Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Awas Efek Domino Stres, Cek 2 Cara Ini Agar Tak Mewabah

Reporter

Editor

Susandijani

image-gnews
Ilustrasi Pria Stres (pixabay.com)
Ilustrasi Pria Stres (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Untuk memperoleh hidup yang sehat batin, mental, dan raga, Anda diarahkan untuk sadar penuh bahwa stres bisa memberi dampak domino.

Baca juga:  4 Jenis Makanan Ini Tak Cuma Bikin Stres, tapi Juga Kulit Keriput

Dalam bukunya "Sejenak Hening", Adjie Santosoputro menuliskan bahwa manusia seringkali terkena dampak kelelahan secara batin dan mental karena tidak berada dalam keadaan sadar penuh.

CEO dan Founder SukhaCitta ini menulis bahwa pada era digital ini seseorang sangat rentan terkena stres. Ada ratusan bahkan ribuan alasan memicu seseorang rentan mengalami stres.

Ketika mengalami stres, kata Adjie, seseorang bisa terjebak untuk melihat dunia melalui kacamata stres. Alhasil, seseorang mulai berperilaku dan berkata-kata seenaknya.

Sebagai contoh stres di jalan karena macet dan diserobot kendaraan lain, dengan menggunakan kacamata stres, Anda bisa jadi menyerobot kendaraan lain juga pada akhirnya.

"Stres telah berpindah tempat. Menjadi efek domino. Stres kita menjadi stres orang lain. Lalu ini menjadi stres orang lain lagi, terus begitu," ujar Adjie dalam bukunya, dikutip Selasa, 30 Oktober 2018.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adjie pun menawarkan cara untuk mencegah stres agar tidak menjadi wabah di lingkungan sekitar.

Pertama, Anda harus berusaha tidak terpancing stres. Anda perlu keluar dari pikiran Anda, agar tak terjebak dalam kacamata stres. Anda juga bisa melakukan gerakan tertentu dan bernyanyi atau berteriak.

"Tertawalah dan berlarilah. Pastikan bahwa stres tidak bersarang di tubuh, di suara, maupun di kondisi pikiran kita," terang Adji.

Kedua, Adjie menegaskan pentingnya kejujuran terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. Dengan mengetahui bahwa Anda sedang stres, orang lain akan lebih mudah memposisikan dirinya dan berlindung dari wabah stres.

"Menghentikan wabah stres bisa jadi salah satu hadiah berharga yang dapat kita berikan kepada sesama," tambah alumnus Psikologi Universitas Gadjah Mada. Buku "Sejenak Hening" terbitan Metagraf ini masuk dalam National Best Seller Books. Sejumlah public figure memberikan rekomendasi atas buku ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ragam Alasan Orang Kehilangan Cinta dan Hubungan Berantakan

21 jam lalu

Ilustrasi pasangan bertengkar/berpisah. Shutterstock
Ragam Alasan Orang Kehilangan Cinta dan Hubungan Berantakan

Ada beberapa alasan kita tak cinta lagi pada pasangan sehingga berujung perpisahan. Berikut di antaranya.


5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

8 hari lalu

Generasi Z. Foto: Freepik.com/pch.vector
5 Tantangan Hidup yang Dihadapi Generasi Z

Generasi Z menghadapi tantangan yang kompleks dan beragam dalam kehidupan mereka.


Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

8 hari lalu

Ilustrasi migrain. Shutterstock
Neurolog Ungkap Penyebab Migrain Lebih Sering Menyerang Wanita

Neurolog menyebut perempuan lebih berisiko mengalami migrain dibanding laki-laki dengan risiko kambuh lebih tinggi dan waktu pemulihan lebih lama.


Tips Membeli Buku Bekas di Pasar Kwitang

9 hari lalu

Pedagang membawa tumpukan buku yang dijual di Pasar Buku Kwitang, Jakarta, Senin 3 Juni 2024. Menurut pedagang penjualan buku saat ini menurun hingga 80 persen karena masyarakat banyak beralih membeli buku digital dan melakukan transkasi pembelian buku fisik secara daring. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso
Tips Membeli Buku Bekas di Pasar Kwitang

Pasar Kwitang merupakan sentra buku bekas terbesar di Indonesia. Berikut tips memilh buku bekas.


Buku Tulis Bersampul Foto Jan Ethes Jadi Sorotan, Gibran: Mohon Maaf Ya

9 hari lalu

Gibran bagikan buku tulis bersampul putra sulungnya, Jan Ethes ke para siswa SDN Margorejo VI Surabaya pada Kamis 6 Juni 2024. Foto: HANAA SEPTIANA/TEMPO
Buku Tulis Bersampul Foto Jan Ethes Jadi Sorotan, Gibran: Mohon Maaf Ya

Gibran sebelumnya mengunjungi SDN Margorejo VI Surabaya pada Kamis, 6 Juni 2024 dan membagikan buku tulis bersampul Jan Ethes kepada para siswa.


Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

10 hari lalu

Ilustrasi mengurangi stress. Freepik.com/fabrikasimf
Dampak Fisik Stres Berlebihan, Menstruasi Tak Teratur Hingga Penyakit Kardiovaskular

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan.


Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

10 hari lalu

ilustrasi stres (pixabay.com)
Pakar Sebut Pengaruh Stres pada Jantung dan Pernapasan

Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan, termasuk jantung dan pernapasan.


Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

13 hari lalu

Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su
Penelitian Ungkap Marah-marah Baik buat Kesehatan Mental

Penelitian menyebut marah-marah bisa mengurangi depresi, stres, dan kecemasan dibanding perilaku yang sopan dan kalem.


Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

13 hari lalu

Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com
Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

Ada orang yang memang senang dengan keadaan berantakan dan penyebabnya bukan sekedar malas. Berikut pendapat pakar.


Hindari Stres dan Kafein untuk Mencegah Gangguan Irama Jantung

14 hari lalu

ilustrasi jantung (pixabay.com)
Hindari Stres dan Kafein untuk Mencegah Gangguan Irama Jantung

Stres bisa memicu gangguan irama jantung menjadi cepat atau aritmia karena hormonal. Hindari juga kafein.