Kaitan Golongan Darah dan Penyakit Jantung, Siapa Paling Berisiko?

Reporter

Bisnis.com

Senin, 18 April 2022 10:50 WIB

Ilustrasi kantong darah/golongan darah. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Darah yang mengalir melalui pembuluh darah setiap hari punya banyak golongan, yakni A+, A-, B+, B-, O-, O+, AB+, dan AB-. Perbedaan kecil ini biasanya tidak menjadi masalah sampai ketika Anda berada di rumah sakit dan membutuhkan transfusi darah atau setelah mendonorkan darah.

Beberapa mengetahui selama kehamilan ketika perawatan khusus diperlukan untuk orang dengan golongan darah negatif, seperti yang dikutip dari C Net. Penelitian yang sedang berlangsung tentang golongan darah menunjukkan itu lebih penting daripada yang kita pikirkan, setidaknya ketika menilai risiko untuk kondisi kesehatan tertentu, terutama penyakit jantung.

Perbedaan yang tidak terlihat dalam darah ini dapat memberi beberapa orang keunggulan dalam mencegah masalah kardiovaskular. Huruf A, B dan O mewakili berbagai bentuk gen ABO, yang memprogram sel darah secara berbeda untuk membentuk golongan darah yang berbeda pula. Jika memiliki golongan darah AB, tubuh diprogram untuk memproduksi antigen A dan B pada sel darah merah.

Orang dengan golongan darah O tidak menghasilkan antigen apapun. Darah dikatakan positif atau negatif berdasarkan apakah ada protein pada sel darah merah. Jika darah memiliki protein, berarti Rh positif. Orang dengan golongan darah O dianggap sebagai donor universal karena darah mereka tidak memiliki antigen atau protein apapun, yang berarti tubuh siapa pun akan dapat menerimanya dalam keadaan darurat.

Para peneliti tidak sepenuhnya tahu mengapa ada golongan darah yang berbeda. Tetapi faktor-faktor seperti asal nenek moyang dan infeksi masa lalu yang memicu mutasi pelindung dalam darah telah berkontribusi pada keragaman.

Advertising
Advertising

Orang dengan golongan darah A, B, atau AB lebih mungkin mengalami serangan jantung atau mengalami gagal jantung dibandingkan orang dengan golongan darah O. Sementara peningkatan risikonya kecil (tipe A atau B memiliki risiko gabungan 8 persen lebih tinggi dari serangan jantung dan 10 persen peningkatan risiko gagal jantung, menurut satu penelitian besar) perbedaan tingkat pembekuan darah jauh lebih tinggi.

Orang-orang dalam penelitian yang sama dengan golongan darah A dan B adalah 51 persen lebih mungkin mengembangkan deep vein thrombosis dan 47 persen lebih mungkin mengembangkan emboli paru, yang merupakan gangguan pembekuan darah yang parah dan juga dapat meningkatkan risiko gagal jantung.

Alasan peningkatan risiko ini ada hubungannya dengan peradangan yang terjadi pada tubuh pemilik golongan darah A, B, atau AB. Protein yang ada dalam darah golongan A dan B dapat menyebabkan lebih banyak penyumbatan atau penebalan di pembuluh darah dan arteri, yang menyebabkan peningkatan risiko pembekuan dan penyakit jantung.

Konsekuensi lain dari golongan darah
Orang dengan golongan darah O berisiko penyakit jantung dan pembekuan darah yang sedikit lebih rendah. Tetapi, mereka lebih rentan terhadap gangguan pendarahan, terutama setelah melahirkan, menurut sebuah penelitian tentang kehilangan darah pascapersalinan, yang menemukan peningkatan risiko pada wanita dengan golongan darah O.

Orang dengan golongan darah O juga lebih parah setelah cedera traumatis karena banyak kehilangan darah. Penelitian lain telah menemukan peningkatan risiko gangguan kognitif pada orang dengan golongan darah AB dibandingkan dengan O. Gangguan kognitif mencakup hal-hal seperti kesulitan mengingat, fokus, atau membuat keputusan.

Penelitian yang ada sekarang menunjukkan golongan darah dapat menentukan skala risiko terkena penyakit jantung. Faktor-faktor besar seperti pola makan, olahraga, atau bahkan tingkat polusi juga berperan dalam menentukan kesehatan jantung. Tidak ada rekomendasi khusus untuk pasien yang mencoba menjaga kesehatan jantung selain diet sehat jantung yang baik dan menurunkan peradangan, terlepas dari golongan darah.

