israel Belum Sampaikan Rencana Komprehensif Soal Invasi Rafah

1 hari lalu

Sekretaris Pers Gedung Putih AS Karine Jean-Pierre mengadakan jumpa pers harian di Gedung Putih di Washington, AS 24 Juli 2023. REUTERS/Jonathan Ernst
AS: Israel Belum Sampaikan Rencana Komprehensif Soal Invasi Rafah

Israel belum menyampaikan kepada pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden ihwal "rencana komprehensif" untuk melakukan invasi terhadap Rafah.


Menlu India Tak Terima Komentar Joe Biden tentang Xenofobia

1 hari lalu

Presiden AS Joe Biden saat kunjungannya di Chavis Community Center di Raleigh, North Carolina, AS, 26 Maret 2024. REUTERS/Elizabeth Frant
Menlu India Tak Terima Komentar Joe Biden tentang Xenofobia

Menteri Luar Negeri India menolak komentar Presiden AS Joe Biden bahwa xenofobia menjadi faktor yang menghambat pertumbuhan ekonomi negaranya.


Kronologi Pemberangusan Demo Mahasiswa Amerika Pro-Palestina

1 hari lalu

Petugas penegak hukum memasuki perkemahan protes pro-Palestina di Universitas California Los Angeles (UCLA), ketika konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas berlanjut, di Los Angeles, California, AS, 2 Mei 2024. REUTERS/David  Swanson
Kronologi Pemberangusan Demo Mahasiswa Amerika Pro-Palestina

Kepolisian Los Angeles mengkonfirmasi bahwa lebih dari 200 orang ditangkap di LA dalam gejolak demo mahasiswa bela Palestina. Bagaimana kronologinya?


Hamas: Netanyahu Berusaha Gagalkan Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza

1 hari lalu

PM Israel Benyamin Netanyahu dan istrinya, Sara. REUTERS
Hamas: Netanyahu Berusaha Gagalkan Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza

Pejabat senior Hamas mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya menggagalkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.


Israel Berencana Usir Warga Palestina dari Rafah ke Pantai Gaza

1 hari lalu

Warga Palestina menikmati pantai pada hari yang panas, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Rafah, di selatan Jalur Gaza, 24 April 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Israel Berencana Usir Warga Palestina dari Rafah ke Pantai Gaza

Israel berencana mengusir warga Palestina keluar dari Kota Rafah di selatan Gaza ke sebidang tanah kecil di sepanjang pantai Gaza


Detektif Swasta Israel Ditangkap di London, Dicari AS atas Dugaan Peretasan

1 hari lalu

Ilustrasi Hacker atau Peretas. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Detektif Swasta Israel Ditangkap di London, Dicari AS atas Dugaan Peretasan

Seorang detektif swasta Israel yang dicari oleh Amerika Serikat, ditangkap di London atas tuduhan spionase dunia maya


Belgia Kecam Intimidasi Israel dan AS terhadap ICC

1 hari lalu

Jaksa Karim Khan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). REUTERS
Belgia Kecam Intimidasi Israel dan AS terhadap ICC

Kementerian Luar Negeri Belgia mengatakan pihaknya "mengutuk segala ancaman dan tindakan intimidasi" terhadap Pengadilan Kriminal Internasional (ICC)


Hamas dan CIA Bahas Gencatan Senjata Gaza di Kairo

1 hari lalu

Direktur CIA William Burns berbicara selama sidang Komite Intelijen DPR AS tentang ancaman di seluruh dunia, di Washington, D.C., AS, 15 April 2021. [Tasos Katopodis/Pool via REUTERS]
Hamas dan CIA Bahas Gencatan Senjata Gaza di Kairo

Para pejabat Hamas dan CIA dijadwalkan bertemu dengan mediator Mesir di Kairo untuk merundingkan gencatan senjata di Gaza.


Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

1 hari lalu

Sekelompok pengunjuk rasa memegang bendera kuning bertuliskan Khalistan, serta spanduk bergambar pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh, saat melakukan protes di luar konsulat India, seminggu setelah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengemukakan kemungkinan keterlibatan New Delhi dalam aksi tersebut. pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar di British Columbia, di Toronto, Ontario, Kanada 25 September 2023. REUTERS/Carlos Osorio
Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

Polisi Kanada pada Jumat menangkap dan mendakwa tiga pria India atas pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar tahun lalu.