7 Langkah Dasar Seni Mengikhlaskan Mantan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menangisi foto mantan kekasihnya. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita menangisi foto mantan kekasihnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bila Anda menghadiri pesta pernikahan mantan kekasih Anda, apakah Anda masih merasa sedih? Apakah Anda merasa masih ada yang mengganjal dengan kondisi itu? Praktisi meditasi Adjie Santosoputro memberikan beberapa tips latihan dasar seni mengikhlaskan mantan. "Anda cukup luangkan waktu 2-5 menit setiap hari untuk melakukan latihan ini. Bisa?," kata Adjie dalam akun Instagramnya, @adjiesantosoputo.

    Baca: Aries Agresif Ajak Mantan Balikan, Pisces Pakai Cara Romantis

    Adjie menyarankan agar latihan mengikhlaskan mantan ini bisa menjadi kebiasaan sehari-hari. "Pas latihan, sebisa mungkin Anda tenang dan fokus," kata Adjie yang menjelaskan ada 7 langkah dasar untuk melakukan latihan ini.

    Pertama, Anda perlu menentukan pukul berapa setiap hari Anda mau latihan. Adjie menyarankan pilih 1 kegiatan yang selama ini Anda rutin lakukan setiap hari. "Nah, latihan ini bisa Anda lakukan setiap setelah melakukan kegiatan itu," katanya.

    Ia mencontohkan, 1 kegiatan yang Anda pasti lakukan adalah mandi pagi. Berarti, setiap kali Anda selesai mandi pagi, coba luangkan 2-5 menit untuk melakukan latihan ini. "Langkah ini penting Anda lakukan agar Anda rajin dan disiplin berlatih," kata Adjie.

    Kedua, pada jam yang sudah Anda tentukan, duduklah di tempat yang nyaman. "Dan pelan-pelan sadari tarikan embusan napas Anda, tenangkan diri Anda, dan arahkan perhatian Anda ke diri Anda sendiri," katanya.

    Selanjutnya, Adjie menyarankan agar pelan-pelan Anda bertanya kepada diri Anda sendiri. "Siapa yang sampai sekarang bisa Anda ikhlaskan," katanya.

    Adjie menyarankan agar orang itu menuliskannya di kertas. "Pada langkah tiga, Anda pun perlu menentukan 1 orang yang ingin Anda ikhlaskan dalam latihan," katanya.

    Pada langkah 4, Anda perlu bertanya kepada diri sendiri, pelan-pelan dan tidak tergesa-gesa. "Apa yang sebenarnya membuat Anda sampai sekarang tidak bisa mengikhlaskannya? Mengapa Anda tidak bisa mengikhlaskannya?" katanya.

    Pertanyaan lain yang perlu Anda renungi adalah 'Karena Anda tidak bisa mengikhlaskannya, bagaimana perasaan Anda sekarang? Apa jangan-jangan Anda tidak sadar sebenarnya Anda merasa nyaman dan menikmati keadaan tidak mengikhlaskan mantan ini'. Ada pula pertanyaan 'Kalau Anda benar-benar tidak bisa mengikhlaskannya, apa yang bakal Anda rasakan'. Pertanyaan yang tidak kalah penting untuk dijawab adalah 'Bila Anda benar-benar bisa mengiklaskannya, apa yang bakal Anda rasakan?'. Adjie menyarankan untuk menjawab semua pertanyaan itu sebelum lanjut ke langkah berikutnya. "Kalau perlu, tuliskan jawaban Anda di atas kertas.

    Pada langkah kelima, Anda perlu pula bertanya kepada diri sendiri. 'Penderitaan apa saja yang Anda alami akibat dari Anda tidak mengikhlaskannya sampai sekarang?'. Adjie pun mengimbau, orang yang melakukan latihan ini perlu bertanya 'Apakah karena Anda tidak bisa mengikhlaskannya, Anda jadi terus hidup dalam penyesalan, terkurung dalam penjara masa lalu, benar tidak bisa move on?'

    Anda juga perlu menjawab ini. 'Apa gara-gara Anda tidak mengikhlaskannya, Anda jadi tidak benar-benar hidup di saat ini, dan berkah momen di saat ini pun jadi gampang sekali Anda abaikan?'. "Jawab pelan-pelan sepenuh hati. Ingat, Anda selalu punya pilihan untuk lepas dari semua penderitaan itu," kata Adjie.

    Adjie menduga pikiran Anda sendiri lah yang terus menjerat dan menggagalkan Anda mengikhaskannya, sehingga Anda pun terus mengalami pergulatan batin. Adjie mengingatkan bahwa pikiran Anda sendiri yang terus yakin Anda hanya bisa bahagia, asalkan bersamanya. Anda juga hanya bisa bahagia, asal tidak mengikhlaskannya. "Ingatkan diri Anda sendiri, Anda tetap bisa bahagia meski tidak bersamanya. Anda pun bisa bahagia walau mengikhlaskannya," katanya.

    Menurut Adjie, pikiran Anda hanya bisa bahagia bersamanya itu tidak nyata. "Itu hanya ulah pikiran yang merekayasa seolah hal itu nyata. Jangan terlalu percaya pikiran Anda sendiri," katanya.

    Baca; Nafa Urbach-Zack Lee Move On, 5 Jurus Lupakan Mantan

    Langkah terakhir, Adjie menyarankan agar Anda merasakan sepenuh hati, jeratan-jeratan pikiran yang selama ini bikin Anda tidak bisa mengikhlaskannya. "Pelan-pelan terlepas, hilang, lenyap..Rasakan beban berat yang selama ini Anda pikul berkurang. Ada rasa lega, bahagia. Plong. Bathin pun jadi tenang," katanya.

    7 langkah ini bisa dilakukan selama beberapa menit dan setiap hari. "Kalau perlu, setiap mau latihan, baca ini dari awal," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.