Penelitian di masa depan dapat menawarkan cara yang lebih pasti bagi dokter untuk merawat pasien berdasarkan golongan darah. Semua faktor dipertimbangkan sama, pasien dengan kadar kolesterol sehat dan golongan darah A dapat mengambil manfaat dari mengonsumsi aspirin setiap hari yang mungkin tidak diperlukan orang yang senasib dengan golongan darah O.

Baca juga: Sebab Sebagian Orang Lebih Menarik bagi Nyamuk

Berita terkait

7 Potensi Ancaman Serius Hipertensi dan Langkah-Langkah Pencegahan

5 jam lalu

7 Potensi Ancaman Serius Hipertensi dan Langkah-Langkah Pencegahan

Hari hipertensi sedunia diperingati setiap 17 Mei

Baca Selengkapnya

11 Daftar Makanan Ultra Proses atau Makanan Instan yang Membahayakan Kesehatan

1 hari lalu

11 Daftar Makanan Ultra Proses atau Makanan Instan yang Membahayakan Kesehatan

Para ahli lebih menyarankan masyarakat untuk membatasi makanan ultra proses alias makanan instan yang tidak memberikan nutrisi-nutrisi berharga.

Baca Selengkapnya

Waspada Kematian Akibat Penyakit Jantung Mendadak Akibat Aritmia

1 hari lalu

Waspada Kematian Akibat Penyakit Jantung Mendadak Akibat Aritmia

Jenis penyakit jantung yang paling sering mengakibatkan henti jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia). Kenali gejalanya.

Baca Selengkapnya

Mitos Terkait Serangan Jantung saat Berolahraga dan Faktanya

2 hari lalu

Mitos Terkait Serangan Jantung saat Berolahraga dan Faktanya

Ada sejumlah mitos seputar serangan jantung saat berolahraga yang sebenarnya keliru. Dokter jantung menjelaskan faktanya.

Baca Selengkapnya

Dokter: Pasien Penyakit Jantung Tak Disarankan Olahraga Malam

2 hari lalu

Dokter: Pasien Penyakit Jantung Tak Disarankan Olahraga Malam

Dokter menyarankan penderita jantung tidak olahraga malam, karena kerja jantung jadi lebih berat

Baca Selengkapnya

Cegah Serangan Jantung dengan Cek Denyut Nadi saat Berolahraga

2 hari lalu

Cegah Serangan Jantung dengan Cek Denyut Nadi saat Berolahraga

Orang yang berolahraga harus memperhatikan denyut nadi agar terhindar dari serangan jantung mendadak. Berikut rumusnya.

Baca Selengkapnya

Peneliti Sebut Kaitan Disfungsi Ereksi dan Penyakit Jantung

3 hari lalu

Peneliti Sebut Kaitan Disfungsi Ereksi dan Penyakit Jantung

Penelitian menyebut penderita disfungsi ereksi lebih mungkin terkena penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. Cek sebabnya.

Baca Selengkapnya

Gejala Penyakit Jantung yang Terlihat dari Jari Tangan

4 hari lalu

Gejala Penyakit Jantung yang Terlihat dari Jari Tangan

Gejala penyakit bisa saja muncul di bagian tubuh yang mungkin tak diperkirakan sebelumnya sehingga sering diabaikan. Contohnya jari tangan bengkak.

Baca Selengkapnya

Bahaya Konsumsi Ganja, Jenis Narkoba yang Membuat Bintang Preman Pensiun Epy Kusnandar Diciduk Polisi

5 hari lalu

Bahaya Konsumsi Ganja, Jenis Narkoba yang Membuat Bintang Preman Pensiun Epy Kusnandar Diciduk Polisi

Epy Kusnandar ditangkap polisi lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Jenis narkoba ini berbahaya dan merusak tubuh.

Baca Selengkapnya

Vaksin AstraZeneca Disebut Sebabkan Trombositopenia, Apa Itu?

6 hari lalu

Vaksin AstraZeneca Disebut Sebabkan Trombositopenia, Apa Itu?

Perusahaan farmasi AstraZeneca akui ada efek samping langka, yaitu Trombositopenia.

Baca Selengkapnya