Anak Sering Ajukan Pertanyaan Kritis tentang Tuhan, Ini Jawabnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tersenyum. Pixabay.com

    Ilustrasi anak tersenyum. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertanyaan menantang dari anak adalah menyangkut definisi dan keberadaan Tuhan. Apa pun agama yang dianut orang tua, anak kerap mendengar kata Tuhan.

    Baca: 4 Cara Membuat Anak Jatuh Cinta pada Matematika

    Profesor emeritus dari Departemen Psikologi Universitas Drexel, Amerika Serikat, Myrna Shure, Ph.D. mengutarakan, pemikiran tentang Tuhan merupakan permulaan dari rasa empati.

    "Pada balita, bila mereka merasa bersalah akan sesuatu, mereka akan memikirkan hubungannya dengan Tuhan. Apakah Tuhan melindungi atau membantu mereka ketika menghadapi masalah," ujar penulis buku "Raising a Thinking Child" ini.

    Menanggapi pertanyaan ini, orang tua harus menyesuaikan dengan keyakinan mereka. Kemudian, Anda bisa memberi jawaban seperti "Tuhan melindungi kita" atau "Tuhan tidak bisa kita lihat namun bisa kita rasakan".

    Psikolog klinis dari Sekolah Medis Harvard, Amerika Serikat, Robert Brooks, PhD,mengingatkan agar orang tua berhati-hati memperkenalkan konsep konsekuensi dari sebuah perbuatan.

    Baca: Sering Bertanya Menandakan Anak Berkembang, Begini Menghadapinya

    "Konsep hukuman dari Tuhan bisa menyeramkan bagi anak. Hal ini bisa disalahartikan anak dan menyebabkan kecemasan," kata Robert.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.