Rutin Bercinta dan Ejakulasi Turunkan Risiko Kanker Prostat

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

    Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bercinta dan ejakulasi secara teratur dapat mengurangi risiko kanker prostat pada pria. Dilansir dari Harvard Health Publishing, para peneliti dari Harvard Medical School menyebut orgasme dapat menggelontorkan bahan kimia penyebab kanker dalam prostat.

    Baca: Tak Semua Gangguan Prostat Ganas, Ini Kata Dokter

    Teori lain juga menunjukkan bahwa sperma yang keluar secara teratur dapat memungkinkan sel-sel baru untuk berkembang. Hal ini membantu menghentikan penumpukan sel-sel lama yang mungkin lebih cenderung untuk berubah menjadi kanker.

    Studi yang telah diikuti hampir 32 ribu pria sehat selama 18 tahun ini lantas menunjukkan bahwa 3.839 pria di antaranya didiagnosis dengan kanker prostat. Mereka yang berusia 40 hingga 49 tahun juga ditanya tentang frekuensi rata-rata bulanan ejakulasi.

    Rupaya, pria pada usia 40-49 tahun yang mengalami ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan, mengurangi risiko kanker prostat sebesar 22 persen. Untuk melindungi diri dari resiko kanker prostat, kaum pria rentang usia ini juga dianjurkan untuk bercinta sebanyak 20 kali dalam satu bulan.

    Baca juga: Waspada Risiko Penyakit Ini Meningkat Bila Pria Tak Kelola Stres

    Oleh karena itu, peneliti dari Harvard Medical School Jennifer Rider mengatakan bahwa lebih sering seorang pria berejakulasi sepanjang hidupnya, semakin rendah resikonya terkena kanker prostat. Namun, ia juga menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk melihat perubahan tertentu dalam prostat yang disebabkan oleh ejakulasi, untuk memahami bagaimana mengurangi risiko kanker prostat.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HARVARDHEALTHPUBLISHING


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.